Kompas.com - 04/06/2021, 20:55 WIB
Kabag Ops Polres Purbalingga, Kompol Pujiono menunjukkan balok kayu yang digunakan dua preman untuk menganiaya penjual buah, Jumat (4/6/2021). KOMPAS.COM/Dok Humas Polres PurbalinggaKabag Ops Polres Purbalingga, Kompol Pujiono menunjukkan balok kayu yang digunakan dua preman untuk menganiaya penjual buah, Jumat (4/6/2021).

PURBALINGGA, KOMPAS.com– Seorang pedagang buah bernama Walestiono Wibowo (47) warga Desa Kabunderan, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah, dikeroyok dua preman.

Korban dianiaya hingga alami sejumlah luka saat berjualan di lapaknya, Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari, PurbaIingga, Jawa Tengah, Kamis (13/5/2021) lalu.

Kepala Bagian Operasi Kepolisian Resor Purbalingga Kompol Pujiono mengatakan, penganiayaan bermula saat dua pelaku mendatangi lapak buah milik korban sekitar pukul 01.30 WIB.

Baca juga: Dampingi Teman Selesaikan Masalah, Pemuda Tewas Dikeroyok 8 Orang di Yogyakarta

Pelaku yang saat itu terpengaruh minuman keras meminta uang kepada korban dengan dalih untuk tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri

"Karena tidak diberi uang, salah satu pelaku kemudian mencekik korban kemudian memukulinya bersama satu pelaku lainnya. Pelaku juga mengambil balok kayu yang ada di sekitar lokasi kemudian memukuli korban dengan balok kayu tersebut," kata Pujiono dalam pers rilis, Jumat (4/6/2021).

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar dan patah tulang ibu jari tangan kanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berbekal visum rumah sakit, korban kemudian melaporkan kejadian pengeroyokan ke Polsek Bobotsari.

"Berdasarkan laporan korban dan keterangan sejumlah saksi, identitas pelaku bisa diketahui. Kemudian dua pelaku dilakukan penangkapan pada Kamis, 20 Mei 2021," jelasnya.

Baca juga: Berawal Saling Pandang, Driver Ojol Ini Dikeroyok 7 Orang Tak Dikenal, Begini Kronologinya

Kedua pelaku yang diamankan yakni BM (21), warga Desa Bobotsari, Kecamatan Bobotsari dan BH (21), warga Desa Toyareka, Kecamatan Kemangkon.

“Para tersangka dikenakan pasal 170 ayat (1) tentang bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang. Ancaman hukuman yaitu pidana penjara maksimal 5 tahun 6 bulan,” sebutnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 September 2021

Regional
Bukan Museum Biasa, Museum Anak Bajang Tempat Berbagi Pengetahuan dan Simbol Kebhinekaan

Bukan Museum Biasa, Museum Anak Bajang Tempat Berbagi Pengetahuan dan Simbol Kebhinekaan

Regional
Pengakuan Mahasiswi Tersangka Investasi Bodong Beromzet Miliaran, Beli Tas Bermerek hingga Ponsel Terbaru

Pengakuan Mahasiswi Tersangka Investasi Bodong Beromzet Miliaran, Beli Tas Bermerek hingga Ponsel Terbaru

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 27 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 27 September 2021

Regional
Warga Blokade Jalan yang Rusak di Ambon, Dinas PUPR Langsung Terjunkan Pekerja

Warga Blokade Jalan yang Rusak di Ambon, Dinas PUPR Langsung Terjunkan Pekerja

Regional
Museum Anak Bajang Resmi Dibuka, Masyarakat Bebas Interpretasi Karya Seniman

Museum Anak Bajang Resmi Dibuka, Masyarakat Bebas Interpretasi Karya Seniman

Regional
Sempat Dihentikan karena Muncul Klaster Sekolah, PTM di Jepara Bakal Digelar Kembali

Sempat Dihentikan karena Muncul Klaster Sekolah, PTM di Jepara Bakal Digelar Kembali

Regional
Angkut BBM Ribuan Liter, Pesawat Jenis Caravan Tergelincir di Nunukan, Ini Kronologinya

Angkut BBM Ribuan Liter, Pesawat Jenis Caravan Tergelincir di Nunukan, Ini Kronologinya

Regional
Polisi Tangkap 14 Pelaku Tawuran Antar-pemuda di Banjarmasin

Polisi Tangkap 14 Pelaku Tawuran Antar-pemuda di Banjarmasin

Regional
Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Ternyata Pengguna Narkoba dan Punya Gangguan Jiwa

Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Ternyata Pengguna Narkoba dan Punya Gangguan Jiwa

Regional
Mahasiswi 19 Tahun di Balikpapan Tawarkan Investasi Bodong, Ratusan Orang Tertipu, Raup Duit Miliaran Rupiah

Mahasiswi 19 Tahun di Balikpapan Tawarkan Investasi Bodong, Ratusan Orang Tertipu, Raup Duit Miliaran Rupiah

Regional
Emosi Diminta Uang Tambahan Usai Berkencan, Pria Ini Bunuh PSK di Rumahnya

Emosi Diminta Uang Tambahan Usai Berkencan, Pria Ini Bunuh PSK di Rumahnya

Regional
Terkendala Hasil Otopsi, Kematian Mahasiswa UHO Kendari Yusuf Kardawi Masih Misteri

Terkendala Hasil Otopsi, Kematian Mahasiswa UHO Kendari Yusuf Kardawi Masih Misteri

Regional
Selundupkan Sabu Dalam Kaleng Makanan, Sepasang Kekasih Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia Ditangkap

Selundupkan Sabu Dalam Kaleng Makanan, Sepasang Kekasih Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia Ditangkap

Regional
Waterboom di Boyolali Ditutup karena Langgar Aturan PPKM

Waterboom di Boyolali Ditutup karena Langgar Aturan PPKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.