Berawal Saling Pandang, Driver Ojol Ini Dikeroyok 7 Orang Tak Dikenal, Begini Kronologinya

Kompas.com - 02/06/2021, 16:31 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.

KOMPAS.com - Berawal dari saling pandang, AS (27), seorang pengemudi ojek online (ojol) di Bali, dikeroyok tujuh orang tak dikenal.

Akibatnya, korban harus mengalami luka disekujur tubuh.

Peristiwa itu terjadi di sebuah warung ayam goreng di Jalan Dewi Sri, Legian, Kuta, Badung, Bali, Selasa (1/6/2021) pukul 20.30 Wita.

Baca juga: Pelaku Perempuan Mengaku Ketagihan Seks, Sepekan Bisa Berhubungan Badan dengan 5 Pria Berbeda

Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu I Made Putra Yudhistira mengatakan, kejadian berawal saat korban sedang menunggu orderan di lokasi kejadian.

Dikutip dari TribunBali.com, saat itu, tiga dari tujuh pelaku tak terima karena korban memandanginya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak lama kemudian, para pelaku yang berjumlah tujuh orang langsung mengeroyok korban hingga membuatnya terjatuh.

"Mereka menyerang korban dengan cara ada yang mencekik memukul dan menendang hingga korban terjatuh, lalu korban berusaha melarikan diri lari," kata I Made Putra Yudhistira, saat dihubungi, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Pengemudi Ojek Online Dikeroyok 7 Orang, Berawal dari Saling Pandang

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 Juli 2021

Regional
Kasus Harian Covid-19 Turun, Kabupaten Semarang Masuk PPKM Level 4

Kasus Harian Covid-19 Turun, Kabupaten Semarang Masuk PPKM Level 4

Regional
Banda Aceh Terapkan PPKM Level 3, Ada Perubahan Aturan

Banda Aceh Terapkan PPKM Level 3, Ada Perubahan Aturan

Regional
Saat Jenderal Andika Perkasa Semangati Nakes RS TNI AD yang Terpapar Covid-19

Saat Jenderal Andika Perkasa Semangati Nakes RS TNI AD yang Terpapar Covid-19

Regional
Cakupan Vaksinasi di Blora Baru 15 Persen dari Target 715.000 Orang

Cakupan Vaksinasi di Blora Baru 15 Persen dari Target 715.000 Orang

Regional
Oknum PNS Pemprov Sulut Pemalsu Surat Hasil PCR Ditangkap

Oknum PNS Pemprov Sulut Pemalsu Surat Hasil PCR Ditangkap

Regional
Penyintas Covid-19 di Palembang Bagikan Air Herbal untuk Warga yang Isoman

Penyintas Covid-19 di Palembang Bagikan Air Herbal untuk Warga yang Isoman

Regional
Pengusaha Restoran dan Hotel di Bandung Batal Kibarkan Bendera Putih

Pengusaha Restoran dan Hotel di Bandung Batal Kibarkan Bendera Putih

Regional
Ini Upaya BPBD Magelang Antisipasi Kekeringan Saat Musim Kemarau

Ini Upaya BPBD Magelang Antisipasi Kekeringan Saat Musim Kemarau

Regional
Stok Vaksin Covid-19 di Padang Panjang Habis, Bagimana Nasib Warga yang Belum Vaksin?

Stok Vaksin Covid-19 di Padang Panjang Habis, Bagimana Nasib Warga yang Belum Vaksin?

Regional
Satpol Solo Kesulitan Awasi Aturan Makan di Tempat Selama PPKM Level 4

Satpol Solo Kesulitan Awasi Aturan Makan di Tempat Selama PPKM Level 4

Regional
Stok Vaksin Mulai Menipis, Kadinkes Sumsel: Kita Sudah Teriak-teriak Agar Segera Dikirim

Stok Vaksin Mulai Menipis, Kadinkes Sumsel: Kita Sudah Teriak-teriak Agar Segera Dikirim

Regional
Stok Vaksin di Lhokseumawe Hanya Cukup untuk Satu Hari, Kiriman Kemenkes Tak Kunjung Tiba

Stok Vaksin di Lhokseumawe Hanya Cukup untuk Satu Hari, Kiriman Kemenkes Tak Kunjung Tiba

Regional
Usai Dituding Hamil Palsu, Pemilik Warkop yang Dianiaya Satpol PP Disebut Serobot Makam Pahlawan

Usai Dituding Hamil Palsu, Pemilik Warkop yang Dianiaya Satpol PP Disebut Serobot Makam Pahlawan

Regional
Angka Positif Covid-19 Anak Tembus 2.080 Kasus, IDAI Sumbar: Hati-hati Minta Sekolah Gelar Tatap Muka

Angka Positif Covid-19 Anak Tembus 2.080 Kasus, IDAI Sumbar: Hati-hati Minta Sekolah Gelar Tatap Muka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X