800-an Orang Berkerumun di Acara Organ Tunggal, Akhirnya Dibubarkan Paksa Polisi, Sempat Terdengar Tembakan Peringatan

Kompas.com - 16/05/2021, 06:39 WIB
Pembubaran paksa acara halal bihalal berhiburan organ tunggal di Tanggamus. Polisi sempat memberikan tembakan peringatan karena kerumunan warga tidak mau bubar. (FOTO: Capture video/Dok. Humas Polda Lampung). KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYAPembubaran paksa acara halal bihalal berhiburan organ tunggal di Tanggamus. Polisi sempat memberikan tembakan peringatan karena kerumunan warga tidak mau bubar. (FOTO: Capture video/Dok. Humas Polda Lampung).

 

Pendekatan persuasif

Acara tersebut diminta untuk dihentikan karena pandemi Covid-19 masih berlangsung. Dikhawatirkan, acara itu dapat menjadi tempat persebaran virus corona.

Sebelum personel keamanan turun tangan, Satgas Covid-19 setempat sudah meminta acara agar dihentikan.

Pendekatan secara persuasif dilakukan Satgas kepada kepala pekon, ketua adat, dan ketua pelaksana acara.

Namun, permintaan tersebut tidak digubris.

Baca juga: Diselamatkan Polisi dari Amukan Massa, Pria Ini Malah Sabetkan Senjata Tajam ke Penolongnya, Ini Kronologinya

"Diimbau secara persuasif agar kegiatan itu dihentikan, karena sudah tidak sesuai dan memicu kerumunan," ucap Pandra.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena permintaan Satgas setempat tidak mempan, Satgas Covid-19 Tanggamus kemudian juga ikut berkoordinasi.

Agar tidak menimbulkan gesekan, Satgas kembali melakukan komunikasi secara persuasif.

Namun, upaya tersebut lagi-lagi tidak membuahkan hasil.

Akhirnya, massa dibubarkan secara paksa.

Baca juga: Ledakan Petasan di Kebumen, Polisi Lakukan Olah TKP, Ini Benda-benda yang Ditemukan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Polsek Nimboran Dibakar Massa, Berawal dari Anggota Polisi Lumpuhkan Pelaku Pemalakan

Duduk Perkara Polsek Nimboran Dibakar Massa, Berawal dari Anggota Polisi Lumpuhkan Pelaku Pemalakan

Regional
Divideo Call Menteri, Penjual Cilok: Saya Sangat Terharu dan Bahagia

Divideo Call Menteri, Penjual Cilok: Saya Sangat Terharu dan Bahagia

Regional
Pita Hitam Tersemat di Lengan Kanan Saat Melepas Sang Pejuang Garda Terdepan

Pita Hitam Tersemat di Lengan Kanan Saat Melepas Sang Pejuang Garda Terdepan

Regional
Terkejut Anaknya Gigit Wafer Pemberian Bercampur Potongan Silet, Orangtua Lapor Polisi

Terkejut Anaknya Gigit Wafer Pemberian Bercampur Potongan Silet, Orangtua Lapor Polisi

Regional
Polemik Sumbangan Rp 2 Triliun dari Anak Akidi Tio hingga Polisi Beda Pernyataan

Polemik Sumbangan Rp 2 Triliun dari Anak Akidi Tio hingga Polisi Beda Pernyataan

Regional
Sekolah yang Nekat Gelar Tatap Muka Akan Dibubarkan dan Diberi Sanksi

Sekolah yang Nekat Gelar Tatap Muka Akan Dibubarkan dan Diberi Sanksi

Regional
Masuk ke Indonesia Melalui 'Jalur Tikus', Warga Timor Leste Diamankan

Masuk ke Indonesia Melalui "Jalur Tikus", Warga Timor Leste Diamankan

Regional
Jaya di Olimpiade, Greysia/Apriyani Dapat Hadiah di Kampung Halamannya

Jaya di Olimpiade, Greysia/Apriyani Dapat Hadiah di Kampung Halamannya

Regional
Pembunuh Plt Kepala BPBD Merangin Terancam Hukuman Seumur Hidup

Pembunuh Plt Kepala BPBD Merangin Terancam Hukuman Seumur Hidup

Regional
Sosok Apriyani Rahayu di Mata Teman Sesama Atlet Bulu Tangkis Sultra

Sosok Apriyani Rahayu di Mata Teman Sesama Atlet Bulu Tangkis Sultra

Regional
Didenda Rp 10 Juta Usai Warungnya Jadi Lokasi Pernikahan, Dendik: Kalau Tidak Kuat Bayar, Saya Dikurung Saja

Didenda Rp 10 Juta Usai Warungnya Jadi Lokasi Pernikahan, Dendik: Kalau Tidak Kuat Bayar, Saya Dikurung Saja

Regional
Rumah Kalapas Kotapinang Dibakar oleh Napi dan Pegawainya Sendiri

Rumah Kalapas Kotapinang Dibakar oleh Napi dan Pegawainya Sendiri

Regional
Baru Dilantik, 36 Pejabat Pemkot Solo Diminta Rajin Blusukan dan Aktif di Medsos

Baru Dilantik, 36 Pejabat Pemkot Solo Diminta Rajin Blusukan dan Aktif di Medsos

Regional
Bukan Tersangka, Anak dan Menantu Akidi Tio Hanya Wajib Lapor

Bukan Tersangka, Anak dan Menantu Akidi Tio Hanya Wajib Lapor

Regional
Dinkes Jateng Klaim Tingkat Kematian di Tempat Isolasi Terpusat Tak Sampai 5 Persen

Dinkes Jateng Klaim Tingkat Kematian di Tempat Isolasi Terpusat Tak Sampai 5 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X