Pantauan Hari Pertama Penyekatan Mudik Lebaran di Pintu Tol Keramasan

Kompas.com - 06/05/2021, 16:47 WIB
Pintu masuk tol Keramasan yang menghubungkan Palembang-Kayuagung Kabupaten OKI, Sumatera Selatan nampak lengang tanpa adanya pemeriksaan dari pos penyekatan setelah adanya larangan mudik, Kamis (6/5/2021). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPintu masuk tol Keramasan yang menghubungkan Palembang-Kayuagung Kabupaten OKI, Sumatera Selatan nampak lengang tanpa adanya pemeriksaan dari pos penyekatan setelah adanya larangan mudik, Kamis (6/5/2021).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Seluruh wilayah Kota Palembang dan perbatasan Provinsi Sumatera Selatan mulai melakukan penyekatan untuk menghalau para pemudik.

Pantauan Kompas.com di lapangan dari pukul 11.00 hingga 13.00 WIB, Kamis (6/5/2021), pos penyekatan yang ada di pintu Tol Keramasan Palembang-Kayuagung nampak lengang. Tak ada petugas yang melakukan pemeriksaan untuk pengendara yang memasuki kawasan Palembang.

Di dalam pos penyekatan pintu tol, petugas polisi dan BPBD hanya terlihat duduk di bawah tenda. Padahal, beberapa mobil pelat dari luar Sumatera Selatan, seperti Lampung, Serang, Jakarta dan Blitar keluar masuk tol.

Alhasil, seluruh kendaraan itu lewat tanpa pemeriksaan dari petugas tol, polisi maupun BPBD yang ada di sana.

Baca juga: Gubernur Sumsel Sempat Tak Larang Mudik, Mendagri: Ini Bukan Terkait Keagamaan, tapi soal Protokol Kesehatan

Hal yang sama juga terpantau di pintu tol Palembang- Ogan Ilir. Petugas pemeriksaan tak terlihat untuk melakukan pemeriksaan terhadap mobil dari luar Sumatera Selatan.

Pintu tol nampak lengang hingga seluruh kendaraan bisa lalu lalang tanpa diperiksa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, hal yang sama di lokasi penyekatan di perbatasan Palembang - Banyuasin, tepatnya kawasan Jakabaring.

Kendaraan roda empat yang hendak masuk ke Palembang memutar di depan gedung Dekranasda.

Di sana, pos penyekatan tak melakukan pemeriksaan apapun terhadap para pengendara.

Baca juga: Angka Penularan Covid-19 di Sumsel Tertinggi Nasional, Mendagri: Akibat Kesadaran Prokes Masyarakat Menurun

Klarifikasi Kapolres Ogan Ilir

Terkait hal itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy menjelaskan, pada 6 Mei atau hari pertama dimulai penyekatan di Pospol Penyekatan Keramasan, personel polisi dibantu dari personel TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, dan dari organisasi masyarakat sejak pukul 00.00 WIB sudah melaksanakan pencegahan dan penyekatan.

 

Bahkan, tambah Yusantiyo, pada tanggal itu ada kunjungan Kapolda bersama Karo Ops dan Dirlantas Polda Sumsel luntuk melakukan pemeriksaan dan peninjauan ke Ogan Ilir.

Yusantiyo mengatakan, jika yang ditulis tersebut memang sesuai data dan fakta, kemungkinan itu terjadi pada saat pergantian shift, di mana petugas pengganti belum datang, tapi petugas lama sudah meninggalkan lokasi.

"Namun, hal tersebut sudah kita lakukan Anev dan antisipasi ke personel supaya pada saat penggantian shift langsung di jalan dan terkait istirahat tetap di tenda-tenda yang disiapkan. Personel juga sudah saya perintahkan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya" kata Yusantiyo saat dikonfirmasi, Sabtu (8/5/2021).

Yusantiyo juga menyayangkan di pemberitaan bahwa yang diambil hanya pada jam-jam tertentu saja, tidak secara keseluruhan.

"Jika secara keseluruhan pasti akan terlihat siapa berbuat apa, kedinasan bagaimana akan terlihat," ujar Yusantiyo.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

73 WN Australia Tinggalkan Bali dengan Pesawat Sewaan, Ini Penjelasan Kemenkumham

73 WN Australia Tinggalkan Bali dengan Pesawat Sewaan, Ini Penjelasan Kemenkumham

Regional
Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Regional
Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Regional
Heboh Napi Tanjung Gusta Diduga Dianiaya Sipir gara-gara Tak Setor Uang, Kalapas: Jelas Tidak Benar

Heboh Napi Tanjung Gusta Diduga Dianiaya Sipir gara-gara Tak Setor Uang, Kalapas: Jelas Tidak Benar

Regional
PTM Terbatas di Banjarmasin Dimulai Besok, Jumlah Siswa di Kelas Maksimal 50 Persen

PTM Terbatas di Banjarmasin Dimulai Besok, Jumlah Siswa di Kelas Maksimal 50 Persen

Regional
3,8 Ton Sampah Diangkut dari 2 Sungai di Semarang

3,8 Ton Sampah Diangkut dari 2 Sungai di Semarang

Regional
Penjelasan RSUD Semarang soal Bus Rombongan Pegawai yang Terguling Usai Wisata di Gunungkidul

Penjelasan RSUD Semarang soal Bus Rombongan Pegawai yang Terguling Usai Wisata di Gunungkidul

Regional
Ali Kalora Tewas, Berikut Ini Daftar Nama dan Foto 4 Anggota Teroris Poso yang Masih Buron

Ali Kalora Tewas, Berikut Ini Daftar Nama dan Foto 4 Anggota Teroris Poso yang Masih Buron

Regional
Soal Video Viral Napi Mengaku Alami Kekerasan di Lapas, Kontras Sumut: Sudah Masuk Kategori Penyiksaan

Soal Video Viral Napi Mengaku Alami Kekerasan di Lapas, Kontras Sumut: Sudah Masuk Kategori Penyiksaan

Regional
Detik-detik Bus Pariwisata Berpenumpang 27 Orang Terguling di Gunungkidul, Ini Imbauan Polisi

Detik-detik Bus Pariwisata Berpenumpang 27 Orang Terguling di Gunungkidul, Ini Imbauan Polisi

Regional
Napi yang Diduga Dianiaya Petugas Tanjung Gusta Medan Baru Sehari Masuk Lapas

Napi yang Diduga Dianiaya Petugas Tanjung Gusta Medan Baru Sehari Masuk Lapas

Regional
Beredar Video Anggotanya Cekcok dengan Pedagang Saat Penertiban, Kasatpol PP Bogor: Tak Ada Pemukulan

Beredar Video Anggotanya Cekcok dengan Pedagang Saat Penertiban, Kasatpol PP Bogor: Tak Ada Pemukulan

Regional
Perjuangan Jumali, Kakek Penjual Gedek Bambu di Banyuwangi, Istri Sakit dan Dagangan Sulit Laku

Perjuangan Jumali, Kakek Penjual Gedek Bambu di Banyuwangi, Istri Sakit dan Dagangan Sulit Laku

Regional
3 Penumpang Mobil yang Tenggelam di Sungai Konaweha Ditemukan Meninggal

3 Penumpang Mobil yang Tenggelam di Sungai Konaweha Ditemukan Meninggal

Regional
Ini Alasan Banyak Kapal Asing Bebas Mondar-mandir di Laut Natuna Utara

Ini Alasan Banyak Kapal Asing Bebas Mondar-mandir di Laut Natuna Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.