2.500 Personel Jaga Ketat 19 Titik Penyekatan Mudik di Banten

Kompas.com - 05/05/2021, 17:46 WIB
Persinonil gabungan disebar ke titik penyekatan mengamankan pelatangan arus mudik di Banten KOMPAS.COM/RASYID RIDHOPersinonil gabungan disebar ke titik penyekatan mengamankan pelatangan arus mudik di Banten

SERANG, KOMPAS.com - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Banten Brigjen Ery Nursatari meminta masyarakat menaati kebijakan pemerintah terkait larangan mudik Lebaran 2021.

Ery mengingatkan, penyebaran Covid-19 masih ada dan mengancam orang-orang yang ada di kampung halaman.

"Percuma kalau kita melaksanakan euforia, kita senang-senang, ketemu orangtua, saudara segala macam, akhir seminggu kemudian ada yang terpapar," kata Ery kepada wartawan saat gelar pasukan di Mapolda Banten, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Sopir Mengaku Polisi dan Menganiaya Pengendara Motor, Ini Kata Kapolda Banten

Untuk menghalau masyarakat yang memaksakan mudik, sebanyak 2.500 personel gabungan dikerahkan di pos-pos penyekatan.

Polda Banten menyiapkan 19 titik penyekatan di pintu keluar dan masuk Banten, baik di jalan tol maupun arteri.

Terutama dari arah Jakarta menuju Pelabuhan Merak, seperti di Gerbang Tol Merak dan pintu gerbang Pelabuhan Merak.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jumlah anggota terlibat 1.800 personel, dan didukung oleh rekan-rekan TNI, Dinkes, Satpol PP dan dinas terkait sebanyak 700 persnel, kita akan menutup19 titik," ujar Ery.

Baca juga: Mulai 6 Mei, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Hanya sampai Stasiun Tigaraksa

Ery menegaskan, jajaranya akan memberikan sanksi sesuai aturan apabila ditemukan masyarakat yang mudik.

"Kami akan memanusiakan semua masyarakat yang akan melakukan kegiatan yang dilarang, tentunya kami akan tegaskan tidak bisa," kata Ery.

Berikut 19 pos penyekatan di pintu keluar masuk wilayah Provinsi Banten:

1. Pos Yan Citra Raya.

2. Pos Sekat Cisoka.

3. Pos Sekat Jayanti.

4. Pos Sekat GT Cikande.

Baca juga: 8 Sopir Ditangkap di Puncak Bogor, Jadi Travel Gelap Bertarif Mahal

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perusakan Makam di Solo, Saksi Korban dan Pengasuh Lembaga Pendidikan Diperiksa

Perusakan Makam di Solo, Saksi Korban dan Pengasuh Lembaga Pendidikan Diperiksa

Regional
Kisah Aiptu Indra, Kejar Pasien Covid-19 yang Kabur untuk Nikah

Kisah Aiptu Indra, Kejar Pasien Covid-19 yang Kabur untuk Nikah

Regional
Perempuan Ini Kaget Tiba-tiba Muncul Ular di Motornya Saat Berkendara

Perempuan Ini Kaget Tiba-tiba Muncul Ular di Motornya Saat Berkendara

Regional
Kisah Bhabinkamtibmas di Riau Kejar Warga Positif Covid-19 yang Ingin Menikah sampai ke Sumbar

Kisah Bhabinkamtibmas di Riau Kejar Warga Positif Covid-19 yang Ingin Menikah sampai ke Sumbar

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Juni 2021

Regional
Sepekan Dirawat, Begini Kondisi Pasien Covid-19 Varian Delta di Bojonegoro

Sepekan Dirawat, Begini Kondisi Pasien Covid-19 Varian Delta di Bojonegoro

Regional
Waspada Hoaks Terkait Vaksinasi Gartis dari Kadin di Batam

Waspada Hoaks Terkait Vaksinasi Gartis dari Kadin di Batam

Regional
Sleman dan Bantul Masuk Zona Merah Covid-19

Sleman dan Bantul Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
Muncul Klaster Takziah di Malang, 8 Warga di Satu Kampung Positif Covid-19, Akses Masuk Ditutup

Muncul Klaster Takziah di Malang, 8 Warga di Satu Kampung Positif Covid-19, Akses Masuk Ditutup

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 22 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 22 Juni 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Juni 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Juni 2021

Regional
Remaja 17 Tahun Asal Jatim yang Palsukan Surat Rapid Test Antigen Tidak Ditahan, Ini Alasannya

Remaja 17 Tahun Asal Jatim yang Palsukan Surat Rapid Test Antigen Tidak Ditahan, Ini Alasannya

Regional
Seorang Remaja Diduga Diperkosa Sopir Taksi Online di Medan

Seorang Remaja Diduga Diperkosa Sopir Taksi Online di Medan

Regional
Selain PPKM Mikro, Ini 4 Langkah Pemkot Malang Tangani Peningkatan Kasus Covid-19

Selain PPKM Mikro, Ini 4 Langkah Pemkot Malang Tangani Peningkatan Kasus Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X