Viral, Video Detik-detik Pria Tusuk Istri di Bandung, Berawal dari Cekcok Minta Pisah

Kompas.com - 02/05/2021, 22:21 WIB
Viral di media sosial video detik-detik penusukan terhadap seorang wanita, dilakukan oleh seorang pria, yang merupakan suami sirinya. Kejadian pada 29 April 2021 di Margahayu, Kabupaten Bandung. Saat ini si pria buron. 

Dok. ISTIMEWA/Tribun JabarViral di media sosial video detik-detik penusukan terhadap seorang wanita, dilakukan oleh seorang pria, yang merupakan suami sirinya. Kejadian pada 29 April 2021 di Margahayu, Kabupaten Bandung. Saat ini si pria buron.

KABUPATEN BANDUNG, KOMPAS.com - Beredar di media sosial video detik-detik seorang pria menusuk seorang perempuan setelah mereka cekcok dan dilerai oleh sejumlah ibu-ibu.

Video tersebut viral lantaran merekam detik-detik kejadian penusukan. Sementara pria yang menusuk perempuan tersebut berstatus suami siri korban.

Lokasi penusukan tersebut, setelah ditelusuri terjadi di Jalan Manglid, Margahayu, Kabupaten Bandung.

Kapolsek Margahayu, Kompol Yana Mulyana, membenarkan adanya penusukan di Margahayu itu. Kejadiannya pada 29 April 2021.

"Kejadiannya (penusukan) kemarin lusa. Korban dengan pelaku (adalah pasangan) suami-istri, nikah agama atau siri," ujar Yana Mulyana saat dihubungi melalui ponselnya, Minggu (2/5/2021), seperti dikutip dari Tribun Jabar.

Saat ini korban mengalami luka sabetan senjata tajam dan sedang dirawat jalan. "Lukanya, di perut, tangan, punggung, dan dahi. Jadi empat sabetan," kata Yana.

Baca juga: Cemburu Lihat Istri Nongkrong dengan Pria Lain, Suami Tusuk Teman Istri

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaku buron

Korban yang juga istri siri pelaku adalah warga Margahayu, sedangkan pelaku atau suaminya merupakan warga Pasirjambu yang tinggal di kontrakan di Katapang.

Pelaku saat ini masih dalam pengejaran polisi.

"Pelaku masih dalam pengejaran," katanya.

Dugaan sementara, kasus penusukan ini akibat permasalahan rumah tangga.

"Diduga (akibat) cemburu buta," kata Yana.

Baca juga: Pisah Ranjang 3 Bulan, Suami Tusuk Selingkuhan Istri hingga Tewas, Ini Kronologinya

Cekcok dan dilerai warga, korban malah ditusuk di depan banyak orang

Dalam video yang beredar, awalnya terdapat seorang wanita menggunakan jaket dan celana jeans bertengkar dengan seorang pria yang menggunakan jaket kulit dan celana jeans, dengan menggunakan bahasa Sunda.

Awalnya pria tersebut yang mengatakan untuk berpisah, dan wanita tersebut menimpalinya, "Yang sudah ya sudah, cari lagi sana yang baik, diteruskan juga ini tak akan benar."

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru Meninggalnya Wakil Bupati Sangihe, Diduga Komplikasi Penyakit, Ajudan Akan Diperiksa

Fakta Baru Meninggalnya Wakil Bupati Sangihe, Diduga Komplikasi Penyakit, Ajudan Akan Diperiksa

Regional
Fakta Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing, Sempat Demam dan Bertingkah Aneh

Fakta Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing, Sempat Demam dan Bertingkah Aneh

Regional
Perketat PPKM Mikro, Satpol PP akan Masuk ke Desa di Kabupaten Bogor

Perketat PPKM Mikro, Satpol PP akan Masuk ke Desa di Kabupaten Bogor

Regional
'Suaminya Bilang, Jalur Hukum Kami Layani, di Manapun Kami Terima Tantangan Kalian, Bahkan Wali Kota'

"Suaminya Bilang, Jalur Hukum Kami Layani, di Manapun Kami Terima Tantangan Kalian, Bahkan Wali Kota"

Regional
Kabar Lonjakan Kasus Covid-19 di Grobogan hingga 2.000 Persen Dibantah

Kabar Lonjakan Kasus Covid-19 di Grobogan hingga 2.000 Persen Dibantah

Regional
Bayi Perempuan Dibungkus Kain Ihram Dibuang di Teras Warga, Sempat Dikira Kucing

Bayi Perempuan Dibungkus Kain Ihram Dibuang di Teras Warga, Sempat Dikira Kucing

Regional
Undip Terima 3.257 Calon Mahasiswa dari Jalur SBMPTN, Psikologi Jadi Jurusan Favorit

Undip Terima 3.257 Calon Mahasiswa dari Jalur SBMPTN, Psikologi Jadi Jurusan Favorit

Regional
Kasus Covid-19 Kembali Naik, Zona Hijau di Jombang Tinggal 8 Kecamatan

Kasus Covid-19 Kembali Naik, Zona Hijau di Jombang Tinggal 8 Kecamatan

Regional
11 Desa Terpencil di Kepulauan Riau Kini Dialiri Listrik, Rp 38 Miliar Dikucurkan PLN

11 Desa Terpencil di Kepulauan Riau Kini Dialiri Listrik, Rp 38 Miliar Dikucurkan PLN

Regional
Kapolda Babel: 3 Polda dan Mabes Polri Buru Awak 'Kapal Hantu' dan Pemberi Dana

Kapolda Babel: 3 Polda dan Mabes Polri Buru Awak "Kapal Hantu" dan Pemberi Dana

Regional
Kronologi 2 Sepeda Motor Adu Kambing di Turunan Sarangan-Cemoro Sewu yang Mengakibatkan Bayi 7 Bulan Tewas

Kronologi 2 Sepeda Motor Adu Kambing di Turunan Sarangan-Cemoro Sewu yang Mengakibatkan Bayi 7 Bulan Tewas

Regional
36 CPNS Tulungagung Positif Berdasarkan Tes Antigen Sepulang Latsar di Surabaya

36 CPNS Tulungagung Positif Berdasarkan Tes Antigen Sepulang Latsar di Surabaya

Regional
Mayat Dibakar di Pinggir Jalan Teridentifikasi, Jenazahnya Diambil Keluarga

Mayat Dibakar di Pinggir Jalan Teridentifikasi, Jenazahnya Diambil Keluarga

Regional
16 Anak di Bawah Umur Ditemukan Bekerja di Tempat Hiburan Malam

16 Anak di Bawah Umur Ditemukan Bekerja di Tempat Hiburan Malam

Regional
27.839 Pengendara Jalani Tes Antigen di Pos Penyekatan Suramadu, 354 Orang Positif Covid-19

27.839 Pengendara Jalani Tes Antigen di Pos Penyekatan Suramadu, 354 Orang Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X