Pulang Kampung, Mendagri Kaget Angka Penularan Covid-19 di Sumsel 65 Persen

Kompas.com - 02/05/2021, 21:39 WIB
Mendagri Tito Karnavian saat berkunjung ke Palembang, Minggu (2/5/2021). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAMendagri Tito Karnavian saat berkunjung ke Palembang, Minggu (2/5/2021).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku terkejut melihat ketersediaan bed rumah sakit untuk pasien Covid-19 di Sumatera Selatan saat ini telah mencapai di angkat 59 persen.

Angka tersebut menurut Tito melambung jauh dibandingkan nasional yang hanya di bawah 30 persen. Dengan tingginya keterisian rumah sakit untuk penanganan Covid-19, artinya peningkatan kasus mengalami kenaikan.

"Ditempat-tempat lain bahkan diperkirakan yang ramai, bahkan Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur itu tidak lebih 30 persen (ketersediaan bed). Sempat wisma atlet itu mecapai 80 persen setelah Nataru. Sekarang meraka sudah stabil di bawah 30 persen artinya ada orang sakit Covid-19 bisa diterima tidak antre dan ditolak, nah ini (Sumsel) naik sampai 65 persen (penularan Covid) datanya,"kata Tito saat berkunjung ke Palembang, Minggu (2/5/2021).

Baca juga: Alasan Gubernur Sumsel Izinkan Warganya Mudik: Kearifan Lokal Harus Dijunjung Tinggi

Menurut Tito, Sumatera Selatan saat ini menjadi sorotan Presiden Joko Widodo. Sebelum ia melakukan kunjungan ke Palembang, mantan Kapolri ini sempat mengikuti rapat soal penanganan kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia.

Ia pun kaget melihat tren kenaikan kasus aktif di Sumatera Selatan nomor satu se-Indonesia, meskipun saat ini masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

"Dibacakan oleh Presiden Sumsel nomor satu, artinya kecepatan kenaikan yang penularan saat ini Sumsel di atas nasional. Saya lihat disini belum ada PPKM," tegasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Beda Pendapat, Gubernur Sumsel Perbolehkan Warga Mudik, Sekda Palembang Melarang

Lonjakan kasus aktif di Sumatera Selatan menurut Tito akibat landainya penanganan kasus Covid-19. Bahkan, kegiatan di masyarakat masih tinggi tanpa di batasi oleh pemerintah daerah.

Hal itu membuat banyaknya kerumunan hingga membuat penyebaran Covid-19 di "Bumi Sriwijaya" melonjak tajam.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor Landa Ciamis, Satu Rumah Warga Tertimbun, Masjid Terancam Amblas

Longsor Landa Ciamis, Satu Rumah Warga Tertimbun, Masjid Terancam Amblas

Regional
Pasca-viralnya Video Siswa SD Seberangi Sungai dengan Kotak Busa, Pemkab OKI Kaji Pembangunan Jembatan

Pasca-viralnya Video Siswa SD Seberangi Sungai dengan Kotak Busa, Pemkab OKI Kaji Pembangunan Jembatan

Regional
Bidan Desa di Lembata Turun ke Kebun Ajak Pengungsi Badai Seroja Ikut Vaksinasi Covid-19

Bidan Desa di Lembata Turun ke Kebun Ajak Pengungsi Badai Seroja Ikut Vaksinasi Covid-19

Regional
Mayat Pria Ini Tergeletak di Jalan, Diduga Korban Penikaman

Mayat Pria Ini Tergeletak di Jalan, Diduga Korban Penikaman

Regional
Petani Kopi Asal Sumsel Jadi Pencuri Spesialis Ganjal ATM, Pasang Stiker Call Center Palsu

Petani Kopi Asal Sumsel Jadi Pencuri Spesialis Ganjal ATM, Pasang Stiker Call Center Palsu

Regional
Diguyur Hujan Deras, 8 Kecamatan di Lubuk Linggau Diterjang Banjir Bandang

Diguyur Hujan Deras, 8 Kecamatan di Lubuk Linggau Diterjang Banjir Bandang

Regional
Kerugian akibat Kebakaran di Gedung Meranti RSKD Dadi Makassar Ditaksir Capai Rp 300 Juta

Kerugian akibat Kebakaran di Gedung Meranti RSKD Dadi Makassar Ditaksir Capai Rp 300 Juta

Regional
Cemburu, Pria Ini Siram Pacar dengan Air Keras hingga Tewas, Berbohong jika Korban Diserang Orang Tak Dikenal

Cemburu, Pria Ini Siram Pacar dengan Air Keras hingga Tewas, Berbohong jika Korban Diserang Orang Tak Dikenal

Regional
Video Viral Debt Collector di Lombok Tagih Nasabah Pakai Senjata Api, Oknum Polisi Terlibat?

Video Viral Debt Collector di Lombok Tagih Nasabah Pakai Senjata Api, Oknum Polisi Terlibat?

Regional
Polisi Tutup 2 Pabrik Obat-obatan Terlarang di Bantul dan Sleman, Produksi 420 Juta Butir Per Bulan

Polisi Tutup 2 Pabrik Obat-obatan Terlarang di Bantul dan Sleman, Produksi 420 Juta Butir Per Bulan

Regional
Ini Temuan dari Struktur Kuno di Blitar yang Diduga Kompleks Bangsawan Era Majapahit

Ini Temuan dari Struktur Kuno di Blitar yang Diduga Kompleks Bangsawan Era Majapahit

Regional
Sekitar 7.000 Anak di Jabar Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Sekitar 7.000 Anak di Jabar Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Gadis 13 Tahun di Tanah Bumbu Kalsel Dicabuli 3 Pemuda secara Bergilir

Gadis 13 Tahun di Tanah Bumbu Kalsel Dicabuli 3 Pemuda secara Bergilir

Regional
Bharada Muhammad Kurniadi Korban KKB Dimakamkan di TMP Aceh Tamiang, Kapolres: Kami Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik

Bharada Muhammad Kurniadi Korban KKB Dimakamkan di TMP Aceh Tamiang, Kapolres: Kami Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik

Regional
Kantor Bank Sinarmas Pontianak Diduga Ditembaki Orang Tak Dikenal, Ada Belasan Lubang Bekas Tembakan

Kantor Bank Sinarmas Pontianak Diduga Ditembaki Orang Tak Dikenal, Ada Belasan Lubang Bekas Tembakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.