Siswi SMP Penyandang Difabel Dicabuli Ayahnya Teman

Kompas.com - 23/04/2021, 20:11 WIB
Ilustrasi pencabulan SHUTTERSTOCKIlustrasi pencabulan

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Resor Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungkap kasus pencabulan yang dialami NK (14), siswi salah satu SMP di wilayah itu.

Siswi kelas II SMP yang juga penyandang disabilitas itu, dicabuli oleh AB (42) yang berprofesi sebagai buruh bangunan.

"Anak pelaku ini merupakan teman bermain korban. Keduanya sering bermain di rumahnya pelaku," ungkap Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Hasri Jaha kepada Kompas.com, Jumat (23/4/2021) malam.

Kejadian itu bermula saat anak dari pelaku yang juga teman korban menjemput untuk bermain bersama di rumahnya Kamis kemarin.

Baca juga: Cerita Bripka Puguh Prasetyo, Bantu Kursi Roda untuk Pemuda yang Lumpuh Selama 25 Tahun

Saat tiba di rumah, pelaku meminta anaknya berada di luar rumah.

Kemudian kata Hasri, pelaku menarik korban ke salah satu kamar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaku memaksa korban merokok tapi ditolak. Karena terus dipaksa, korban akhirnya ikut merokok.

Bukan hanya itu saja, pelaku kemudian mencabuli korban.

"Korban sempat melawan, tetapi karena kekuatannya lemah, sehingga akhirnya dicabuli," kata Hasri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Covid-19 Jatim: Pekan Lalu Hanya Bangkalan, Kini Tambah Ponorogo dan Ngawi Jadi Zona Merah

Satgas Covid-19 Jatim: Pekan Lalu Hanya Bangkalan, Kini Tambah Ponorogo dan Ngawi Jadi Zona Merah

Regional
Diusung PKS di Pilpres 2024, Gubernur NTB: Wajar karena Saya Gubernur, tapi Bukan Berarti GR Pasti Jadi Capres

Diusung PKS di Pilpres 2024, Gubernur NTB: Wajar karena Saya Gubernur, tapi Bukan Berarti GR Pasti Jadi Capres

Regional
Penjelasan Gibran soal Tinggalkan Mobil Dinas di Lokasi Perusakan Makam

Penjelasan Gibran soal Tinggalkan Mobil Dinas di Lokasi Perusakan Makam

Regional
Fakta KKB Serang Pekerja Bangunan di Yahukimo, 5 Orang Tewas dan 4 Warga Disandera

Fakta KKB Serang Pekerja Bangunan di Yahukimo, 5 Orang Tewas dan 4 Warga Disandera

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Wisata Keraton Yogyakarta Ditutup Sementara

Kasus Covid-19 Meningkat, Wisata Keraton Yogyakarta Ditutup Sementara

Regional
92 Siswa TNI AL di Makassar Terkonfirmasi Covid-19, Semua Isolasi Mandiri

92 Siswa TNI AL di Makassar Terkonfirmasi Covid-19, Semua Isolasi Mandiri

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 25 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 25 Juni 2021

Regional
Cegah Lonjakan Kasus, Asrama Haji Palembang Akan Disiapkan untuk Pasien Covid-19

Cegah Lonjakan Kasus, Asrama Haji Palembang Akan Disiapkan untuk Pasien Covid-19

Regional
Uang Nasabah Hilang Rp 3,2 Miliar, Ternyata Dicuri Mantan Manajer Bank, Begini Modusnya

Uang Nasabah Hilang Rp 3,2 Miliar, Ternyata Dicuri Mantan Manajer Bank, Begini Modusnya

Regional
Kapal Pengangkut Sembako dan Elpiji Terbakar di Pelabuhan Bajoe Bone, 2 ABK Kritis

Kapal Pengangkut Sembako dan Elpiji Terbakar di Pelabuhan Bajoe Bone, 2 ABK Kritis

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Juni 2021

Regional
BOR RS Rujukan Covid-19 di Kota Malang Hampir Penuh, 4 Hari Lalu Masih Tersisa Separuh

BOR RS Rujukan Covid-19 di Kota Malang Hampir Penuh, 4 Hari Lalu Masih Tersisa Separuh

Regional
Panti Asuhan di Padang Jadi Sasaran Preman, Bantuan Habis dan Tak Lapor Polisi

Panti Asuhan di Padang Jadi Sasaran Preman, Bantuan Habis dan Tak Lapor Polisi

Regional
Polisi Tangkap Provokator Aksi Penyerangan di Pos Penyekatan Suramadu

Polisi Tangkap Provokator Aksi Penyerangan di Pos Penyekatan Suramadu

Regional
'Gugur Bunga' Berkumandang, Iringi Kepergian Nakes RSUP Sardjito Yogyakarta yang Meninggal karena Covid-19

"Gugur Bunga" Berkumandang, Iringi Kepergian Nakes RSUP Sardjito Yogyakarta yang Meninggal karena Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X