Kapolda Jateng Tegaskan Warga Nekat Mudik Bakal Diminta Putar Balik

Kompas.com - 22/04/2021, 14:33 WIB
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat melakukan pengecekan kesiapan operasi ketupat candi di Rembang, Kamis (22/4/2021) KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANAKapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat melakukan pengecekan kesiapan operasi ketupat candi di Rembang, Kamis (22/4/2021)

REMBANG, KOMPAS.com -Kepolisian Daerah Jawa Tengah memberlakukan Operasi Ketupat Candi mulai 6 Mei 2021 untuk mencegah terjadinya arus mudik Idul Fitri selama pandemi Covid-19 masih merebak.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, memastikan orang yang mudik bakal diminta memutar balik.

"Disuruh kembali, tapi nanti pemberlakuannya pada tanggal 6 Mei, jadi harus kita kembalikan masyarakat yang mudik adalah tanggal 6 Mei pada saat berlaku Operasi Ketupat Candi," kata Luthfi saat berkunjung ke Rembang, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Kedapatan Mudik Lebaran, ASN di Jateng Terancam Potong Tunjangan Sampai 50 Persen

Sebelum operasi itu berlangsung, Luthfi mengatakan, pengamatan sudah dimulai.

"Kalau sekarang upaya preemtif. Jadi sekarang itu hanya mengingatkan, mendidik, kita cek yang masuk wilayah Jawa Tengah dengan rapid test antigen," katanya.

Kini, Luthfi juga mulai mendatangi sejumlah Polres di Jawa Tengah untuk memeriksa kesiapan operasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kesiapan yang kita lakukan di seluruh eks karesidenan Pati, sudah kita lakukan khususnya di pintu masuk wilayah Polda Jawa Tengah," ucap Ahmad Luthfi.

Baca juga: Polisi Ciamis Awasi 24 Jam Gerbang Masuk Jabar-Jateng

Selain membahas terkait penyekatan di area perbatasan provinsi, Ahmad Luthfi juga memeriksa pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala Mikro di tiap kabupaten dan kota.

"Jadi PPKM Mikro nanti para Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga akan melakukan pengecekan kepada masyarakat yang mudik, itu gunanya untuk menekan adanya Covid-19 khususnya wilayah Jawa Tengah," terang Luthfi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 566, Sulut Kembali Catat Penambahan Kasus Covid-19

Tambah 566, Sulut Kembali Catat Penambahan Kasus Covid-19

Regional
Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Regional
Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Regional
Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Regional
Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Regional
BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masih Penuh

BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masih Penuh

Regional
Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Regional
Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Regional
Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Regional
Puluhan Orang di Garut Keracunan, Diduga akibat Makanan

Puluhan Orang di Garut Keracunan, Diduga akibat Makanan

Regional
Nakes Bertumbangan, RSUD Wates Buka Lowongan Perawat Besar-besaran

Nakes Bertumbangan, RSUD Wates Buka Lowongan Perawat Besar-besaran

Regional
Kronologi Seorang Pemuda Tewas Saat Latihan Silat, Berawal Dipukul Pelatih di Bagian Dada

Kronologi Seorang Pemuda Tewas Saat Latihan Silat, Berawal Dipukul Pelatih di Bagian Dada

Regional
Hadiah Rp 100 Juta untuk Desa yang Berhasil Pertahankan Wilayah Bebas Karhutla

Hadiah Rp 100 Juta untuk Desa yang Berhasil Pertahankan Wilayah Bebas Karhutla

Regional
Kisah Bagas, Atlet Panahan Asal Klaten di Olimpiade Tokyo, Warisi Bakat dari Ibu

Kisah Bagas, Atlet Panahan Asal Klaten di Olimpiade Tokyo, Warisi Bakat dari Ibu

Regional
Selama 6 Bulan Terakhir, 17 TKW Cianjur Bermasalah di Luar Negeri

Selama 6 Bulan Terakhir, 17 TKW Cianjur Bermasalah di Luar Negeri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X