Ditagih Uang Kencan Rp 800.000, WN Swedia Pukul dan Todongkan Pistol

Kompas.com - 19/04/2021, 14:44 WIB
Ilustrasi PIXABAY.comIlustrasi

DENPASAR, KOMPAS.com - Polisi menangkap seorang warga Swedia berinisial D (44), di Sanur, Denpasar, Bali, pada Jumat (16/4/2021).

Ia ditangkap karena diduga memukul dan mengancam seorang perempuan berinisial AP (29) dengan senjata tajam dan pistol jenis air softgun.

Pemukulan dilakukan setelah pelaku meniduri korban sebanyak dua kali.

Ketika diminta membayar Rp 800.000, D marah dan justru menganiaya korban.

"D tidak mau mentransfer uang tersebut. Kemudian ditagih dan terlapor marah dan melakukan hal tersebut (penganiayaan)," kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan AKP Hadimastika Karsito Putro, saat dihubungi, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Video Viral Turis Rusia Curi 5 Helm Dalam Semalam, Mengaku Mabuk dan Depresi

Peristiwa ini terjadi di sebuah vila kawasan Sanur, Denpasar, Bali, pada Senin 22 Maret 2021 malam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, korban dihubungi oleh R yang merupakan teman D. Korban diminta datang ke lokasi kejadian untuk menemani minum.

Korban bersedia asalkan dibayar Rp 800.000. Korban kemudian datang ke lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban menemani minum R dan teman-temannya termasuk D.

Menjelang pagi, korban diajak masuk kamar oleh D dan berhubungan sebanyak dua kali.

Selesai melayani, korban meminta uang kepada D sebesar Rp 800.000.

D tidak mau mentransfer uang tersebut dan bertanya mengapa meminta uang kepadanya.

D menyuruh korban minta uang ke R. Korban lantas menjawab bahwa dirinya tidur dengan D.

Jawaban itu membuat D marah dan menganiaya korban.

Baca juga: 86 Persen Sekolah di Kota Malang Mulai Pembelajaran Tatap Muka

"Korban dipukul beberapa kali di muka, kepala, leher dan tangan kiri dengan tangan kosong dalam posisi mengepal. Juga mencekik leher korban dan terlapor menodongkan pistol ke arah muka korban dan menodongkan pisau ke leher korban," kata dia.

Atas kejadian itu, korban melaporkan kasus ini ke Polisi. Petugas masih mendalami kasus ini dan menahan D untuk diperiksa lebih lanjut.

"Sudah diamankan dan diproses," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Perempuan yang Ditemukan Terkubur di Sleman Dipastikan Korban Pembunuhan

Mayat Perempuan yang Ditemukan Terkubur di Sleman Dipastikan Korban Pembunuhan

Regional
Kekerasan Seksual Anak di Ambon Meningkat Selama Pandemi, Polisi: Umumnya, Pelaku Orang Dekat

Kekerasan Seksual Anak di Ambon Meningkat Selama Pandemi, Polisi: Umumnya, Pelaku Orang Dekat

Regional
Perluas Tracing di Desa dan Kelurahan, Pemkab Banyuwangi Rekrut 669 Relawan

Perluas Tracing di Desa dan Kelurahan, Pemkab Banyuwangi Rekrut 669 Relawan

Regional
Warga Sekitar GOR Soekarno-Hatta Blitar Akhirnya Menerima Rencana Pendirian RS Darurat

Warga Sekitar GOR Soekarno-Hatta Blitar Akhirnya Menerima Rencana Pendirian RS Darurat

Regional
Kata Polisi soal Foto Viral Kerumunan Pendaftaran Vaksinasi di Mapolresta Banyumas

Kata Polisi soal Foto Viral Kerumunan Pendaftaran Vaksinasi di Mapolresta Banyumas

Regional
Sebuah Jembatan di Pulau Seram Ambruk Setelah Dilewati Truk Bermuatan Kayu

Sebuah Jembatan di Pulau Seram Ambruk Setelah Dilewati Truk Bermuatan Kayu

Regional
Mobil Dinas Sosial Takalar Tabrak Lari Pesepeda di Makassar, Wakil Bupati Minta Maaf

Mobil Dinas Sosial Takalar Tabrak Lari Pesepeda di Makassar, Wakil Bupati Minta Maaf

Regional
Ada Yayasan Komunitas Difabel di Tegal, Bisa Kembangkan Potensi 12.000 Anggotanya

Ada Yayasan Komunitas Difabel di Tegal, Bisa Kembangkan Potensi 12.000 Anggotanya

Regional
KAI Sumut Wajibkan Penumpang Bawa Dokumen Vaksinasi

KAI Sumut Wajibkan Penumpang Bawa Dokumen Vaksinasi

Regional
43 Dokter Gugur Selama Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah

43 Dokter Gugur Selama Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah

Regional
Terpapar Covid-19, Anggota DPRD Kota Probolinggo Hamid Rusdi Meninggal

Terpapar Covid-19, Anggota DPRD Kota Probolinggo Hamid Rusdi Meninggal

Regional
Nuryani, Perempuan Tangguh Pengubur Jenazah Pasien Covid-19

Nuryani, Perempuan Tangguh Pengubur Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Siswa SMP di Sleman Tewas Dalam Rumah, Diduga Dibunuh Kenalannya

Siswa SMP di Sleman Tewas Dalam Rumah, Diduga Dibunuh Kenalannya

Regional
Pria Asal Surabaya Ditemukan Tewas di Hotel, Polisi: Korban Hampir Seminggu Menginap

Pria Asal Surabaya Ditemukan Tewas di Hotel, Polisi: Korban Hampir Seminggu Menginap

Regional
Diperingatkan Luhut, Pemerintah DI Yogyakarta Rencanakan Tambah Bed di Rumah Sakit Rujukan

Diperingatkan Luhut, Pemerintah DI Yogyakarta Rencanakan Tambah Bed di Rumah Sakit Rujukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X