Kompas.com - 14/04/2021, 22:37 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah 4 Makassar menyatakan Siklon Tropis Surigae tidak memberikan dampak cuaca di Sulawesi Selatan.

“Berdasarkan update terkahir, siklon tropis Surigae tidak memberikan dampak cuaca di wilayah Sulawesi Selatan,” kata Staf Operasional Kantor Balai BMKG Wilayah 4 Makassar, Farid Mufti ketika dikonfirmasi, Rabu (14/4/2021) malam.

Farid menjelaskan, berdasarkan analisis pada hari ini, posisi arah gerak siklon Surigae kekuatan tekanan Samudera Pasifik utara Papua (sekitar 1050 km sebelah utara Biak) Barat laut dengan kecepatan 6 knots (11 kilometer per jam).

“Perlahan bergerak menjauhi wilayah Indonesia 40 knots (75 km/jam) 1000 hPa. Prediksi 24 jam ke depan tanggal 15 April 2021 pukul 07.00 WIB, posisi arah gerak kekuatan tekanan Samudera Pasifik utara Papua, 8.7LU, 137.0BT (sekitar 1090 km sebelah utara timur laut Biak) Hampir stasioner, perlahan bergerak menjauhi wilayah Indonesia 45 knots (85kilometer per jam) 994 hPa,” jelasnya.

Baca juga: Pemprov Gorontalo Bersiap Hadapi Potensi Resiko Badai Siklon, Masyarakat Diminta Waspada

Farid menuturkan, dengan prediksi intensitas Siklon Tropis Surigae dalam 24 jam ke depan diperkirakan akan meningkat dengan pergerakan yang hampir stasioner dan perlahan menjauhi wilayah Indonesia.

Siklon tropis Surigae memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia berupa hujan dengan intesitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua,” bebernya. 

Selain berpengaruh pada curah hujan, lanjut Farid, gelombang laut dengan ketinggian 1.25 - 2.5 meter laut Sulawesi bagian timur, Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, Perairan Kepulauan  Sitaro, Perairan Bitung hingga perairan Likupang, Laut Maluku, Perairan Selatan Sulawesi Utara, perairan Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, Samudra Pasifik utara Halmahera, Perairan Utara Raja Ampat, Perairan Selatan Biak, Teluk Cendrawasih, Perairan Jayapura hingga perairan Sarmi.

“Gelombang laut dengan ketinggian 2.5 - 4.0 meter di Perairan Manokwari, Perairan Utara Biak, Samudra Pasifik Utara Papua Barat. Sedangkan Gelombang laut dengan ketinggian 4.0 - 6.0 meter di Samudra Pasifik utara Papua,” ungkapnya.

Baca juga: BMKG: Awas Siklon Tropis Surigae Bisa Berkembang Jadi Badai Topan

Sebelumnya telah diberitakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan pesan peringatan dini kesiapsiagaan bencana pada gubernur di 30 wilayah Indonesia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Jenazah Korban Jatuhnya Helikopter Polri Dibawa ke Jakarta Rabu Pagi

2 Jenazah Korban Jatuhnya Helikopter Polri Dibawa ke Jakarta Rabu Pagi

Regional
Saldonya yang Hilang Tak Diganti 'Full', Nasabah Bank Sulselbar: Saya Menabung Rp 900 Juta, Pokoknya Harus Kembali Semua

Saldonya yang Hilang Tak Diganti "Full", Nasabah Bank Sulselbar: Saya Menabung Rp 900 Juta, Pokoknya Harus Kembali Semua

Regional
Kapal Tenggelam di Perairan Labuan Bajo, 22 Penumpang Dievakuasi

Kapal Tenggelam di Perairan Labuan Bajo, 22 Penumpang Dievakuasi

Regional
Selalu Terbayang Wajah Anak, Ibu yang Bunuh Bayinya Mengaku Menyesal

Selalu Terbayang Wajah Anak, Ibu yang Bunuh Bayinya Mengaku Menyesal

Regional
Pemuda Aceh Dicambuk 21 Kali Gara-gara Judi 'Online'

Pemuda Aceh Dicambuk 21 Kali Gara-gara Judi "Online"

Regional
Sama-sama Mabuk Miras di Pesta Nikah, Pria Tikam Rekannya hingga Tewas di Sabu Raijua

Sama-sama Mabuk Miras di Pesta Nikah, Pria Tikam Rekannya hingga Tewas di Sabu Raijua

Regional
UMP Babel 2023 Naik 7,5 Persen Jadi Rp 3,49 Juta

UMP Babel 2023 Naik 7,5 Persen Jadi Rp 3,49 Juta

Regional
Hujan Deras di Gunung Merapi Picu Banjir Lahar di Kali Gendol, Jalur Tambang Terputus

Hujan Deras di Gunung Merapi Picu Banjir Lahar di Kali Gendol, Jalur Tambang Terputus

Regional
Kisah Yeni Endah Pengidap Sindrom Langka, Menulis dengan Jari Telunjuk Hasilkan Ratusan Karya

Kisah Yeni Endah Pengidap Sindrom Langka, Menulis dengan Jari Telunjuk Hasilkan Ratusan Karya

Regional
Pembunuhan Sekeluarga di Magelang, Pelaku Sempat Racuni Keluarganya Pakai Es Dawet tapi Gagal

Pembunuhan Sekeluarga di Magelang, Pelaku Sempat Racuni Keluarganya Pakai Es Dawet tapi Gagal

Regional
Diduga Diterkam Buaya, Warga Pasaman Barat Hilang Saat Cari Lokan di Sungai

Diduga Diterkam Buaya, Warga Pasaman Barat Hilang Saat Cari Lokan di Sungai

Regional
500 Pembeli Rumah di Batam Tertipu, termasuk 3 Anggota DPRD

500 Pembeli Rumah di Batam Tertipu, termasuk 3 Anggota DPRD

Regional
Oknum Pegawai Bank Sulselbar Mamuju Beri Bonus Fiktif kepada Nasabah yang Isi Saldonya Raib

Oknum Pegawai Bank Sulselbar Mamuju Beri Bonus Fiktif kepada Nasabah yang Isi Saldonya Raib

Regional
Pesan Jokowi Jelang Tahun Politik: Jaga Stabilitas, Hindari Benturan dan Adu Domba

Pesan Jokowi Jelang Tahun Politik: Jaga Stabilitas, Hindari Benturan dan Adu Domba

Regional
Ketua KPK Sebut Koruptor di Indonesia Lebih Takut Dimiskinkan daripada Dipenjara

Ketua KPK Sebut Koruptor di Indonesia Lebih Takut Dimiskinkan daripada Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.