Kompas.com - 14/04/2021, 19:15 WIB

KOMPAS.com – Kota Semarang kembali dinobatkan sebagai kota terbaik pertama dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2021 Provinsi Jawa Tengah (Jateng), pada Rabu (14/4/2021).

Penghargaan tersebut diterima Kota Semarang sebanyak tiga kali berturut-turut. Sebelumnya pada 2019 dan 2020, Semarang juga menyabet penghargaan yang sama di tingkat provinsi dan nasional.

Usai menerima penghargaan itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi  pun memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng atas penilaian yang diberikan.

“Sekarang ini yang paling penting adalah mengawal teman-teman organisasi perangkat daerah (OPD) untuk merealisasikan pekerjaan dan program yang telah direncanakan,” ujar wali kota yang akrab disapa Hendi ini dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Selalu Pantau Kadernya, Megawati Jadikan Hendrar Prihadi sebagai Percontohan

Beberapa program yang telah direncanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang itu, jelas dia, terkait dengan daya ekonomi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), properti dan konstruksi.

Adapun penilaian dalam PPD Jateng terdiri dari tiga kriteria aspek

Pertama yang meliputi pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, kemiskinan, indeks pembangunan manusia (IPM), ketimpangan, kualitas pelayanan public, keamanan dan ketertiban, pengelolaan keuangan, transparansi dan akuntabilitas, serta capaian pembangunan spesifik daerah.

Kemudian aspek kualitas dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang meliputi penyusunan RKPD dan keterlibatan stakeholders serta aspek inovasi daerah.

Ketiga, didasarkan pada kebijakan setiap daerah untuk penanganan Covid-19. Untuk kriteria ini khusus ada di PPD tahun 2021.

Baca juga: Calon Tunggal Pilkada Semarang, Hendrar Prihadi, Nyoblos ke TPS Bareng Istri dan Anaknya

Dalam penilaian PPD, Pemkot Semarang menjadikan program Kampung Tematik bersama Kampung Siaga Candi Hebat inovasi unggulan.

Program tersebut dinilai dapat memulihkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di masa pandemi, utamanya dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada dengan tetap menjaga aspek kesehatan, ketahanan pangan, dan keamanan.

“Kampung Tematik itu merupakan program unggulan dari kami. Biaya stimulasi tidak besar tetap bisa berubah secara signifikan,” jelas Wali Kota Hendi.

Selain itu, kata dia, terwujudnya kampung tersebut karena adanya konsep bergerak bersama program corporate social responsibility (CSR) dari korporasi dan kekuatan masyarakat.

Baca juga: Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Sembuh dari Covid-19

“Rencananya akan ada 50 Kampung Tematik yang akan kami kembangkan setelah ini,” imbuh Hendi.

Sebagai informasi, penyelenggaraan PPD itu dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional dan daerah.

Selain itu juga sebagai akses motivasi dan pembelajaran untuk pembangunan daerah yang lebih berkualitas.

PPD dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat provinsi sampai nasional. Penilaian dilakukan terhadap dokumen perencanaan RKPD, presentasi, wawancara, dan verifikasi lapangan.

Kota atau kabupaten yang memenangkan penghargaan tersebut di tingkat provinsi akan diikutsertakan dalam penilaian tingkat nasional.

Baca juga: Hendrar Prihadi Calon Wali Kota Petahana Semarang Positif Covid-19, KPU: Pilkada Terus Berjalan

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Regional
Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.