Bentrok 2 Kelompok Warga di Samarinda karena Rebutan Lahan, 1 Tewas dan 6 Terluka

Kompas.com - 14/04/2021, 16:33 WIB
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arief Budiman saat menunjukan alat bukti senjata penabur milik tersangka dalam keterangan pers di Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Samarinda, Kaltim, Rabu (14/4/2021). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONKapolresta Samarinda, Kombes Pol Arief Budiman saat menunjukan alat bukti senjata penabur milik tersangka dalam keterangan pers di Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Samarinda, Kaltim, Rabu (14/4/2021).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Dua kelompok warga terlibat bentrok di Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur.

 

Bentrokan tersebut menewaskan satu orang dan enam lainnya terluka.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Budiman menerangkan, bentrokan terjadi pada Sabtu (10/4/2021) karena perebutan kepemilikan lahan.

Masing-masing pihak, kata Budiman, mengklaim kepemilikan atas tanah itu.

“Bentrok antara kelompok tani Empang Jaya dan warga sekitar yang mengaku punya lahanitu,” ungkap Budiman saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Samarinda, Kota Samarinda, Rabu (14/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kasus Sengketa Lahan, 2 Kelompok Warga Bentrok, 15 Rumah dan 5 Motor Dibakar

Budiman menambahkan, peristiwa bentrok bermula saat warga yang mengaku punya lahan berkumpul di lahan yang diperebutkan, berjumlah sekitar 50-an orang dengan senjata tajam.

Mereka kemudian merusak dan membakar pondok yang ada di lahan itu.

Pondok itu milik anggota kelompok tani Empang Jaya.

Tak terima beberapa anggota kelompok tani Empang Jaya melawan, sempat adu mulut.

Seorang bernama Andianson yang mengaku sebagai penasihat hukum kelompok tani Empang Jaya, langsung menuju lokasi ketika dikabari oleh rekannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rentan Terpapar Covid-19, 13.800 Napi di Jawa Tengah Jalani Vaksinasi

Rentan Terpapar Covid-19, 13.800 Napi di Jawa Tengah Jalani Vaksinasi

Regional
Jokowi Beri Santunan Rp 25 Juta untuk Arga, Bocah Yatim Piatu karena Covid-19 di Kutai Kartanegara

Jokowi Beri Santunan Rp 25 Juta untuk Arga, Bocah Yatim Piatu karena Covid-19 di Kutai Kartanegara

Regional
Kronologi Pembunuhan Ketua MUI Labura, Pelaku Tak Terima Ditegur agar Tak Mencuri, Pulang Asah Parang, Besoknya Bacok Korban

Kronologi Pembunuhan Ketua MUI Labura, Pelaku Tak Terima Ditegur agar Tak Mencuri, Pulang Asah Parang, Besoknya Bacok Korban

Regional
Ratusan Penghuni Nusakambangan Positif Covid-19, dari Napi hingga Petugas, Ini Penjelasannya

Ratusan Penghuni Nusakambangan Positif Covid-19, dari Napi hingga Petugas, Ini Penjelasannya

Regional
Cerita Pedagang Cilok Berdandan Bak Pejabat, Pakai Jas dan Berdasi untuk Menarik Pembeli

Cerita Pedagang Cilok Berdandan Bak Pejabat, Pakai Jas dan Berdasi untuk Menarik Pembeli

Regional
Pernah Menikah Dini, Ini Cerita Khusnul Istri Pertama Pemuda yang Menikahi 2 Perempuan Sekaligus

Pernah Menikah Dini, Ini Cerita Khusnul Istri Pertama Pemuda yang Menikahi 2 Perempuan Sekaligus

Regional
Pembunuhan Sadis Ketua MUI Labura, Berawal Saat Korban Pergoki Pelaku Curi Buah Sawit

Pembunuhan Sadis Ketua MUI Labura, Berawal Saat Korban Pergoki Pelaku Curi Buah Sawit

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pemuda Nikahi 2 Perempuan Sekaligus | Pakai APD, Perempuan Ini Bagikan Surat Bebas Covid-19 Dalam Bus

[POPULER NUSANTARA] Pemuda Nikahi 2 Perempuan Sekaligus | Pakai APD, Perempuan Ini Bagikan Surat Bebas Covid-19 Dalam Bus

Regional
Dituding Serobot Makam Pahlawan, Warkop Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Ditutup

Dituding Serobot Makam Pahlawan, Warkop Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Ditutup

Regional
Belum Dibayarkan, Insentif Nakes Nganjuk Mau Dialihkan untuk Bangun Puskesmas

Belum Dibayarkan, Insentif Nakes Nganjuk Mau Dialihkan untuk Bangun Puskesmas

Regional
Kronologi Kuli Bangunan Bunuh Teman Kerjanya, Berawal dari Cekcok, Pelaku Ditangkap

Kronologi Kuli Bangunan Bunuh Teman Kerjanya, Berawal dari Cekcok, Pelaku Ditangkap

Regional
148 Titik Panas Terdeteksi di Riau

148 Titik Panas Terdeteksi di Riau

Regional
Aksi Mahasiswa Tolak PPKM di DPRD NTB Diwarnai Perusakan Pintu Gerbang

Aksi Mahasiswa Tolak PPKM di DPRD NTB Diwarnai Perusakan Pintu Gerbang

Regional
Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Wabup

Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Wabup

Regional
'Hanya Sebagian Kecil yang Tak Mau Divaksin, Tiap Saya Buka Langsung Full'

"Hanya Sebagian Kecil yang Tak Mau Divaksin, Tiap Saya Buka Langsung Full"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X