2 Nelayan Asal Sabu Raijua NTT Terseret Badai Seroja hingga ke Australia

Kompas.com - 10/04/2021, 21:59 WIB
Kedua nelayan asal Sabu Raijua, NTT yang terseret hingga Australia, saat mengenakan baju pelampung Dokumen Doris RihiKedua nelayan asal Sabu Raijua, NTT yang terseret hingga Australia, saat mengenakan baju pelampung

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak dua orang nelayan asal Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), terseret badai Seroja hingga ke Australia.

Penjabat Bupati Sabu Raijua Doris Rihi menyebut, dua nelayan itu bernama Niba Uli dan Isak Uru Dadi, warga Kelurahan Ledeke, Kecamatan Raijua, Sabu Raijua.

"Mereka diselamatkan kapal luar negeri (asing) di Perairan Australia pada Kamis 8 April 2021 pagi, setelah terseret badai," ungkap Doris kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu (10/4/2021) malam.

Baca juga: Dihantam Badai, Puluhan Perahu Nelayan Rusak Saat Dipakai Mencari Ikan

Saat ditemukan, keduanya dibantu beras 50 kilogram, air mineral 20 dus, ikan kaleng dua dus, mie instan lima dus, minuman kaleng lima dus.

Kemudian apel dua karung, solar tiga jeriken besar berukuran 105 liter dan dua life jacket.

Kemudian lanjut Doris, pada Kamis sore, keduanya dituntun ke perairan Indonesia dan tiba di Pulau Dana pada Sabtu 10 April 2021 pagi.

Setelah tiba di Pulau Dana, Kabupaten Rote Ndao, NTT, Niba dan Isak mendapat bantuan solar lagi satu jeriken ukuran 35 liter dari kapal nelayan Indonesia yang sedang berada di sekitar Pulau Dana.

Baca juga: Hilang 4 Hari Saat Badai Seroja, Seorang Warga Kupang Ditemukan Tewas

Keduanya kemudian melanjutkan perjalanan ke Raijua serta tiba sekitar pukul 15.15 WITA di Pelabuhan Bhee, Kecamatan Raijua.

"Saat ini mereka telah diantar ke rumah masing-masing di Kelurahan Ledeke," ujar Doris.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Barong Ider Bumi' di Banyuwangi, Tradisi Usir Pagebluk Pada Hari Kedua Lebaran

"Barong Ider Bumi" di Banyuwangi, Tradisi Usir Pagebluk Pada Hari Kedua Lebaran

Regional
Ramai Gambar Pria Tewas di Atas Ruko, Polisi Duga Kesetrum Saat Akan Curi Kompresor AC

Ramai Gambar Pria Tewas di Atas Ruko, Polisi Duga Kesetrum Saat Akan Curi Kompresor AC

Regional
Semanggi Suroboyo, Sisi Lain Kota Surabaya yang Terlupakan

Semanggi Suroboyo, Sisi Lain Kota Surabaya yang Terlupakan

Regional
Kalimat Jenaka pada Mercon Besar Sitaan Bikin Polisi Geli, Begini Bunyinya...

Kalimat Jenaka pada Mercon Besar Sitaan Bikin Polisi Geli, Begini Bunyinya...

Regional
Khatib Shalat Id Meninggal di Atas Mimbar, Khotbah Terakhirnya tentang Akhir Hayat

Khatib Shalat Id Meninggal di Atas Mimbar, Khotbah Terakhirnya tentang Akhir Hayat

Regional
Libur Lebaran, Warga Luar Karawang yang Berwisata Bakal Diputar Balik

Libur Lebaran, Warga Luar Karawang yang Berwisata Bakal Diputar Balik

Regional
Ledakan Petasan di Kebumen, Polisi Lakukan Olah TKP, Ini Benda-benda yang Ditemukan

Ledakan Petasan di Kebumen, Polisi Lakukan Olah TKP, Ini Benda-benda yang Ditemukan

Regional
2 Perempuan dan 2 Bayi Terluka gara-gara Bangunan PLTP Mandailing Natal Terbakar

2 Perempuan dan 2 Bayi Terluka gara-gara Bangunan PLTP Mandailing Natal Terbakar

Regional
Hari ke-2 Lebaran, Ratusan Orang Kontak Erat Klaster Sangon Di-swab Massal

Hari ke-2 Lebaran, Ratusan Orang Kontak Erat Klaster Sangon Di-swab Massal

Regional
Tak Ingin Muncul Klaster Baru, Khofifah Sebut TKI yang Pulang ke Jatim Wajib Jalani 3 Lapis Karantina

Tak Ingin Muncul Klaster Baru, Khofifah Sebut TKI yang Pulang ke Jatim Wajib Jalani 3 Lapis Karantina

Regional
Musa Ingens, Pohon Pisang Tebesar di Dunia Ada di Papua, Tinggi Batang Capai 30 Meter

Musa Ingens, Pohon Pisang Tebesar di Dunia Ada di Papua, Tinggi Batang Capai 30 Meter

Regional
Beredar Pesan Berantai Sebut Kasus Covid-19 di Jatim Meledak, Khofifah: Hoaks!

Beredar Pesan Berantai Sebut Kasus Covid-19 di Jatim Meledak, Khofifah: Hoaks!

Regional
5 Fakta Ledakan Petasan di Kebumen, 4 Orang Tewas, Peracik Merokok hingga Temuan 400 Selongsong Petasan

5 Fakta Ledakan Petasan di Kebumen, 4 Orang Tewas, Peracik Merokok hingga Temuan 400 Selongsong Petasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penyebab Ledakan Petasan di Kebumen | Korban Kecelakaan Terseret 8 Kilometer

[POPULER NUSANTARA] Penyebab Ledakan Petasan di Kebumen | Korban Kecelakaan Terseret 8 Kilometer

Regional
Mudik dari Riau ke Sumbar lewat Sungai, Perahu Terbalik Saat Lawan Arus, 3 Orang Tenggelam

Mudik dari Riau ke Sumbar lewat Sungai, Perahu Terbalik Saat Lawan Arus, 3 Orang Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X