Dihantam Badai, Puluhan Perahu Nelayan Rusak Saat Dipakai Mencari Ikan

Kompas.com - 07/04/2021, 10:58 WIB
Pantai Sampulungang, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan dipenuhi perahu yang rusak akibat badai gelombang laut setinggi tiga meter. Rabu, (7/4/2021). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Pantai Sampulungang, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan dipenuhi perahu yang rusak akibat badai gelombang laut setinggi tiga meter. Rabu, (7/4/2021).

 

TAKALAR, KOMPAS.com - Puluhan perahu nelayan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan rusak dihantam badai gelombang laut. 

Akibatnya, ratusan perahu terpaksa ditambatkan di tepi pantai sambil menunggu cuaca membaik.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geologi (BMKG) telah memberi peringatan akan cuaca buruk yang melanda dalam pekan ini. 

Ratusan perahu nelayan ditambatkan di tepi pantai Desa Sampulungang, Kecamatan Galesong Utara akibat cuaca buruk yang melanda sejak dua hari terakhir.

Baca juga: Perjuangan 6 Anak WNI di Malaysia Bersekolah, Dititipkan di Rumah Penduduk agar Tak Ditangkap Aparat

Sebanyak 54 buah perahu mengalami kerusakan saat mencari ikan. Umumnya, perahu ini mengalami retak pada lambung perahu setelah dihantam ombak setinggi tiga meter.

"Sudah dua hari ini angin sangat kencang dan ombak setinggi tiga meter jadi kami terpaksa berhenti cari ikan" kata seorang nelayan, Daeng Nyikko (36), Rabu (7/4/2021) saat sedang memperbaiki perahunya yang mengalami keretakan di bagian lambung.

Dari pantauan Kompas.com, para nelayan ini memilih memperbaiki perahunya yang rusak dengan peralatan seadanya.

Selebihnya, mereka bekerja membuat jaring ikan sebagai pengisi waktu sambil menunggu badai berlalu.

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Sulsel

Pihak BMKG sendiri telah mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati hati sebab cuaca buruk diperkirakan akan terus melanda dalam pekan ini.

"Kami telah mengeluarkan himbauan akan cuaca buruk dimana angin krncang dan hujan deras akan melanda beberapa wilayah di Sulawesi Selatan" kata Darmawan, Kepala Balai BMKG Wilayah IV Makassar melalui sambungan telepon.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecewa Marak Begal, Massa Bakar Polsek Candipuro Lampung Selatan, Ini Kata Polisi

Kecewa Marak Begal, Massa Bakar Polsek Candipuro Lampung Selatan, Ini Kata Polisi

Regional
Siswi SMA Bengkulu yang Hina Palestina Dikeluarkan dari Sekolah meski Telah Minta Maaf

Siswi SMA Bengkulu yang Hina Palestina Dikeluarkan dari Sekolah meski Telah Minta Maaf

Regional
Guru TK Korban Pinjol Ilegal di Malang, Kuasa Hukum: Bukannya Dilindungi, tetapi Langsung Dipecat

Guru TK Korban Pinjol Ilegal di Malang, Kuasa Hukum: Bukannya Dilindungi, tetapi Langsung Dipecat

Regional
Siswi SMA Bengkulu yang Videonya Viral Hina Palestina Minta Maaf, Kasusnya Tak Dilanjutkan

Siswi SMA Bengkulu yang Videonya Viral Hina Palestina Minta Maaf, Kasusnya Tak Dilanjutkan

Regional
26 Orang di Sukabumi Diduga Keracunan Usai Santap Hidangan Acara Syukuran, 9 Dirawat di RSUD Sekarwangi

26 Orang di Sukabumi Diduga Keracunan Usai Santap Hidangan Acara Syukuran, 9 Dirawat di RSUD Sekarwangi

Regional
Penculikan Anak di Makassar untuk 'Ditukar' 4 Tabung Gas, Awalnya Diiming-imingi Uang Rp 5.000

Penculikan Anak di Makassar untuk "Ditukar" 4 Tabung Gas, Awalnya Diiming-imingi Uang Rp 5.000

Regional
[POPULER NUSANTARA] Aksi Heroik Aipda Joel Selamatkan Siswa SD | 2 Prajurit TNI Gugur Dianiaya OTK

[POPULER NUSANTARA] Aksi Heroik Aipda Joel Selamatkan Siswa SD | 2 Prajurit TNI Gugur Dianiaya OTK

Regional
Kapolsek Bantah Tudingan Polisi Tak Mampu Atasi Begal hingga Mapolsek Candipuro, Lampung, Dibakar

Kapolsek Bantah Tudingan Polisi Tak Mampu Atasi Begal hingga Mapolsek Candipuro, Lampung, Dibakar

Regional
Sulut Kini Miliki Perda Covid-19, Melanggar Bakal Disanksi Administratif hingga Penjara 3 Hari

Sulut Kini Miliki Perda Covid-19, Melanggar Bakal Disanksi Administratif hingga Penjara 3 Hari

Regional
4 Daerah dengan Capaian Vaksinasi Terendah di Jateng, Mana Saja?

4 Daerah dengan Capaian Vaksinasi Terendah di Jateng, Mana Saja?

Regional
Mapolsek Candipuro, Lampung, Dibakar Massa, Polisi Dituduh Tak Mampu Atasi Begal

Mapolsek Candipuro, Lampung, Dibakar Massa, Polisi Dituduh Tak Mampu Atasi Begal

Regional
Kisah Guru TK Dipecat hingga Hampir Bunuh Diri, Berawal Utang Rp 2,5 Juta di Pinjol hingga Jadi Rp 40 Juta

Kisah Guru TK Dipecat hingga Hampir Bunuh Diri, Berawal Utang Rp 2,5 Juta di Pinjol hingga Jadi Rp 40 Juta

Regional
Kronologi Penculik 'Tukar' Bocah 10 Tahun dengan 4 Tabung Gas Elpiji

Kronologi Penculik "Tukar" Bocah 10 Tahun dengan 4 Tabung Gas Elpiji

Regional
Sedang Amankan Proyek Pagar Bandara di Papua, 2 Prajurit TNI Gugur Dikeroyok 20 OTK, Pelaku Lari ke Hutan

Sedang Amankan Proyek Pagar Bandara di Papua, 2 Prajurit TNI Gugur Dikeroyok 20 OTK, Pelaku Lari ke Hutan

Regional
Detik-detik 2 Prajurit TNI Gugur Dikeroyok 20 OTK di Papua, Pelaku Berkeliaran Bawa 2 Senjata Rampasan

Detik-detik 2 Prajurit TNI Gugur Dikeroyok 20 OTK di Papua, Pelaku Berkeliaran Bawa 2 Senjata Rampasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X