Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Terima Kunjungan, Rutan Blora Hanya Layani Video Call untuk Tahanan

Kompas.com - 07/04/2021, 08:38 WIB
Aria Rusta Yuli Pradana,
Khairina

Tim Redaksi

BLORA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 dirasakan betul oleh para penghuni rutan, terutama warga binaannya.

Mereka tidak diperbolehkan untuk bertatap muka dengan keluarganya. Larangan tersebut hampir dirasakan setahun lamanya.

Kepala Rutan Blora Dedi Cahyadi mengatakan, larangan bagi keluarga untuk bertemu dengan tahanan memang sudah diterapkan sekitar setahun lamanya.

"Jadi untuk sementara waktu semenjak pandemi ini untuk kunjungan kami tutup dan ini berlaku seluruh Indonesia," ucap Dedi Cahyadi saat ditemui Kompas.com di kantornya, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Pembunuh Berantai Kulon Progo Dikenal Sopan dan Aktif Berkesenian, Orangtua: Kami Terkejut
Akan tetapi, pihaknya tetap berupaya untuk memfasilitasi hak warga binaan agar bisa berkomunikasi dengan sanak keluarganya.

"Kami menyikapi untuk tetap berhubungan dengan keluarga, kami membuka video call. Jadi dari pagi sampai sore itu mereka diizinkan untuk menghubungi keluarga," ujarnya.

Menurutnya, layanan tersebut dibuka mulai pukul 09.00 sampai pukul 15.00 pada hari Senin sampai Sabtu.

"Sama seperti telepon pada umumnya, ini kita siapkan satu tempat. Nanti kalau ada yang berkeinginan untuk video call dengan keluarga, nanti mereka didata jam berapa video call. Itu disediakan dan mereka bergantian untuk ke meja mereka video call. Ada tiga perangkat komputer kita siapkan," jelasnya.

Baca juga: Penuhi Hak Tahanan, Polres Blora Sediakan Layanan Besuk melalui Video Call

Selain itu, apabila ada sanak keluarga yang nekat untuk mendatangi rutan, pihak rutan hanya mengizinkan mereka untuk menitipkan barang ataupun makanan yang dibawanya.

"Jadi di depan kita sediakan petugas sama tempat pemeriksaan. Jadi ketika mereka datang, mereka mendaftar, dan didata oleh petugas di situ. Kemudian diperiksa barang-barang bawaannya, baru (barangnya) diantarkan ke dalam," jelasnya.

Diketahui, jumlah tahanan yang ada di rutan Blora totalnya 126 orang. Mereka terdiri dari tahanan kasus narkotika, kasus pembalakan liar, hingga korupsi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Penumpang Kapal di Nabire Kedapatan Bawa 1 Kg Ganja

Penumpang Kapal di Nabire Kedapatan Bawa 1 Kg Ganja

Regional
Pembunuhan di Wonogiri, Pelaku Kubur Jasad Kekasih di Pekarangan Rumah

Pembunuhan di Wonogiri, Pelaku Kubur Jasad Kekasih di Pekarangan Rumah

Regional
Kronologi Tentara Amerika Meninggal di Hutan Karawang, Sempat Terpisah Saat Survei Latihan Gabungan

Kronologi Tentara Amerika Meninggal di Hutan Karawang, Sempat Terpisah Saat Survei Latihan Gabungan

Regional
Bea Cukai Temukan Truk Berisi Jutaan Batang Rokok Ilegal Tak Bertuan di Kalbar

Bea Cukai Temukan Truk Berisi Jutaan Batang Rokok Ilegal Tak Bertuan di Kalbar

Regional
Siswi SMA yang Simpan Bayinya di Koper Ternyata Sedang Magang

Siswi SMA yang Simpan Bayinya di Koper Ternyata Sedang Magang

Regional
TKW Asal Cianjur Diduga Jadi Korban Kekerasan Majikan di Irak, Kini Minta Dipulangkan ke Indonesia

TKW Asal Cianjur Diduga Jadi Korban Kekerasan Majikan di Irak, Kini Minta Dipulangkan ke Indonesia

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
2 Perempuan Indonesia Kabur Saat Hendak Dijadikan Penghibur di Malaysia

2 Perempuan Indonesia Kabur Saat Hendak Dijadikan Penghibur di Malaysia

Regional
[POPULER REGIONAL] Rencana Satyalancana untuk Gibran dan Bobby | Demi Anak, Ayah Nekat Curi Susu

[POPULER REGIONAL] Rencana Satyalancana untuk Gibran dan Bobby | Demi Anak, Ayah Nekat Curi Susu

Regional
Kantor UPT Dishub di Pulau Sebatik Memprihatinkan, Tak Ada Perbaikan Sejak Diresmikan Menteri Harmoko

Kantor UPT Dishub di Pulau Sebatik Memprihatinkan, Tak Ada Perbaikan Sejak Diresmikan Menteri Harmoko

Regional
Pilkada Solo, PKS Lakukan Penjaringan Bakal Cawalkot dan Siap Berkoalisi

Pilkada Solo, PKS Lakukan Penjaringan Bakal Cawalkot dan Siap Berkoalisi

Regional
Pembangunan Tanggul Sungai Wulan Demak Pakai Tanah Pilihan

Pembangunan Tanggul Sungai Wulan Demak Pakai Tanah Pilihan

Regional
19,5 Hektar Tanaman Jagung di Sumbawa Terserang Hama Busuk Batang

19,5 Hektar Tanaman Jagung di Sumbawa Terserang Hama Busuk Batang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com