Kompas.com - 10/04/2021, 17:15 WIB
Dapur warga Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa yang roboh karena gempa yang terjadi pada Sabtu (10/4/2021) Kompas.com/Dokumentasi BPBD JemberDapur warga Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa yang roboh karena gempa yang terjadi pada Sabtu (10/4/2021)

Rumah dengan kerusakan ringan juga terjadi di Dusun Sumberketangi, Desa Tugusari, Kecamatan Bangsalsari.

Lalu di Dusun Karanganom, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru.

Kerusakan rumah ringan juga terjadi di Dusun Durjo, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi. Lalu di Desa Manggisan dan Desa Patemon, Kecamatan Tanggul.

“Di Jelbuk ada satu masjid rusak sedang, temboknya ambrol,” tambah dia.

Baca juga: Dampak Gempa Malang, Kantor DPRD hingga Rumah Sakit di Blitar Rusak

Selanjutnya, di Dusun Krajan, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, terdapat satu rumah milik warga rusak berat.

Selain itu, kerusakan rumah warga juga terjadi di Dusun Glengseran, Desa Suci, Kecamatan Panti.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian satu rumah rusak ringan di Desa Padomasan, Kecamatan Jombang.

“Sampai saat ini masih belum ada laporan korban yang kami terima,” tambah dia.

Dia mengatakan laporan jumlah yang rusak itu masih terus dilakukan. Pihaknya akan memberikan laporan lebih lanjut.

“Itu laporan periodik berdasarkan data yang masuk, nanti bisa jadi ada laporan lagi,” tutur dia.

Baca juga: Dampak Gempa Malang, Rumah Warga di Lumajang Rusak

Sebelumnya diberitakan, gempa bermagnitudo 6,7 mengguncang Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan sekitarnya pada Sabtu (10/4/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulang Bermain Saat Hujan, Bocah 11 Tahun Tewas Tertimpa Pagar Tembok

Pulang Bermain Saat Hujan, Bocah 11 Tahun Tewas Tertimpa Pagar Tembok

Regional
Kisah Harsono, Sukses Jual Cilok hingga Punya 3 Apartemen dan 13 Rumah Kontrakan

Kisah Harsono, Sukses Jual Cilok hingga Punya 3 Apartemen dan 13 Rumah Kontrakan

Regional
Sandiaga Bantah Kembali Terpapar Covid-19, Ini Alasan Pegawai Kemenparekraf 100 Persen WFH

Sandiaga Bantah Kembali Terpapar Covid-19, Ini Alasan Pegawai Kemenparekraf 100 Persen WFH

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rektor Unipar Lecehkan Dosen | Uang Deposito Rp 20,1 Miliar Raib

[POPULER NUSANTARA] Rektor Unipar Lecehkan Dosen | Uang Deposito Rp 20,1 Miliar Raib

Regional
Uji Nyali di Gua Rangko

Uji Nyali di Gua Rangko

Regional
Ini Pesan Buya Syafii Maarif untuk Airlangga Hartarto

Ini Pesan Buya Syafii Maarif untuk Airlangga Hartarto

Regional
Langka, 2 Anak Badak Jawa Terekam di Ujung Kulon

Langka, 2 Anak Badak Jawa Terekam di Ujung Kulon

Regional
Perkembangan Covid-19 di Kepri, Kabupaten Bintan Masih Zona Merah

Perkembangan Covid-19 di Kepri, Kabupaten Bintan Masih Zona Merah

Regional
Cerita Fauziah Calon TKW yang Loncat dari Lantai Empat BLK dengan 4 Rekannya, Sempat Telepon Ibu Sebelum Kabur

Cerita Fauziah Calon TKW yang Loncat dari Lantai Empat BLK dengan 4 Rekannya, Sempat Telepon Ibu Sebelum Kabur

Regional
Hubungkan Madura dan Jawa, Ini Sejarah Panjang Jembatan Suramadu, dari Era Soekarno hingga Jokowi

Hubungkan Madura dan Jawa, Ini Sejarah Panjang Jembatan Suramadu, dari Era Soekarno hingga Jokowi

Regional
BOR RS di Jepara 100 Persen dan 350 Nakes Positif Covid-19, Ini Penjelasan Pemkab

BOR RS di Jepara 100 Persen dan 350 Nakes Positif Covid-19, Ini Penjelasan Pemkab

Regional
Ridwan Kamil: Harus Dua Arah, Pemerintah Tak Bisa Tangani Covid-19 Tanpa Ketaatan Warganya

Ridwan Kamil: Harus Dua Arah, Pemerintah Tak Bisa Tangani Covid-19 Tanpa Ketaatan Warganya

Regional
Kronologi Penjaga Pintu Air Hilang Diduga Diseret Buaya yang Sering Diberinya Makan

Kronologi Penjaga Pintu Air Hilang Diduga Diseret Buaya yang Sering Diberinya Makan

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, BOR Rumah Sakit di Kulon Progo Capai 85 Persen

Kasus Covid-19 Meningkat, BOR Rumah Sakit di Kulon Progo Capai 85 Persen

Regional
Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya, Biasa Beri Makan dan Tak Pernah Usir Hewan Itu

Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya, Biasa Beri Makan dan Tak Pernah Usir Hewan Itu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X