Jauhkan Kesan Angker, TPU di Kota Madiun Diubah Jadi Kebun Sayur dan Dicat Warna-warni

Kompas.com - 09/04/2021, 15:27 WIB
Pemakaman dicat warna-warni untuk menghilangkan kesan angker di makam-makam Kota Madiun KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIPemakaman dicat warna-warni untuk menghilangkan kesan angker di makam-makam Kota Madiun

MADIUN, KOMPAS.com - Kondisi tempat pemakaman umum (TPU) di Kota Madiun, Jawa Timur, kini jauh dari kesan angker setelah pemerintah setempat menggelar lomba kebersihan makam.

Setelah Pemkot Madiun mengumumkan lomba kebersihan makam, para pengelola tempat pemakaman umum mulai mempercantik makam yang berada di wilayah kelurahan masing-masing.

Tak hanya sekadar membersihkan, para pengelola makam banyak yang memilih mengecat makam dengan aneka warna untuk menghilangkan kesan angker sebuah TPU.

"Kami sengaja mengikuti lomba kebersihan makam tahun ini. Seluruh makam kami cat dengan warna-warni agar terlihat indah dan kuburan tidak angker lagi,” ujar Juru Kunci Makam TPU Selo, Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Widji, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Dimulai, Siswa SMP di Kota Madiun Belajar di Taman Kota

Selain mengecat makam dengan aneka warna, kata Wijdi, tim pengelola juga membuat taman di sekitar agar TPU yang memiliki luas setengah hektare ini makin asri.

Selain itu, tim juga membuat kandang burung yang diisi 14 ekor burung dara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara taman yang dibuat ditanami tanaman obat-obatan seperti jahe, kencur hingga sere.

Tak hanya itu, tanaman sayuran, bunga hingga pisang dan ketela pun ditanam di lahan yang masih kosong di TPU.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tipu Petani soal Penjualan BBM, Briptu JS Diburu Propam Polres Rote Ndao

Tipu Petani soal Penjualan BBM, Briptu JS Diburu Propam Polres Rote Ndao

Regional
Senyum Pedagang Suvenir Menyambut Kedatangan Pengunjung Makam Bung Karno

Senyum Pedagang Suvenir Menyambut Kedatangan Pengunjung Makam Bung Karno

Regional
Cuaca Buruk, Lima Daerah di Polewali Mandar Rawan Banjir dan Longsor, Masyarakat Diminta Waspada

Cuaca Buruk, Lima Daerah di Polewali Mandar Rawan Banjir dan Longsor, Masyarakat Diminta Waspada

Regional
Ini Cerita TNI Gadungan Berani Bentak Anggota Kodim Saat Ditangkap

Ini Cerita TNI Gadungan Berani Bentak Anggota Kodim Saat Ditangkap

Regional
Diterjang Puting Beliung, 36 Rumah di Banyuwangi Rusak

Diterjang Puting Beliung, 36 Rumah di Banyuwangi Rusak

Regional
Mobil Berisi Satu Keluarga yang Hendak Melayat Tenggelam di Sungai, 3 Orang Hilang

Mobil Berisi Satu Keluarga yang Hendak Melayat Tenggelam di Sungai, 3 Orang Hilang

Regional
Pengemudi Tak Konfirmasi Pelanggaran ETLE, Sebanyak 6.925 STNK Terancam Diblokir

Pengemudi Tak Konfirmasi Pelanggaran ETLE, Sebanyak 6.925 STNK Terancam Diblokir

Regional
Oknum Polisi Menghilang Usai Tipu Petani, Begini Penjelasan Polres Rote Ndao

Oknum Polisi Menghilang Usai Tipu Petani, Begini Penjelasan Polres Rote Ndao

Regional
Hari ini Kendaraan yang Naik ke Puncak Bogor Dihentikan Sementara, One Way Berlaku ke Arah Jakarta

Hari ini Kendaraan yang Naik ke Puncak Bogor Dihentikan Sementara, One Way Berlaku ke Arah Jakarta

Regional
Peziarah Banjiri Makam Bung Karno di Hari Pertama Uji Coba Pembukaan

Peziarah Banjiri Makam Bung Karno di Hari Pertama Uji Coba Pembukaan

Regional
Kronologi Tabrakan Beruntun yang Libatkan 9 Kendaraan di Agam, 8 Orang Luka-luka

Kronologi Tabrakan Beruntun yang Libatkan 9 Kendaraan di Agam, 8 Orang Luka-luka

Regional
Mengenal Gendang Beleq, Musik Tradisional Lombok, Dulu Dipakai untuk Menyambut Pasukan Perang

Mengenal Gendang Beleq, Musik Tradisional Lombok, Dulu Dipakai untuk Menyambut Pasukan Perang

Regional
Truk yang Tabrak 8 Kendaraan di Jalan Raya Padang-Bukittinggi Diduga ODOL

Truk yang Tabrak 8 Kendaraan di Jalan Raya Padang-Bukittinggi Diduga ODOL

Regional
Bus Rombongan Pegawai RSUD Semarang Terguling, Dinas Sesalkan Aktivitas Wisata di Masa PPKM

Bus Rombongan Pegawai RSUD Semarang Terguling, Dinas Sesalkan Aktivitas Wisata di Masa PPKM

Regional
Ali Kalora dan Pengawalnya Tewas, DPO Teroris Poso Tersisa 4 Orang, Diduga Sembunyi di Hutan

Ali Kalora dan Pengawalnya Tewas, DPO Teroris Poso Tersisa 4 Orang, Diduga Sembunyi di Hutan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.