Pria yang Naiki Kereta Kencana Pangeran Keraton Yogya Tanpa Izin Minta Maaf

Kompas.com - 03/04/2021, 09:56 WIB
Abdurahman saat klarifikasi terkait fotonya yang viral Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoAbdurahman saat klarifikasi terkait fotonya yang viral

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Seorang laki-laki yang menaiki kereta kencana milik Pangeran Keraton Yogyakarta Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat tanpa izin akhirnya meminta maaf atas perbuatannya.

Momen laki-laki bernama Abdurahman (32) menaiki kereta kencana itu sempat viral di media sosial dan mendapat kecaman warganet karena dianggap tidak sopan.

"Saya meminta maaf kepada seluruh warga Yogyakarta, karena perbuatan saya. Saya tidak mengetahui aturan-aturan yang berlaku di sini," kata Abdurahman di Ndalem Yudhanegaran, Jumat (2/4/2021).

Baca juga: Viral Foto Pria Duduk di Atas Kereta Kencana Pangeran Keraton Yogya, Asisten: Ada Tata Kramanya

Abdurahman yang berdomisili di Jakarta, mengaku datang ke Ndalem Yudhanegaran bersama temannya.

Saat tiba di sana, dia meminta temannya mengambil gambar sedang menaiki kereta tersebut.

"Saya lihat kereta ini sangat menarik, lalu saya meminta fotokan teman saat duduk di atas kereta itu," katanya.

Jhope saat menunjukkan kereta kencana yang dinaiki orang tak dikenalKompas.com/Wisang Seto Pangaribowo Jhope saat menunjukkan kereta kencana yang dinaiki orang tak dikenal

Foto itu awalnya dikirim Abdurahman ke salah satu grup WhatsApp, saat itu ada seorang temannya yang menegur.

Tidak lama setelah itu, foto itu kemudian tersebar di internet.

"Memohon maaf sebesar-besarnya, kepada warga Yogyakarta, pecinta budaya, dan keluarga Keraton," sebutnya.

Baca juga: Dianggap Tak Sopan, Pria yang Duduk di Atas Kereta Kencana Pangeran Keraton Yogya Dicari dan Diminta Klarifikasi

Dikonfirmasi terpisah, Gusti Yudha membenarkan Abdurahman telah meminta maaf langsung kepadanya. Gusti Yudha juga telah membuka pintu maaf.

Saat bertemu secara langsung dengan Abdurahman, Gusti Yudha juga memberikan pesan khusus.

"Sudah ada tulisannya, kalau mau foto ya di bawah saja. Saya sudah beritahu, kalau belum ketemu yang punya atau izin jangan foto. Hal semacam itu diterapkan tidak hanya di sini saja, tetapi juga di tempat lain. Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Warisan, Ibu Gugat Putrinya agar Tak Lagi Jadi Anak Kandung, Ini Ceritanya

Gara-gara Warisan, Ibu Gugat Putrinya agar Tak Lagi Jadi Anak Kandung, Ini Ceritanya

Regional
Video Viral, Gubernur Maluku Marah dan Bentak Seorang Wanita, Begini Penjelasan Pemprov

Video Viral, Gubernur Maluku Marah dan Bentak Seorang Wanita, Begini Penjelasan Pemprov

Regional
Ayo Bantu Kakek Abdon, Satu-satunya Tulang Punggung Keluarga, Istrinya Sudah 17 Tahun Sakit Lever

Ayo Bantu Kakek Abdon, Satu-satunya Tulang Punggung Keluarga, Istrinya Sudah 17 Tahun Sakit Lever

Regional
KKB Menebar Teror, Lepaskan Tembakan, 100 Warga Berlindung di Kantor Bupati

KKB Menebar Teror, Lepaskan Tembakan, 100 Warga Berlindung di Kantor Bupati

Regional
Saat Mudik Dilarang, Pemkot Solo Justru Siapkan Event Hiburan dan Izinkan Wisatawan Datang

Saat Mudik Dilarang, Pemkot Solo Justru Siapkan Event Hiburan dan Izinkan Wisatawan Datang

Regional
KKB Tembaki Polres Puncak, Diduga Kelompok Lekagak Telenggen, Warga Berlindung ke Kantor Bupati

KKB Tembaki Polres Puncak, Diduga Kelompok Lekagak Telenggen, Warga Berlindung ke Kantor Bupati

Regional
Pemakaman Khusus Pasien Covid-19 di Gowa Sudah Penuh, Warga Diimbau Patuhi Prokes

Pemakaman Khusus Pasien Covid-19 di Gowa Sudah Penuh, Warga Diimbau Patuhi Prokes

Regional
Ganjar Minta Persoalan Izin Rapid Test Ilegal di Semarang Didalami

Ganjar Minta Persoalan Izin Rapid Test Ilegal di Semarang Didalami

Regional
Jokowi: Dua Jempol untuk Pemerintah Kota Surabaya, Baik Wali Kota Lama Maupun yang Baru

Jokowi: Dua Jempol untuk Pemerintah Kota Surabaya, Baik Wali Kota Lama Maupun yang Baru

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Palangkaraya Hari Ini, 7 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Palangkaraya Hari Ini, 7 Mei 2021

Regional
Polisi Tahan Mobil Pengangkut 78 Ekor Anjing di Pos Penyekatan Pemudik

Polisi Tahan Mobil Pengangkut 78 Ekor Anjing di Pos Penyekatan Pemudik

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bengkulu Hari Ini, 7 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bengkulu Hari Ini, 7 Mei 2021

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Serang Hari Ini, 7 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Serang Hari Ini, 7 Mei 2021

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Samarinda Hari Ini, 7 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Samarinda Hari Ini, 7 Mei 2021

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Pontianak Hari Ini, 7 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Pontianak Hari Ini, 7 Mei 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X