Harga Tanah di Ibu Kota Baru Melejit, Ini Sebabnya

Kompas.com - 01/04/2021, 12:29 WIB
Istana negara di Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur rendering_indonesiaIstana negara di Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur

KOMPAS.com - Harga tanah di kawasan ibu kota baru negara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, melejit.

Kenaikan harga tanah di kawasan ibu kota baru negara ini diduga disebabkan oleh adanya rencana peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Istana Negara.

Camat Sepaku Risman Abdul mengatakan, harga tanah di wilayahnya mengalami pergerakan yang naik-turun.

Baca juga: Rencana Groundbreaking Istana Negara di Ibu Kota Baru,Harga Tanah Kembali Meroket

“Ledakan harga (tanah) itu sebenarnya sejak ditetapkan. Tapi saat pandemi (Covid-19) sudah berkurang. Nah, ini mulai lagi (harga naik) setelah isu peletakan batu pertama,” ucapnya, Rabu (31/3/2021).

Risman menerangkan, orang-orang di daerahnya rata-rata menjual tanah dalam satuan hektar.

Baca juga: Peletakan Batu Pertama Ibu Kota Negara Tahun Ini, Berikut Sederet Proyek pendukung yang Dikerjakan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Diperiksa 8 Jam, Anak Akidi Tio Janji Sumbangan Rp 2 Triliun Cair Hari Ini

Usai Diperiksa 8 Jam, Anak Akidi Tio Janji Sumbangan Rp 2 Triliun Cair Hari Ini

Regional
Sejumlah Toko di Malioboro Dijual Pemiliknya yang Terlilit Utang Selama Pandemi

Sejumlah Toko di Malioboro Dijual Pemiliknya yang Terlilit Utang Selama Pandemi

Regional
Keliling Bagikan Susu Segar, Anggota DPRD Magetan Harap Tak Ada Warga Isoman Meninggal

Keliling Bagikan Susu Segar, Anggota DPRD Magetan Harap Tak Ada Warga Isoman Meninggal

Regional
Susahnya Melacak Jejak Akidi Tio di Kota Langsa

Susahnya Melacak Jejak Akidi Tio di Kota Langsa

Regional
Takut Jarum Suntik, 2 Napi di Lapas Purwokerto Menangis Saat Akan Divaksin

Takut Jarum Suntik, 2 Napi di Lapas Purwokerto Menangis Saat Akan Divaksin

Regional
Fakta Baru Kasus Oknum TNI Aniaya Pelajar, Kepala DP3A: Korban Tidak Bisa Duduk dan Hanya Tidur Saja

Fakta Baru Kasus Oknum TNI Aniaya Pelajar, Kepala DP3A: Korban Tidak Bisa Duduk dan Hanya Tidur Saja

Regional
Nelayan Temukan 2 ABK yang Tenggelam di Banyuwangi, 4 Masih Hilang

Nelayan Temukan 2 ABK yang Tenggelam di Banyuwangi, 4 Masih Hilang

Regional
Beredar Foto Bilyet Giro Rp 2 Triliun, Ini Klarifikasi Polda Sumsel

Beredar Foto Bilyet Giro Rp 2 Triliun, Ini Klarifikasi Polda Sumsel

Regional
Saat ODGJ Jadi Sasaran Vaksinasi di Banyuwangi, Psikolog Dilibatkan

Saat ODGJ Jadi Sasaran Vaksinasi di Banyuwangi, Psikolog Dilibatkan

Regional
Impian Apriyani Rahayu Jadi Pebulutangkis Didukung Penuh oleh Mendiang Ibu

Impian Apriyani Rahayu Jadi Pebulutangkis Didukung Penuh oleh Mendiang Ibu

Regional
Mengenal Bilyet Giro Sumbangan Rp 2 Triliun dari Anak Akidi Tio

Mengenal Bilyet Giro Sumbangan Rp 2 Triliun dari Anak Akidi Tio

Regional
Banjir dan Longsor di Ende, 1 Tewas, Gereja dan Sekolah Rusak

Banjir dan Longsor di Ende, 1 Tewas, Gereja dan Sekolah Rusak

Regional
RSUD Buleleng Penuh, Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di IGD hingga Lorong RS

RSUD Buleleng Penuh, Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di IGD hingga Lorong RS

Regional
PPKM Level 4 di Belitung Diperpanjang, Ini Aturannya

PPKM Level 4 di Belitung Diperpanjang, Ini Aturannya

Regional
Motornya Digadai tapi Mengaku Dibegal, 2 Orang Ditangkap Polisi

Motornya Digadai tapi Mengaku Dibegal, 2 Orang Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X