Pemkot Solo Aktifkan Jogo Tonggo Awasi Warga yang Nekat Mudik Lebaran

Kompas.com - 30/03/2021, 17:39 WIB
Ketua pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo sekaligus Sekretaris Daerah Solo Ahyani. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKetua pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo sekaligus Sekretaris Daerah Solo Ahyani.

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah bakal kembali mengaktifkan peran jogo tonggo guna mengawasi warga yang nekat melakukan mudik Lebaran 2021.

Ketua pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo Ahyani mengatakan tidak mudah bagi pemerintah untuk mengawasi satu persatu warganya yang nekat pulang mudik Lebaran 2021.

"Ya kalau kita mungkin sulit ya (pengawasan). Tapi kita mungkin akan mengefektifkan di jogo tonggonya," kata Ahyani di Solo, Jawa Tengah, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Gubernur Riau Dukung Kebijakan Larangan Mudik Lebaran

Pria yang juga menjabat Sekretaris Daerah Solo ini menambahkan, peran jogo tonggo lebih efektif dalam pengawasan warga di wilayahnya, terutama pendatang.

Jika ada pendatang masuk di wilayahnya mereka harus melaporkan kepada satgas Covid-19 setempat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nanti kalau sampai Solo kita swab lagi. Mungkin seperti itu. Tapi teknisnya masih kita koordinasi lagi," tutur dia.

Baca juga: ASN Diimbau Tidak Mudik Lebaran, Bupati Jember: Ajak Keluarga yang Jauh Datang ke Sini...

Dikatakannya, larangan mudik berlaku tidak hanya bagi masyarakat.

Para ASN di lingkungan Pemkot Solo juga tidak diperbolehkan mudik Lebaran.

Jika ada yang nekat mudik saat Lebaran, maka ASN tersebut akan dikenai sanksi.

"Sama pemerintah pusat. Kita ikuti aja," kata Ahyani.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu S, Tempuh 100 Km dari Blitar ke Malang Cari Pengobatan, Ditolak RS dan Meninggal di Jalan

Kisah Pilu S, Tempuh 100 Km dari Blitar ke Malang Cari Pengobatan, Ditolak RS dan Meninggal di Jalan

Regional
Cerita Aiptu Paleweri, Jual Motor Antiknya demi Biayai 10 Anak Putus Sekolah karena Pandemi

Cerita Aiptu Paleweri, Jual Motor Antiknya demi Biayai 10 Anak Putus Sekolah karena Pandemi

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya Turun Drastis, Ini Angkanya

Kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya Turun Drastis, Ini Angkanya

Regional
3 Kapolres dan Kabid Humas Polda Banten Diganti

3 Kapolres dan Kabid Humas Polda Banten Diganti

Regional
Wali Kota Kediri: Berkat Almarhum Digma, 'Tracing' Bisa Nomor 1 Se-Jatim

Wali Kota Kediri: Berkat Almarhum Digma, "Tracing" Bisa Nomor 1 Se-Jatim

Regional
Cara Mudah Ikut Vaksinasi Covid-19 di Aceh Utara dan Lhokseumawe

Cara Mudah Ikut Vaksinasi Covid-19 di Aceh Utara dan Lhokseumawe

Regional
Terungkap Kasus Orangtua yang Buang Janin ke Sumur di Riau

Terungkap Kasus Orangtua yang Buang Janin ke Sumur di Riau

Regional
Datang ke Kuburan, Bobby Nasution: Belum 30 Menit, Sudah 3 Ambulans

Datang ke Kuburan, Bobby Nasution: Belum 30 Menit, Sudah 3 Ambulans

Regional
Walhi NTT Minta UNESCO Turun Langsung ke TN Komodo Terkait Penghentian Pembangunan Proyek

Walhi NTT Minta UNESCO Turun Langsung ke TN Komodo Terkait Penghentian Pembangunan Proyek

Regional
Tindakan Ketua Akar Jabar Melukai Diri Diduga Terkait Aksi Bendera Putih

Tindakan Ketua Akar Jabar Melukai Diri Diduga Terkait Aksi Bendera Putih

Regional
Mengenang Gempa Lombok 2018, Ratusan Orang Meninggal dan Ribuan Bangunan Rusak Berat

Mengenang Gempa Lombok 2018, Ratusan Orang Meninggal dan Ribuan Bangunan Rusak Berat

Regional
Kegembiraan Difabel Tuli di Wonogiri Saat Divaksinasi Covid-19

Kegembiraan Difabel Tuli di Wonogiri Saat Divaksinasi Covid-19

Regional
5 Hari Dirawat, Pelajar Korban Penganiayaan Oknum TNI Pulang dari RS

5 Hari Dirawat, Pelajar Korban Penganiayaan Oknum TNI Pulang dari RS

Regional
Kisah Lurah di Denpasar Tangani Covid-19, Tak Ragu Ambil Keputusan Lockdown di Awal Pandemi

Kisah Lurah di Denpasar Tangani Covid-19, Tak Ragu Ambil Keputusan Lockdown di Awal Pandemi

Regional
Diduga Tersesat, 3 Pendaki Hilang di Gunung Ungaran

Diduga Tersesat, 3 Pendaki Hilang di Gunung Ungaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X