Terima 1.512 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN, Ini 10 Program Studi Favorit Unpad

Kompas.com - 23/03/2021, 07:26 WIB
Universitas Padjadjaran Dok. UnpadUniversitas Padjadjaran

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebanyak 1.512 calon mahasiswa baru lolos ke Universitas Padjdajaran (Unpad) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

"Dari segi total pendaftar, Unpad menjadi PTN dengan jumlah pendaftar terbanyak di Indonesia, yaitu 42.034 orang," ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran Prof Arief S Kartasasmita di Bandung, Senin (22/3/2021).

Direktur Pendidikan dan Internasionalisasi Unpad Mohamad Fahmi menambahkan, SNMPTN Unpad diikuti peserta dari 34 provinsi serta WNI lulusan sekolah menengah atas dari Malaysia dan Singapura.

Tingkat persaingan

Ada sejumlah program studi Unpad dengan tingkat persaingan tertinggi se-Indonesia pada SNMPTN.

Pada kelompok Saintek, prodi Teknik Informatika, Farmasi, dan Psikologi masuk 10 besar prodi dengan tingkat keketatan tertinggi di Indonesia.

Baca juga: Unpad Kembangkan Sepeda Listrik Tenaga Surya Easy Bike

Rasio keketatan prodi Teknik Informatika sebesar 1:61 dan menduduki peringkat pertama sebagai prodi terketat di Indonesia. Disusul Farmasi (1:52) pada peringkat kelima dan Psikologi (1:52) pada peringkat kesepuluh.

Tujuh prodi Saintek lainnya dengan tingkat keketatan tertinggi di Unpad adalah Keperawatan (1:32), Kedokteran (1:22), Ilmu Aktuaria (1: 21), Statistika (1:20), Teknologi Pangan (1:18), Kedokteran Gigi (1:17), dan Teknik Elektro (1:15).

Sementara pada kelompok Sosiohumaniora, Manajemen dan llmu Komunikasi masuk sebagai 10 besar prodi dengan tingkat keketatan tertinggi se-Indonesia.

Prodi Manajemen memiliki rasio keketatan 1:65 dan menduduki peringkat kedua prodi terketat di Indonesia, sedangkan Ilmu Komunikasi memiliki rasio keketatan 1:58 dan menduduki peringkat keempat prodi terketat di Indonesia.

Adapun tujuh prodi Sosiohumaniora dengan tingkat keketatan tertinggi di Unpad adalah Akuntansi (1:30), Bisnis Digital (1:27), Televisi dan Film (1:26), Hubungan Internasional (1:26), Sastra Inggris (1:25), Kesejahteraan Sosial (1:23), Sosiologi (1:21), dan Administrasi Bisnis (1:20).

Prodi peminat terbanyak

Selain prodi dengan tingkat persaingan tertinggi, Unpad juga memiliki prodi dengan jumlah peminat terbanyak atau favorit pada SNMPTN.

Fahmi memaparkan, untuk kelompok Saintek, lima prodi dengan jumlah peminat terbanyak di SNMPTN antara lain Farmasi (2.250), Psikologi (2.248), Kedokteran (1.950), Teknik Informatika (1.907).

Baca juga: 1.630 Peserta Lolos ITB Jalur SNMPTN 2021, Ini Link Daftar Lengkapnya

Sementara untuk kelompok Sosiohumaniora, lima prodi dengan jumlah peminat terbanyak di SNMPTN adalah Manajemen (2.559), Ilmu Komunikasi (2.241), Hukum (1.592), Akuntansi (1.550), dan Hubungan Internasional (1.191).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perwira Menengah TNI AL dan Istri Positif Covid-19 Sepulang dari Surabaya, 2 Anggota Keluarga di Blitar Terinfeksi

Perwira Menengah TNI AL dan Istri Positif Covid-19 Sepulang dari Surabaya, 2 Anggota Keluarga di Blitar Terinfeksi

Regional
Majikan yang Paksa ART Makan Kotoran Kucing Ditetapkan Jadi Tersangka

Majikan yang Paksa ART Makan Kotoran Kucing Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
Sambil Membetulkan Kancing Baju Seorang ASN, Edy Rahmayadi: Jangan Bikin Jelek Instansi

Sambil Membetulkan Kancing Baju Seorang ASN, Edy Rahmayadi: Jangan Bikin Jelek Instansi

Regional
Mutasi Virus Corona asal India Masuk Sumsel, Gubernur: Pasiennya Sudah Sembuh, Tidak Berkembang

Mutasi Virus Corona asal India Masuk Sumsel, Gubernur: Pasiennya Sudah Sembuh, Tidak Berkembang

Regional
Catat! PPDB SMP di Surabaya Dimulai Hari Ini, Tahap Awal Validasi Data Siswa

Catat! PPDB SMP di Surabaya Dimulai Hari Ini, Tahap Awal Validasi Data Siswa

Regional
Ganjar Minta Warga Waspadai Klaster Keluarga Usai Lebaran

Ganjar Minta Warga Waspadai Klaster Keluarga Usai Lebaran

Regional
Viral Foto Ambulans Berlogo Pemkot Padang Membantu Warga Palestina, Ini Penjelasan Gubernur Sumbar

Viral Foto Ambulans Berlogo Pemkot Padang Membantu Warga Palestina, Ini Penjelasan Gubernur Sumbar

Regional
Ada 17 ASN Pemkot Surabaya Bolos Kerja Usai Libur Lebaran, Apa Sanksinya?

Ada 17 ASN Pemkot Surabaya Bolos Kerja Usai Libur Lebaran, Apa Sanksinya?

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Mei 2021

Regional
Pemandian Cikoromoy Pandeglang Diserbu Masyarakat, Sempat Ditutup tapi Warga Paksa untuk Dibuka

Pemandian Cikoromoy Pandeglang Diserbu Masyarakat, Sempat Ditutup tapi Warga Paksa untuk Dibuka

Regional
Sanksi bagi ASN di Karawang yang Kedapatan Mudik dan Bolos Kerja Usai Libur Lebaran

Sanksi bagi ASN di Karawang yang Kedapatan Mudik dan Bolos Kerja Usai Libur Lebaran

Regional
Kisah Leonard, Sempat Tersedot Pusaran Air, Selamat Berkat Pegangan Akar Pohon

Kisah Leonard, Sempat Tersedot Pusaran Air, Selamat Berkat Pegangan Akar Pohon

Regional
Selama 7 Hari, Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas dan 49 Kali Guguran Lava

Selama 7 Hari, Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas dan 49 Kali Guguran Lava

Regional
Larangan Mudik Berakhir, Solo Masih Berlakukan SIKM Pendatang hingga 24 Mei

Larangan Mudik Berakhir, Solo Masih Berlakukan SIKM Pendatang hingga 24 Mei

Regional
Klaster Baru di Malang, 22 Warga Positif Covid-19, Diduga Berasal dari Aktivitas di Masjid

Klaster Baru di Malang, 22 Warga Positif Covid-19, Diduga Berasal dari Aktivitas di Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X