KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

PT Rajawali Nusindo Resmikan Kantor Baru di Semarang, Hendi: Ini Bukti Investasi Masih Jalan

Kompas.com - 13/03/2021, 09:14 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menghadiri peresmian kantor cabang PT Rajawali Nusindo yang merupakan anak perusahan PT Rajawali Nusantara Indonesia di Kawasan Industri Candi, Kota Semarang, Jumat (12/3/2021). DOK. Humas Pemkot SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi menghadiri peresmian kantor cabang PT Rajawali Nusindo yang merupakan anak perusahan PT Rajawali Nusantara Indonesia di Kawasan Industri Candi, Kota Semarang, Jumat (12/3/2021).

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi PT Rajawali Nusindo yang secara resmi mendirikan kantor cabang di Kota Semarang.

Menurutnya, keberadaan PT Rajawali Nusindo menjadi pembuktian bahwa investasi di Kota Semarang tetap dalam tren yang positif meski di tengah pandemi.

"Investasi di Kota Semarang pada 2020 masih mencatatkan angka Rp 21,8 triliun dengan menyerap sekitar 65.000 tenaga kerja Warga Negara Indonesia. Sementara itu, pada 2021, sampai dengan Januari sudah sekitar Rp 1,4 triliun,” terangnya.

Dia mengatakan itu saat menghadiri peresmian kantor cabang PT Rajawali Nusindo yang merupakan anak perusahan PT Rajawali Nusantara Indonesia di Kawasan Industri Candi, Kota Semarang, Jumat (12/3/2021).

Wali kota yang akrab disapa Hendi ini mengatakan, pihaknya selalu mendukung segala investasi di Kota Semarang, terutama pada masa pandemi karena menjadi keputusan yang berani.

Baca juga: Prioritaskan Vaksinasi untuk Lansia, Pemkot Semarang Sudah Buka Pendaftaran Online

“Kami tahu pandemi ini hampir setahun terjadi, dan lambat laun kita harus menata diri. Unsur ekonomi, sosial, budaya tetap harus kita tumbuh kembangkan," tuturnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Hendi juga menekankan, laju investasi di Kota Semarang penting untuk terus didorong. Sebab, hal ini akan menyediakan lapangan pekerjaan dan menghadirkan dukungan kepada masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Dia mencontohkan, PT Rajawali Nusantara Indonesia berkontribusi menyiapkan perahu karet pada saat musibah banjir beberapa waktu lalu.

"Saya berharap seiring dengan majunya perusahaan, CSR-nya mudah-mudahan juga tambah banyak," jelas Hendi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia Arief Prasetya Adi mengungkapkan, ke depan PT Rajawali Nusindo akan menjadi salah satu ujung tombak distribusi pangan di daerah Jawa Tengah, terutama setelah memfungsikan kantor yang ada menjadi hub.

Baca juga: Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

"Dalam waktu dekat untuk stabilisasi pangan, akan menjadi hub distribusi pangan yang akan meng-cover perekonomian di Jawa Tengah," terang Arief.

Adapun, PT Rajawali Nusindo adalah perusahaan yang bergerak di bidang produk konsumsi, alat kesehatan, produk farmasi, hasil perkebunan, serta alat dan sarana perkebunan unggulan.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
komentar di artikel lainnya