KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

Prioritaskan Vaksinasi untuk Lansia, Pemkot Semarang Sudah Buka Pendaftaran Online

Kompas.com - 12/03/2021, 09:30 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (tengah) dalam salah satu kesempatan. DOK. Humas Pemkot SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi (tengah) dalam salah satu kesempatan.

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya menargetkan kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) sebagai fokus prioritas vaksinasi Covid-19 pada tahap II.

Wali kota yang akrab disapa Hendi itu mengatakan, vaksinasi tahap II akan berjalan lebih cepat. Untuk itu, dia meminta masyarakat, khususnya lansia yang belum mendapatkan vaksinasi untuk tetap tenang.

"Buat masyarakat Semarang terutama lansia yang sampai hari ini belum menerima vaksin dapat mendaftarkan diri secara online,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (12/3/2021).

Pendaftaran online tersebut dapat dilakukan dengan melalui laman smg.city/vaksinlansia dengan mengisi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).

Setelah melakukan pendaftaran online, secara otomatis database akan tersimpan di Dinas Kesehatan yang kemudian akan menyampaikan informasi lewat SMS atau Whatsapp terkait jadwal vaksinasi.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi di Semarang, Jokowi: Berikan Herd Immunity dan Cegah Penularan Covid-19

“Lalu dari hasil pendaftaran online, nanti akan diberitahu via sms atau via Whatsapp untuk bisa segera datang ke tempat lokasi vaksin," jelas Hendi.

Adapun, Kota Semarang sebelumnya telah menjalankan vaksinasi Covid-19 untuk puluhan ribu lansia. Meski begitu, belum seluruhnya lansia dapat divaksin karena logistik vaksin harus dibagi dengan kelompok lain.

Namun, lansia menjadi sasaran terbanyak untuk mendapat vaksin Covid-19. Hal ini pun akan terus bertambah karena antusiasme warga lansia untuk mendapatkan vaksin Covid-19 cukup besar.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga telah menjalankan vaksinasi untuk 78.625 masyarakat yang bekerja di pelayanan publik pada tahap pertama.

"Pada periode itu, prioritas kami ada untuk teman-teman pelayan publik, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia, pemkot atau aparatur sipil negara. Dan fokus berikutnya adalah lansia," tuturnya.

Baca juga: Lansia 90 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Kabupaten Semarang, Kondisinya Sehat

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Mochamad Abdul Hakam mengatakan, salah satu kendala vaksinasi lansia adalah masih ada yang belum melek teknologi karena pendaftaran dilakukan secara online.

"Puskesmas bekerja sama dengan para lurah untuk memudahkan. Petugas kami juga disiapkan untuk membantu,” jelasnya.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya