Disdik Jabar Ajukan 66.385 Dosis Vaksin untuk Tenaga Pendidik

Kompas.com - 12/03/2021, 06:39 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dedi Supandi saat diwawancarai di Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Rabu (10/2/2021). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIKepala Dinas Pendidikan Jabar Dedi Supandi saat diwawancarai di Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Rabu (10/2/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mengajukan 66.385 dosis vaksin Covid-19 bagi guru hingga pegawai di lembaga pendidikan.

Usulan itu sebagai upaya persiapan pembukaan kegiatan belajar tatap muka yang direncakan bisa dimulai pada Juli 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, vaksinasi untuk para tenaga pendidik ditargetkan bisa dilaksanakan sebelum tahun ajaran baru 2021, yakni pada Juli mendatang.

Baca juga: Kapolda Jabar Sebut Bus yang Kecelakaan Melalui Jalur yang Tidak Seusai

"Guru adalah pelayanan dasar. Kita berharap vaksin bisa segera dilakukan untuk mempersiapkan sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru di bulan Juli 2021. Kita usulkan total vaksin dari Disdik Jabar sebanyak 66.385," ujar Dedi di Bandung, Rabu (10/3/2021).

Dedi memperkirakan, vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidik akan dimulai pada minggu ketiga Maret 2021.

Beberapa daerah di Jabar, menurut Dedi, telah mulai melaksanakan vaksinasi bagi guru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misalnya di wilayah Bogor, Depok dan Bekasi.

Ia pun meminta agar kantor cabang dinas pendidikan (KCD) mengirimkan daftar usulan guru dan tenaga pendidik yang akan ikut vaksinasi kepada dinas kesehatan setempat.

"Jika penyelenggara vaksinasi membutuhkan tempat dari Puskesmas, silakan menggunakan aula sekolah, silakan, kita welcome untuk dijadikan tempat sebagai vaksinasi guru," tutur Dedi.

Baca juga: Kecelakaan Maut Sumedang, Dishub Jabar: Pembatas Jalan Tak Kuat Tahan Laju Bus

Kantor Disdik Jabar juga akan digunakan sebagai sentra vaksinasi bagi para pegawai lembaga pendidikan di wilayah terdekat.

"Termasuk untuk ASN atau honorer yang berada di KCD terdekat dari Bandung Raya," kata dia.

Saat ini, ada sebanyak 2.800 sekolah di Jabar yang mengajukan untuk menggelar sistem belajar tatap muka.

Namun, dari hasil verifikasi tim pemantau, hanya 627 sekolah yang benar-benar siap, namun memiliki kendala dalam menerima sinyal internet.

"Bukan tidak siap, tapi karena kondisi belum masuknya vaksinasi ini. Tapi pastikan bahwa vaksinasi bisa dilakukan di minggu ketiga Maret sampai Juni, karena persiapan Juli kita lakukan tatap muka," kata Dedi.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Regional
Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Regional
BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masing Penuh

BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masing Penuh

Regional
Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Regional
Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Regional
Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Regional
Puluhan Orang di Garut Keracunan, Diduga akibat Makanan

Puluhan Orang di Garut Keracunan, Diduga akibat Makanan

Regional
Nakes Bertumbangan, RSUD Wates Buka Lowongan Perawat Besar-besaran

Nakes Bertumbangan, RSUD Wates Buka Lowongan Perawat Besar-besaran

Regional
Kronologi Seorang Pemuda Tewas Saat Latihan Silat, Berawal Dipukul Pelatih di Bagian Dada

Kronologi Seorang Pemuda Tewas Saat Latihan Silat, Berawal Dipukul Pelatih di Bagian Dada

Regional
Hadiah Rp 100 Juta untuk Desa yang Berhasil Pertahankan Wilayah Bebas Karhutla

Hadiah Rp 100 Juta untuk Desa yang Berhasil Pertahankan Wilayah Bebas Karhutla

Regional
Kisah Bagas, Atlet Panahan Asal Klaten di Olimpiade Tokyo, Warisi Bakat dari Ibu

Kisah Bagas, Atlet Panahan Asal Klaten di Olimpiade Tokyo, Warisi Bakat dari Ibu

Regional
Selama 6 Bulan Terakhir, 17 TKW Cianjur Bermasalah di Luar Negeri

Selama 6 Bulan Terakhir, 17 TKW Cianjur Bermasalah di Luar Negeri

Regional
WN Timor Leste Ditangkap karena Masuk Indonesia Secara Ilegal, Mengaku Menjenguk Keluarga

WN Timor Leste Ditangkap karena Masuk Indonesia Secara Ilegal, Mengaku Menjenguk Keluarga

Regional
Cerita di Balik Video Viral yang Kakek Berjam-jam Bingung di Lokasi Vaksinasi Massal

Cerita di Balik Video Viral yang Kakek Berjam-jam Bingung di Lokasi Vaksinasi Massal

Regional
Kuras Rp 75 Juta dari Tabungan Pacarnya, Driver Taksi Online Ditangkap

Kuras Rp 75 Juta dari Tabungan Pacarnya, Driver Taksi Online Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X