Pelaku Teror Kepala Anjing di Rumah Pejabat Kejati Riau Ditangkap

Kompas.com - 11/03/2021, 11:16 WIB
Ilustrasi penangkapan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Polisi berhasil menungkap kasus teror pelemparan potongan kepala anjing ke rumah Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Riau Muspidauan, Kamis (11/3/2021).

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi menyebutkan, pelaku yang ditangkap sebanyak dua orang.

"Ada dua pelaku yang kita tangkap. Keduanya bernama IP alias Iwan (39) dan DW alias Didi (39)," ujar Agung melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Kronologi Rumah Kasi Penkum Kejati Riau Dilempari Potongan Kepala Anjing


Pelaku Iwan berprofesi sebagai satpam warga Kelurahan Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Sedangkan Didi adalah warga Kelurahan Kedung Sari, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agung menjelaskan, kedua pelaku adalah orang yang melakukan teror pelemparan potongan kepala anjing ke rumah pejabat Kejati Riau Muspidauan pada Jumat (5/3/2021), sekitar pukul 05.00 WIB.

Baca juga: Teror Kepala Anjing di Rumah Pejabat Kejati Riau Diduga Terkait Kasus Hukum

Setelah dilakukan penyelidikan selama lima hari, tim gabungan Polresta Pekanbaru dan Polda Riau berhasil menangkap kedua pelaku.

"Tim mendapatkan informasi bahwa kedua pelaku sedang berada di rumah yang berada di dalam Kantor LAM (Lembaga Adat Melayu) Kota Pekanbaru. Selanjutnya, tim melakukan penggerebekan dan menangkap kedua pelaku," kata Agung.

Ketika diinterogasi, kedua pelaku mengakui melakukan teror pelemparan potongan kepala anjing.

Namun, pelaku Iwan dan Didi menyebut bahwa dia melakukan perbuatannya bersama dua orang temannya, yakni Bobi dan Boy.

"Dua lagi diduga pelaku masih dalam pengembangan," sebut Agung.

Agung belum menyebutkan motif teror yang dilakukan oleh para pelaku.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Capaian Vaksinasi Rendah, Bupati Bogor: Jangan Lihat Persentase, tapi Jumlah Penduduk

Capaian Vaksinasi Rendah, Bupati Bogor: Jangan Lihat Persentase, tapi Jumlah Penduduk

Regional
BP2MI Grebek Penampungan TKI Ilegal di Pontianak, 6 Warga Sukabumi Berhasil Diselamatkan

BP2MI Grebek Penampungan TKI Ilegal di Pontianak, 6 Warga Sukabumi Berhasil Diselamatkan

Regional
Ganjil Genap Kembali Berlaku di Jalur Puncak-Cianjur

Ganjil Genap Kembali Berlaku di Jalur Puncak-Cianjur

Regional
Buaya Sepanjang 4 Meter Berkeliaran Dekat Perumahan di Muarojambi

Buaya Sepanjang 4 Meter Berkeliaran Dekat Perumahan di Muarojambi

Regional
Seorang Kurir di Sumsel Dibegal Saat Mengantar Paket, Korban Sempat Ditembak Dua Kali oleh Pelaku

Seorang Kurir di Sumsel Dibegal Saat Mengantar Paket, Korban Sempat Ditembak Dua Kali oleh Pelaku

Regional
Pemkab Sumba Timur Izinkan Belajar Tatap Muka di Kecamatan Berstatus Zona Hijau Covid-19

Pemkab Sumba Timur Izinkan Belajar Tatap Muka di Kecamatan Berstatus Zona Hijau Covid-19

Regional
53 Bangunan Rusak dan 55 KK Terdampak akibat Puting Beliung di Wajo

53 Bangunan Rusak dan 55 KK Terdampak akibat Puting Beliung di Wajo

Regional
Polisi Sebut Dokter di Semarang yang Campurkan Sperma ke Makanan Derita Gangguan Jiwa

Polisi Sebut Dokter di Semarang yang Campurkan Sperma ke Makanan Derita Gangguan Jiwa

Regional
Terdampak Ganjil Genap di Bandung, Ratusan Wisatawan Putar Balik

Terdampak Ganjil Genap di Bandung, Ratusan Wisatawan Putar Balik

Regional
6 Pelaku Ambil Paksa Jenazah Bidan Hamil 6 Bulan Positif Covid-19 Ditangkap Polisi

6 Pelaku Ambil Paksa Jenazah Bidan Hamil 6 Bulan Positif Covid-19 Ditangkap Polisi

Regional
Seorang Perempuan Asal Sumsel Ditemukan Tewas di Sawah, Jasadnya dalam Kondisi Tak Wajar

Seorang Perempuan Asal Sumsel Ditemukan Tewas di Sawah, Jasadnya dalam Kondisi Tak Wajar

Regional
30 Persen Warga Blitar Tak Hadiri Vaksinasi Dosis Kedua, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan

30 Persen Warga Blitar Tak Hadiri Vaksinasi Dosis Kedua, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 September 2021

Regional
Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Dugaan Fetish di Malang meski Terlapor Akui Perbuatannya

Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Dugaan Fetish di Malang meski Terlapor Akui Perbuatannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.