Di-PHK Saat Pandemi, Pemuda Wonogiri Tanam Semangka Baby Black Sweet Raup Ratusan Juta Rupiah

Kompas.com - 04/03/2021, 11:27 WIB
PANEN-Bupati Wonogiri, Joko Sutopo memanen perdana semangka premium jenis baby black sweet di Desa Pule, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Selasa (2/3/2021). KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIPANEN-Bupati Wonogiri, Joko Sutopo memanen perdana semangka premium jenis baby black sweet di Desa Pule, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Selasa (2/3/2021).

Melihat keberhasilan Heru menanam semangka premium, Bupati Wonogiri Joko Sutopo memberikan stimulus modal tanpa bunga kepada kelompok tani asuhan Heru sebesar Rp 350 juta.

Modal itu digunakan untuk menanam 12 ribu tanaman semangka pada lahan 1,6 hektar.

Heru menuturkan, dalam satu hektar lahan yang ditanami semangka baby black sweet bisa menghasilan panen mencapai 54 ton dalam waktu tiga bulan. Maka dengan luas lahan 1,6 hektar, dipredeksi bisa mendapatkan hasil dalam satu kali panen sebesar 82 ton.

Bila dihitung dengan harga beli perusahaan, maka satu kali panen kelompok tani milik Heru bisa meraup omzet Rp 656 juta. Keuntungan dalam panen pertama pun bisa mencapai Rp 306 juta.

Ia menambahkan untuk bertanam semangka premium dirinya banyak melibatkan petani-petani mileneal agar regenerasi dan memiliki inovasi yang maju.

Heru menuturkan saat ini petani di Wonogiri sementara hanya mampu mensuplai semangka premium ke Jakarta lima ton dalam sebulan. Padahal kebutuhan dalam sebulan mencapai 60 ton. “Jadi ini masih sangat terbuka peluangnya bagi petani lain,” jelas Jekek.

Berikan jaminan

Sementara itu Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyatakan, pemerintah memberikan jaminan kepada bank lantaran ada kepastian harga beli saat panen semangka dan kejelasan rantai pemasaran dari pelaku usaha.

“Pelaku usaha menjamin harga saat panen maka kepastian rantai pemasarannya sudah jelas. Tinggal hari ini yang dibangun bagaimana mengatasi persoalan klasik yang sering dihadapi petani berupa pembiayaan (modal),” kata Jekek sapaan akrab Joko Sutopo saat menggelar panen perdana semangka baby black sweet di Dusun Marekan, Desa Pule Kecamatan Selogiri, Wonogiri

Jekek mengatakan pemerintah dan DPRD siap membuat kebijakan khusus atau deskresi agar bank memberikan kemudahan modal bagi petani yang akan mengembangkan tanaman semangka premium tersebut. Pasalnya selain mudah perawatan dan penanamannya, keuntungan yang diperoleh jauh lebih besar dibandingkan dengan menanam padi. “Kebetulan hadir BPD Jateng dan BRI yang membrikan sinyal yang luar biasa karena banyak program yang bisa dimanfaatkan petani,” jelas Jekek.

Ia memberikan gambaran bila menanam padi maka penghasilan petani dari panen dalam satu bulan berkisar Rp 1,5 juta. Sementara bila menanam semangka baby black bisa mencapai puluhan juta rupiah. Untuk itu budidaya tanaman hortikultura seperti semangka premium menjadi penting agar meningkatkan pendapatan di luar tanaman pangan.

Jekek menyatakan secara pribadi memberikan modal awal bagi petani tanpa bunga untuk membangun pola pikir petani baru menuju kemandirian. Harapannya, ada perubahan pola pikir petani sehingga tidak terus menerus bertani dengan konvensional.

“Kalau kita berani membangun kemitraan yang profesional di situ pelaku usaha, petani dan pemerintah maka bisa memberikan ruang edukasi yang sangat perspektif kepada petani. Dan ini menjadi basis kemitraan ke depan baik. Kerangka besarnya membangun mindset petani baru menuju kemandirian," katanya.

Menurut Jekek, banyaknya permintaan semangka premium dari kota-kota besar memberikan kesempatan yang besar bagi petani-petani di Wonogiri. Apalagi saat ini Wonogiri memiliki 42 ribu lahan pertanian yang strategis.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Mei 2021

Regional
Fakta 4 Petani Dibunuh Kelompok MIT, Pelaku Pimpinan Qatar dan Jenazah Ditemukan di Dua Lokasi Berbeda

Fakta 4 Petani Dibunuh Kelompok MIT, Pelaku Pimpinan Qatar dan Jenazah Ditemukan di Dua Lokasi Berbeda

Regional
Parapat dan Sibaganding Dilanda Banjir dan Longsor, Lalin dari Arah Siantar Dialihkan

Parapat dan Sibaganding Dilanda Banjir dan Longsor, Lalin dari Arah Siantar Dialihkan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 13 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Mei 2021

Regional
2 Anggota KKB Pimpinan Lerimayu Telenggen Tewas Saat Baku Tembak dengan Kopassus, Ini Kata Pangdam

2 Anggota KKB Pimpinan Lerimayu Telenggen Tewas Saat Baku Tembak dengan Kopassus, Ini Kata Pangdam

Regional
Tak Hanya Bunuh 4 Petani, Kelompok MIT Poso Diduga Juga Merampok Korban, Ini Penjelasan Polisi

Tak Hanya Bunuh 4 Petani, Kelompok MIT Poso Diduga Juga Merampok Korban, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Bertambah, Total Korban Meninggal Tragedi Ledakan Petasan Jadi 4 Orang

Bertambah, Total Korban Meninggal Tragedi Ledakan Petasan Jadi 4 Orang

Regional
Ada Kopassus dalam Baku Tembak yang Tewaskan 2 KKB di Papua

Ada Kopassus dalam Baku Tembak yang Tewaskan 2 KKB di Papua

Regional
Sederet Kisah Petasan Membawa Petaka Jelang Lebaran, 6 Tewas

Sederet Kisah Petasan Membawa Petaka Jelang Lebaran, 6 Tewas

Regional
Dua Anggota KKB Tewas dalam Baku Tembak dengan Kopassus

Dua Anggota KKB Tewas dalam Baku Tembak dengan Kopassus

Regional
ASN Mudik Terancam Diberhentikan, Bupati Magetan: Sanksinya Sudah Jelas

ASN Mudik Terancam Diberhentikan, Bupati Magetan: Sanksinya Sudah Jelas

Regional
Kena Ledakan Petasan, Mahasiswa Ini Tewas, Tiga Temannya Terluka

Kena Ledakan Petasan, Mahasiswa Ini Tewas, Tiga Temannya Terluka

Regional
Gara-gara Kehabisan Bensin, Pencuri Motor Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Gara-gara Kehabisan Bensin, Pencuri Motor Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X