Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pecatan Polisi Ditangkap, Tipu Korbannya Jutaan Rupiah untuk Cabut Berkas

Kompas.com - 03/03/2021, 16:51 WIB
Kontributor Banyuwangi, Imam Rosidin,
David Oliver Purba

Tim Redaksi

JEMBRANA, KOMPAS.com - Polres Jembrana menangkap pria berinisial IPA yang menipu seorang warga bernama Moch Arifin sebesar Rp 5,5 juta.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita mengatakan, tersangka merupakan pecatan polisi dan terlibat berbagai kasus penipuan serta penebangan kayu ilegal.

Ia mengatakan, dalam aksinya IPA mengaku sebagai polisi aktif dan meminta uang kepada korban untuk mencabut berkas perkara.

"Tersangka mengaku sebagai anggota Polri dan meminta uang pencabutan berkas perkara kepada korban," kata Yogie dalam keterangan tertulis, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Densus 88 Tangkap 20 Terduga Teroris di Jawa Timur dalam Sepekan

Yogie menjelaskan, kasus ini bermula saat tersangka diminta menagih utang oleh warga berinisial HT kepada korban yang tinggal di Banyuwangi, Jawa Timur pada 17 Februari 2021.

Namun tanpa sepengetahuan HT, tersangka mengatakan kepada korban bahwa utang piutang itu sudah dilaporkan ke Polres Jembrana.

Baca juga: Pelajar 16 Tahun Dicekoki Narkoba lalu Disetubuhi, Polisi Tangkap Teman Korban dan Karyawan Hotel

Korban diminta membayar Rp 10 juta untuk biaya pencabutan berkas perkara.

Korban percaya karena tersangka mengaku polisi dan tidak ingin diproses hukum.

Maka korban membayar pencabutan berkas perkara dengan cara mencicil. Total korban sudah membayar sekitar Rp 5,5 juta.

Setelah membayar, korban melakukan konfirmasi ke Satuan Reskrim Polres Jembrana. Hal itu untuk mengecek apakah benar ada anggota Polri yang berinisial IPA.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Motif Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Kendari, Sakit Hati karena Tak Dianggap

Motif Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Kendari, Sakit Hati karena Tak Dianggap

Regional
Silsilah RA Kartini, Pejuang Emansipasi yang Berdarah Biru

Silsilah RA Kartini, Pejuang Emansipasi yang Berdarah Biru

Regional
Korban Meninggal Bentrok di Tual Maluku Dimakamkan

Korban Meninggal Bentrok di Tual Maluku Dimakamkan

Regional
Jeffri Kaget Kaus Merahnya Dipakai oleh Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang, Diambil Pelaku dari Rumah Kosong

Jeffri Kaget Kaus Merahnya Dipakai oleh Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang, Diambil Pelaku dari Rumah Kosong

Regional
Tradisi Sungkem Tlompak, Wujud Syukur Masyarakat Lereng Gunung Merbabu

Tradisi Sungkem Tlompak, Wujud Syukur Masyarakat Lereng Gunung Merbabu

Regional
Sepekan Setelah Lebaran, Harga Bawang Merah di Tingkat Petani Brebes Rp 50.000 per Kg

Sepekan Setelah Lebaran, Harga Bawang Merah di Tingkat Petani Brebes Rp 50.000 per Kg

Regional
Kronologi Ganda Bunuh Istri dan Anak Mantan Bos di Palembang gara-gara Gaji yang Dibayar Tak Sesuai

Kronologi Ganda Bunuh Istri dan Anak Mantan Bos di Palembang gara-gara Gaji yang Dibayar Tak Sesuai

Regional
Diadakan di 14 Titik, Festival Balon Udara di Wonosobo Bakal Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

Diadakan di 14 Titik, Festival Balon Udara di Wonosobo Bakal Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

Regional
Pembunuh Bocah TK yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Goa Terungkap, Saat Ini Masih Buron

Pembunuh Bocah TK yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Goa Terungkap, Saat Ini Masih Buron

Regional
Warga Anambas Diimbau Tak Pakai Sepeda Listrik di Jalan Raya

Warga Anambas Diimbau Tak Pakai Sepeda Listrik di Jalan Raya

Regional
Hari Pertama Buka Usai Lebaran, Kantor Samsat Kebumen Peroleh Rp 887 Juta Pembayaran Pajak

Hari Pertama Buka Usai Lebaran, Kantor Samsat Kebumen Peroleh Rp 887 Juta Pembayaran Pajak

Regional
Paling Diminati Saat Lebaran, Kota Lama Semarang Dikunjungi 246.000 Wisatawan

Paling Diminati Saat Lebaran, Kota Lama Semarang Dikunjungi 246.000 Wisatawan

Regional
Pensiunan ASN di Kupang Tewas Gantung Diri

Pensiunan ASN di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Pemkab Sikka NTT Siapkan 1.000 Dosis Vaksin Cegah Rabies di Palue

Pemkab Sikka NTT Siapkan 1.000 Dosis Vaksin Cegah Rabies di Palue

Regional
Buron Setahun, Perampok Karyawan Koperasi di Musi Rawas Tewas Ditembak

Buron Setahun, Perampok Karyawan Koperasi di Musi Rawas Tewas Ditembak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com