Mabuk dan Ugal-ugalan di Jalan, Debt Collector di Ambon Babak Belur Dihajar Anggota TNI, Ini Ceritanya

Kompas.com - 02/03/2021, 14:41 WIB
Ilustrasi perkelahian Ilustrasi perkelahian

KOMPAS.com - Seorang debt collector di Ambon, Devian Basry, babak belur dianiaya oknum anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) berinisial Sertu T di Tepa, Kepulauan Babar, Maluku Barat Daya, Jumat (26/2/2021). 

"Anak ini (Devian) dia debt collector, kita dapat informasi saat itu dia sedang mabuk," kata Komandan Korem 151 Binaya Kodam XVI Pattimura Brigjen TNI Arnold AP Ritiauw kepada Kompas.com via telepon seluler, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Dari informasi yang diperoleh Arnold, sebelum kejadian itu sejumlah warga melihat Devian pesta miras.

Lalu, Devian mengendarai sepeda motornya dan saat melintas di depan masjid yang dijadikan lokasi sosialisasi Covid-19, Devian diduga memainkan gas motornya dan membuat bising warga sekitar. 

"Ada warga yang melihat Devian bersama teman-temannya mabuk, lalu membunyikan motor sangat besar, nama-nama yang melihat ada jadi tidak salah orang, tepat sasaran," jelasnya.

Keluarga korban protes

Akibat dianiaya Sertu T, Devian alami luka lebam di bagian wajah dan tubuhnya.
Kedua mata korban juga sulit dibuka karena mengalami pembengkakan.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya untuk mendapatkan pertolongan medis.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jual Daging Anjing di Sukoharjo Dilarang, Melanggar Bakal Dipidana 3 Bulan Penjara

Jual Daging Anjing di Sukoharjo Dilarang, Melanggar Bakal Dipidana 3 Bulan Penjara

Regional
Gubernur Riau Bantu Beras 5 Ton ke Korban Banjir di Indragiri Hulu

Gubernur Riau Bantu Beras 5 Ton ke Korban Banjir di Indragiri Hulu

Regional
Ganjar Nyalakan Kembali Api Abadi Mrapen: Api Ini Simpan Sejarah yang Luar Biasa

Ganjar Nyalakan Kembali Api Abadi Mrapen: Api Ini Simpan Sejarah yang Luar Biasa

Regional
Terungkap, Otak Pembunuhan Pengusaha Wajan di Bantul Istrinya Sendiri, Motifnya Cinta Segitiga

Terungkap, Otak Pembunuhan Pengusaha Wajan di Bantul Istrinya Sendiri, Motifnya Cinta Segitiga

Regional
Agar Warga Mau Datang ke TPS Saat PSU, Pemkot dan KPU Banjarmasin Sediakan Doorprize

Agar Warga Mau Datang ke TPS Saat PSU, Pemkot dan KPU Banjarmasin Sediakan Doorprize

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 April 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 April 2021

Regional
Akun Medsos Unej yang Diretas Belum Pulih, Peretas Berupaya Login Email 20 Kali

Akun Medsos Unej yang Diretas Belum Pulih, Peretas Berupaya Login Email 20 Kali

Regional
Cegah Pencemaran Sungai, Peternak Sapi Perah Diminta Buat Tempat Penampungan Kotoran

Cegah Pencemaran Sungai, Peternak Sapi Perah Diminta Buat Tempat Penampungan Kotoran

Regional
Heboh Belasan Remaja Mandi di Bak Truk yang Berjalan, Polisi: Sudah Kita Lakukan Penindakan

Heboh Belasan Remaja Mandi di Bak Truk yang Berjalan, Polisi: Sudah Kita Lakukan Penindakan

Regional
Pemudik yang Masuk Blora Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Pemudik yang Masuk Blora Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Regional
Menengok Kerajinan Lidi Nipah, Tumbuh di Tengah Pandemi Berkat Pelatihan UMKM dan Penjualan Online

Menengok Kerajinan Lidi Nipah, Tumbuh di Tengah Pandemi Berkat Pelatihan UMKM dan Penjualan Online

Regional
Tinggal Seorang Diri, Nenek 70 Tahun Dihajar Perampok, Perhiasan Rp 16 Juta Raib

Tinggal Seorang Diri, Nenek 70 Tahun Dihajar Perampok, Perhiasan Rp 16 Juta Raib

Regional
Menyelisik Jejak Ulama Minangkabau dalam Penyebaran Islam di Sulawesi Selatan

Menyelisik Jejak Ulama Minangkabau dalam Penyebaran Islam di Sulawesi Selatan

Regional
Jelang Lebaran, Terminal Bus Blitar Lakukan Tes GeNose C19 Secara Acak untuk Penumpang

Jelang Lebaran, Terminal Bus Blitar Lakukan Tes GeNose C19 Secara Acak untuk Penumpang

Regional
Kronologi Munculnya Klaster Takziah di Gunungkidul

Kronologi Munculnya Klaster Takziah di Gunungkidul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X