Baku Tembak di Poso, 2 Anggota MIT Tewas dan Satu Prajurit TNI Gugur, Ini Kronologinya

Kompas.com - 02/03/2021, 14:14 WIB
Satgas Tinombala memburu anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali kalora di Poso, Sulawesi Tengah. Eddy DjunaediSatgas Tinombala memburu anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali kalora di Poso, Sulawesi Tengah.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kontak senjata antara aparat keamanan yang tergabung dalam Satgas Madago Raya dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) terjadi pada Senin (1/3/2021).

Adapun lokasi insiden tersebut berada di wilayah pegunungan Andole, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso mengatakan, kontak senjata tersebut berawal saat polisi mendapatkan informasi tentang rencana tindakan kelompok teroris tersebut.

"Dari informasi yang diterima mereka akan melakukan amaliah," kata Kapolda Sulteng dilansir dari Antara, Selasa (2/3/2021).

Menindaklanjuti informasi tersebut, aparat keamanan kemudian melakukan penyisiran dan berhasil menemukan keberadaan mereka di lokasi kejadian.

Baca juga: Kontak Tembak di Poso, 2 Terduga Teroris MIT Tewas, Satu Prajurit TNI Meninggal

Dalam baku tembak itu, dua orang anggota MIT bernama Samid alias Alvin dan Haerul alias Irul berhasil dilumpuhkan dan tewas di lokasi kejadian.

"Mereka waktu itu ada berempat, dan dipimpin oleh Ali Kalora, namun dua orang berhasil kabur dan sampai saat ini masih dalam pengejaran," jelasnya

Namun demikian, selain menewaskan dua DPO MIT, seorang prajurit TNI bernama Praka Dedi Irawan juga gugur dalam insiden tersebut. Ia diketahui tertembak pada bagian perut.

"Anggota TNI yang tewas baku tembak dengan POK MIT atas nama Praka Dedi Irawan," ujarnya.

Baca juga: Fakta Oknum TNI Aniaya Pemuda hingga Babak Belur, Danrem Janji Berikan Sanksi

Lebih lanjut dijelaskan Abdul, untuk terduga teroris bernama Alvin yang tewas tertembak tersebut diketahui sebelumnya telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Sedang DPO Irul diketahui merupakan menantu dari Santoso atau pimpinan MIT yang sebelumnya telah tewas tertembak aparat.

Untuk jenazah kedua DPO tersebut saat ini masih berada di rumah sakit Bhayangkara Palu. Sedangkan jenazah Praka Dedi Irawan telah diterbangka ke Jakarta.

Penulis : Kontributor Palu, Erna Dwi Lidiawati | Editor : Khairina



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambang Emas Ilegal di Riau Digerebek, Puluhan Pekerja Tak Berkutik Diamankan

Tambang Emas Ilegal di Riau Digerebek, Puluhan Pekerja Tak Berkutik Diamankan

Regional
Nekat Mudik 6 Mei Dini Hari, Puluhan Pemudik Diputar Balik di Pos Tanjungpura Karawang

Nekat Mudik 6 Mei Dini Hari, Puluhan Pemudik Diputar Balik di Pos Tanjungpura Karawang

Regional
Penjaga Kebun Durian Berkelahi dengan Pencuri, Satu Tewas

Penjaga Kebun Durian Berkelahi dengan Pencuri, Satu Tewas

Regional
Larangan Mudik, Mobil Pelat Luar Kota Diminta Putar Balik di Pintu Suramadu

Larangan Mudik, Mobil Pelat Luar Kota Diminta Putar Balik di Pintu Suramadu

Regional
Cerita Pemudik Motor Pasrah Diputar Balik di Karawang, 'Dua Minggu 2 Kali Antigen, Duit dari Mana?'

Cerita Pemudik Motor Pasrah Diputar Balik di Karawang, "Dua Minggu 2 Kali Antigen, Duit dari Mana?"

Regional
Salatiga Zona Merah, Kadinkes Merasa Bersalah dan Minta Maaf

Salatiga Zona Merah, Kadinkes Merasa Bersalah dan Minta Maaf

Regional
Hari Pertama Larangan Mudik, 6 Travel Gelap dari Jakarta Tujuan Cianjur Diamankan Polisi

Hari Pertama Larangan Mudik, 6 Travel Gelap dari Jakarta Tujuan Cianjur Diamankan Polisi

Regional
Larangan Mudik Berlaku, Bundaran Waru Disekat, Masuk Surabaya Diperketat, Kendaraan Diminta Diputar Balik

Larangan Mudik Berlaku, Bundaran Waru Disekat, Masuk Surabaya Diperketat, Kendaraan Diminta Diputar Balik

Regional
Bupati Bogor: Banyak Mobil Bak Angkut Orang Ditutup Terpal, Kita Stop

Bupati Bogor: Banyak Mobil Bak Angkut Orang Ditutup Terpal, Kita Stop

Regional
Nekat Mudik Malam Hari, Siap-siap Diisolasi di Tempat Angker Puncak Bogor

Nekat Mudik Malam Hari, Siap-siap Diisolasi di Tempat Angker Puncak Bogor

Regional
Banyak Warga Lebak Kecele di Stasiun Rangkasbitung, Mau ke Jakarta tapi KRL Tak Beroperasi

Banyak Warga Lebak Kecele di Stasiun Rangkasbitung, Mau ke Jakarta tapi KRL Tak Beroperasi

Regional
Hari Ini, Jokowi Akan Melihat Langsung Bagaimana Proses Pengolahan Sampah Menjadi Listrik Bekerja

Hari Ini, Jokowi Akan Melihat Langsung Bagaimana Proses Pengolahan Sampah Menjadi Listrik Bekerja

Regional
[POPULER NUSANTAR] Nani Pengirim Sate Sianida Merantau Sejak Lulus SMP | Memburu Pria yang Bakar Perawat Eva

[POPULER NUSANTAR] Nani Pengirim Sate Sianida Merantau Sejak Lulus SMP | Memburu Pria yang Bakar Perawat Eva

Regional
Pesawat Perintis ke Krayan Tetap Terbang Meski Larangan Mudik, Sekda Nunukan: Orang Teriak Kalau Stop

Pesawat Perintis ke Krayan Tetap Terbang Meski Larangan Mudik, Sekda Nunukan: Orang Teriak Kalau Stop

Regional
Fakta Pengolah Sampah di Surabaya yang Diresmikan Jokowi, Tebesar di Indonesia, Ubah 1.000 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Fakta Pengolah Sampah di Surabaya yang Diresmikan Jokowi, Tebesar di Indonesia, Ubah 1.000 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X