Meski Dijamin 3 Anggota Dewan, Ibu dan Bayi Tetap Harus Dipenjara karena UU ITE

Kompas.com - 02/03/2021, 07:22 WIB
Ilustrasi ibu dan bayi baru lahir. PEXELS/KRISTINA PAUKSHTITEIlustrasi ibu dan bayi baru lahir.

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Kepala Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Aceh Heni Yuwono menyebutkan, semua warga binaan harus ditahan di rutan atau lapas di bawah Kemenkum dan HAM.

Hal itu termasuk kasus ibu dan anaknya yang ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara, atas vonis melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pembebasan ibu dan anak itu hanya bisa dilakukan lewat upaya banding ke pengadilan tinggi. Upaya itu satu-satunya celah hukum untuk membebaskan ibu dan anak itu.

Sebelumnya, Isma (33) ditahan bersama anaknya berusia enam bulan setelah divonis hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara, karena bersalah melanggar UU ITE.

 

Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak di Aceh Timur, Pelaku Perkosa Sambil Hajar Kepala Korban

Isma divonis tiga bulan penjara. Ia sudah menjalani hukuman tahanan rumah dan tujuh hari di rutan. Praktis sisa masa hukumannya hanya lebih dari dua bulan.

“Posisinya kan soal kemanusiaan. Saya paham. Namun, jika telah vonis dan sudah jadi warga binaan ya tetap ditahan di Rutan, bukan di rumah pribadi. Kami siapkan ruangan yang nyaman buat ibu dan bayi itu,” kata Heni saat dihubungi per telepon, Senin (1/3/2021).

Dia menyebutkan, tidak ada celah hukum dan regulasi yang membolehkan warga binaan bisa ditahan di rumah dengan alasan kemanusiaan.

“Kalau misalnya blok dia sudah penuh maka kami siapkan ruangan khusus buat ibu dan bayi itu agar bisa merawat bayinya selama menjadi warga binaan,” katanya.

Sebelumnya, tiga politisi yaitu Ketua DPRD Aceh Utara Arafat, Wakil Ketua DPRD Aceh Utara Hendra Yuliansyah, dan anggota DPD RI Haji Uma meminta agar tahanan itu bisa ditahan di luar rutan. Mereka siap menjadi penjamin tahanan itu.

Baca juga: 2 Pria Bunuh Ibu dan Anak, 1 Korban Diperkosa dan Pelaku Diancam Hukuman Mati

Kasus itu terjadi pada 1 Maret 2021. Isma mengunggah video tentang pertengkaran kepala Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Bahtiar dengan ibunya.

Dalam video itu, kepala Bahtiar sempat dipukul. Video itu lalu viral dan Bahtiar melaporkan pencemaran nama baik dengan UU ITE.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga di Tuban, 5 Orang Diamankan

Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga di Tuban, 5 Orang Diamankan

Regional
Terungkap Penyebab Harga Tiket Masuk Pantai Anyer Mahal

Terungkap Penyebab Harga Tiket Masuk Pantai Anyer Mahal

Regional
Lulusan SD Masih Bisa Jadi Kepala Desa di Nunukan

Lulusan SD Masih Bisa Jadi Kepala Desa di Nunukan

Regional
Bio Farma Bidik Pasar Eropa Timur Melalui Hannover Messe 2021

Bio Farma Bidik Pasar Eropa Timur Melalui Hannover Messe 2021

Regional
Cegah Mudik, Polda Kalsel Kerahkan 300 Personel di Perbatasan dan Pelabuhan

Cegah Mudik, Polda Kalsel Kerahkan 300 Personel di Perbatasan dan Pelabuhan

Regional
Ribut-ribut soal Pengisian Perangkat Desa di Blora, Bupati Buka Suara

Ribut-ribut soal Pengisian Perangkat Desa di Blora, Bupati Buka Suara

Regional
Mengenal Aplikasi SBONG, Menekan Angka Kematian Ibu Hamil di Bengkulu

Mengenal Aplikasi SBONG, Menekan Angka Kematian Ibu Hamil di Bengkulu

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 April 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 April 2021

Regional
2 Hari Tidak Pulang, Seorang Siswa SD Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Sekolah

2 Hari Tidak Pulang, Seorang Siswa SD Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Sekolah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 April 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 April 2021

Regional
Untuk Perdana Kalinya, Kalsel Ekspor 10 Ton Porang ke Jepang

Untuk Perdana Kalinya, Kalsel Ekspor 10 Ton Porang ke Jepang

Regional
Terinspirasi Gibran, Mantan Wabup 42 Hari Bikin Pesantren Vokasi

Terinspirasi Gibran, Mantan Wabup 42 Hari Bikin Pesantren Vokasi

Regional
Ada Kampung Narkoba di Palembang, Begini Respons Wakil Wali Kota

Ada Kampung Narkoba di Palembang, Begini Respons Wakil Wali Kota

Regional
Kronologi Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga, Berawal dari Dilarang Masuk ke Tempat Wisata untuk Kopdar

Kronologi Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga, Berawal dari Dilarang Masuk ke Tempat Wisata untuk Kopdar

Regional
Kronologi Edi Tusuk Kekasih Mantan Istri karena Cemburu, Korban Kritis dengan 9 Luka Tusuk

Kronologi Edi Tusuk Kekasih Mantan Istri karena Cemburu, Korban Kritis dengan 9 Luka Tusuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X