Kompas.com - 26/02/2021, 23:40 WIB
Haryadi (berdiri) dampingi lansia yang diskrining sebelum dapat vaksin Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoHaryadi (berdiri) dampingi lansia yang diskrining sebelum dapat vaksin

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak puluhan warga lanjut usia (lansia) menjalani vaksinasi Covid-19 di RS Pratama Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti menyampaikan, total lansia yang mengikuti vaksinasi kali ini berjumlah 20 orang.

"Lansia adalah masyarakat produktif di Kota Yogyakarta maka harus dilindungi kesehatannya. Tidak menutup kemungkinan lansia ini bertemu dengan sanak saudara, cucu, putra putri yang entah dari dalam kota, luar kota atau luar provinsi," katanya ditemui di RS Pratama, Kota Yogyakarta, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Menkes Targetkan Pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta Disuntik Vaksin Covid-19 1 Maret

Dia mengatakan, pihaknya masih terus mendata para warga lansia di Kota Yogyakarta.

"Tidak hanya hari ini. Hanya start saja. Sampai seterusnya nanti jumlah lansia di Kota Yogyakarta akan kami data baik data pasif maupun data aktif," ujar dia.

Haryadi menjelaskan, data pasif merupakan hasil pendataan yang dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta.

"Data aktif adalah para lansia sendiri yang melakukan pendataan melalui lurah camat yang bersangkutan," jelas Haryadi.

Dirinya mengimbau kepada warga tidak perlu khawatir tidak kebagian vaksin.

Baca juga: Pedagang di Yogyakarta Siap-siap Disanksi jika Menolak Divaksin Covid-19

Haryadi menyampaikan, vaksinasi pertama bagi lansia ini sebagai bentuk mangayubagya (turut berbahagia) Kota Yogyakarta.

"Jadi hari ini bertepatan dengan pelantikan tiga bupati di DIY kita mangayubagya-nya adalah dengan vaksinasi massal," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Nur Ariyani menyampaikan, ada 46.440 warga lansia di Kota Yogyakarta yang bakal menerima vaksinasi Covid-19.

"Jadi hanya ibu kota provinsi saja yang baru mendapatkan jatah vaksinnya kita kan punya 46.440 lansia baru sekitar yang mendapatkan vaksin ada 10.000-an itu pun dari Kementerian Kesehatan kan menjamin kalau untuk kota berapa saja dipenuhi," kata dia.

Emma menjelaskan, lansia penerima vaksinasi Covid-19 harus mampu berjalan 100 meter, naik 10 anak tangga, tidak sesak nafas, tidak memiliki komorbid lebih dari 5, dan tidak mengalami penurunan berat badan signifikan dalam waktu satu tahun.

"Kelompok lansia diprioritaskan karena lebih risiko. Melihat kematian yang ada kemarin. Dari jumlahnya lebih banyak yang lansia dan komorbid," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X