Sopir Pembunuh ASN RSUD Bulukumba karena Tak Digaji Divonis 20 Tahun Penjara

Kompas.com - 23/02/2021, 20:24 WIB
Ilustrasi Pembunuhan KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Pembunuhan

BULUKUMBA, KOMPAS.com-Pengadilan Negeri (PN) Bulukumba, Sulawesi Selatan, menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Syafruddin alias Randi (53). 

Randi dianggap terbukti membunuh Ahmad Jayadi (53), aparatur sipil negera ( ASN) Rumah Sakit Umum Daerah Bulukumba. 

"Benar, Pengadilan Negeri Bulukumba pada tingkat pertama telah menjatuhkan pidana penjara selama 20 tahun terhadap terdakwa Syafruddin," kata Humas PN Bulukumba Muhammad Asnawi Said saat dihubungi, Selasa (23/2/2021). 

Baca juga: Gajinya Tak Dibayar, Sopir Bacok ASN di Bulukumba hingga Tewas

Majelis hakim yang diketuai Abdul Basyir menyatakan, Randi telah melanggar Pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pembunuhan berencana. 

Hukuman itu sama dengan tuntutan yang diajukan jaksa. 

Kepala Kajari Bulukumba Hartam Ediyanto mengatakan, setelah dijatuhi hukuman 20 tahun penjara, Randi menyatakan tidak mengajukan banding. 

Sebagai informasi, Randi membacok Ahmad Jayadi yang pernah mempekerjakannya sebagai sopir di Pasar Cekkeng Kasuara, Bulukumba, pada 16 Juli 2020. 

Baca juga: Tersangka Korupsi Kasus Pengadaan Kapal Dilantik Jadi PAW Anggota DPRD Bulukumba

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bulukumba AKP Berry mengatakan, Randi membunuh Ahmad Jayadi karena kesal, gajinya sebagai sopir tidak kunjung dibayar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X