Kompas.com - 22/02/2021, 17:28 WIB
Komplek perkantoran Bupati Lebak ditutup lima hari setelah 25 pegawai terpapar Covid-19, Senin (22/2/2021) KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINKomplek perkantoran Bupati Lebak ditutup lima hari setelah 25 pegawai terpapar Covid-19, Senin (22/2/2021)

LEBAK, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, menutup sementara perkantoran di lingkungan sekretariat daerah (Setda) setelah 25 pegawai diketahui terpapar Covid-19.

Penutupan dilakukan selama 5 hari, mulai 22 hingga 26 Februari 2021.

"Iya, efektif ditutup mulai besok, hari ini seluruh pegawai diswab dan dilakukan penyemprotan disinfektan," kata Kepala Bagian Humas Pemkab Lebak, Eka Prasetiawan dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin.

Lingkungan setda adalah kompleks perkantoran tempat Bupati Lebak ngantor. Selain kantor bupati, kata Eka, di gedung tersebut juga ada 10 unit perkantoran yang mengurusi pemerintahan dari protokol hingga hukum dan kesra.

Baca juga: Lab Kabupaten Lebak Dilarang Periksa Sampel Swab PCR Mandiri, Ini Alasannya

Eka memastikan pelayanan tidak akan terganggu kendati seluruh pegawai diharuskan untuk bekerja dari rumah. Kata dia, pihaknya sudah menyiapkan kontak khusus layanan informasi bagi pegawai.

Eka juga memastikan kantor yang ditutup sementara hanyalah Setda saja, sementara kantor-kantor dinas lain yang berada di luar kompleks perkantoran Bupati Lebak beroperasi normal seperti biasa.

Sementara itu, Kepala Diskominfo, sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 Lebak, Dodi Irawan, mengatakan, saat ini tengah terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak.

Hingga Senin, jumlah keseluruhan mencapai 2.117 orang dengan kasus aktif 623 orang.

Terus meningkatnya jumlah kasus, membuat Lebak kembali melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sela sebulan penuh mulai 18 Februari hingga 19 Maret 2021.

"Karena peningkatan kasus yang terus terjadi sehingga kami menilai bahwa perlu dilakukan PSBB kembali," kata Dodi.

Baca juga: Tanah Bergerak di Lebak, Warga Satu Kampung Diminta Tinggalkan Rumah

Intinya informasi betul. Intinya bahwa peningkatan kasus yang terus bertambah sehingga kami menilai bahwa perlu dilakukan PSBB kembali.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X