Sebuah Pohon Tumbang Tutup Jalan ke Telaga Ngebel, Petugas Butuh 10 Jam untuk Buka Akses

Kompas.com - 19/02/2021, 20:23 WIB
TUMBANG--Inilah pohon berusia ratusan tahun yang tumbang menutup akses jalan lingkar wisata Telaga Ngebel Ponorogo, Jumat (19/2/2021).  KOMPAS.COM/Dokumentasi BPBD PonorogoTUMBANG--Inilah pohon berusia ratusan tahun yang tumbang menutup akses jalan lingkar wisata Telaga Ngebel Ponorogo, Jumat (19/2/2021). 

PONOROGO, KOMPAS.com - Sebuah pohon karet berdiameter satu setengah meter tumabng dan menutup akses jalan lingkar Telaga Ngebel Ponorogo. Pohon itu tumbang saat hujan dan angin kencang melanda Ponorogo, Kamis (18/2/2021) malam.

Petugas membutuhkan waktu sekitar 10 jam untuk mengevakuasi pohon berusia ratusan tahun tersebut.

Baca juga: Dapat Uang Rp 4 M Usai Jual Tanah ke Pertamina, Sodir Malah Merasa Tekor, Ini Alasannya...

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ponorogo, Setyo Budiono mengatakan, phon menutup seluruh akses jalan lingkar Telaga Ngebel.

"Pohon juga menimpa kabel penerangan jalan umum dan telepon," kata Budi saat dikonfirmasi Kompas.com Jumat (19/2/2021). 

Budi mengatakan, pohon itu tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda Ponorogo.

Pohon itu diperkirakan berusia sekitar 100 tahun karena diameternya mencapai satu setengah meter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Diperkirakan pohon karet yang tumbang itu usianya mencapai seratus tahun lebih karena diameter pohonya sudah mencapai 1,5 meter," kata Budi.

Untuk membuka akses jalan, BPBD Ponorogo menggunakan tujuh gergaji mesin. Setidaknya, butuh waktu sepuluh jam memotong batang pohon tersebut menggunakan gergaji mesin.

Baca juga: 1 Keluarga Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Polisi: Orangtuanya Pengedar, Anak dan Menantunya Bandar

"Kami membutuhkan waktu 10 jam baru batangnya bisa terpotong. Pasalnya akarnya banyak batu-batu dan tanah liat yang menempel. Makanya harus disemprot air dulu baru gergaji" ungkap Budi. 

Selain itu terdapat bebatuan besar di atas yang rawan runtuh dan membahayakan. Budi memastikan tidak ada korban jiwa dan korban luka dalam kejadian tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X