Pengantin Baru yang Mobilnya Terjun ke Sungai Ternyata Baru Belajar Mengemudi

Kompas.com - 17/02/2021, 12:32 WIB
Warga saat melakukan evakuasi terhadap Atik Fitriati (53) pengemudi mobil yang nyemplung ke sungai kawasan Dekranasda Jakabaring akibat hilang kendali. Atik diketahui saat itu sedang belajar menyetir bersama suaminya yang berhasil selamat. HANDOUTWarga saat melakukan evakuasi terhadap Atik Fitriati (53) pengemudi mobil yang nyemplung ke sungai kawasan Dekranasda Jakabaring akibat hilang kendali. Atik diketahui saat itu sedang belajar menyetir bersama suaminya yang berhasil selamat.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sebuah mobil terjun ke sungai di kawasan Deksanasda, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (16/2/2021).

Mobil tersebut berisi pasangan pengantin baru, yakni Ibradi Oskar (53) dan istrinya, Atik Fitriani (53).

Dalam kejadian tersebut, Ibradi berhasil selamat.

Sementara itu, Atik yang menjadi pengemudi mobil tewas tenggelam.

Baca juga: Mobil Berisi Pengantin Baru Terjun ke Sungai di Palembang, 1 Orang Tewas

Kapolsek Seberang Ulu 1 Palembang Kompol Frarizon mengatakan, korban Atik sebelumnya sedang belajar mengemudi mobil bersama suaminya.

Ibradi saat itu duduk di kursi penumpang bagian depan, sembari mengarahkan Atik yang ada di kursi kemudi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, Atik mendadak lepas kendali sehingga mobil langsung melaju dalam kecepatan tinggi dan akhirnya terjun ke sungai.

"Suami korban ini berhasil menyelamatkan diri dengan keluar dari pintu untuk berenang ke tepi. Namun, korban (Atik) terkurung dalam mobil," kata Farizon saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (17/2/2021).

Baca juga: Pencuri Nekat Mengangkut 3 Sapi Menggunakan Mobil Xenia

Saat korban Atik masih terjebak di dalam mobil, Ibradi langsung berupaya mencari pertolongan.

Warga sekitar akhirnya membantu Ibradi mengeluarkan istrinya tersebut dari dalam mobil.

 

Namun, Atik dinyatakan tewas saat akan dibawa ke Rumah Sakit Hemina untuk dilakukan pertolongan.

"Kemungkinan korban meninggal akibat banyak terminum air," ujar Farizon.

Baca juga: 3 Mahasiswi UIN STS Jambi Hilang di Gunung Masurai

Saat ini, petugas sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Ibradi serta para saksi yang lain.

"Kecelakaan ini akibat korban baru belajar mengendarai mobil. Suaminya masih kami periksa," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X