Kompas.com - 16/02/2021, 08:10 WIB
Longsor terjadi di jalur menuju Curug Cigentis, Kampung Sirnaruju, Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Senin (15/2/2021). HANDOUTLongsor terjadi di jalur menuju Curug Cigentis, Kampung Sirnaruju, Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Senin (15/2/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Longsor terjadi di area wisata Curug Cigentis, Kampung Sirnaruju, Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (15/2/2021).

Longsor terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.

Tak ada korban jiwa akibat bencana longsor ini.

Camat Tegalwaru Mahpudin mengatakan, longsor terjadi setelah hujan deras yang turun sejak pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Meski Sudah Zona Oranye, Karawang Tetap Perpanjang PSBB Proposional

Tanah yang longsor termasuk tanah Perum Perhutani Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Cigunungsari, Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Pangkalan, dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Purwakarta.

"Sehingga pada lokasi bekas longsor tanggal 9 Februari 2021, terjadi longsor kembali," ujar Mahpudin saat dihubungi Kompas.com, Selasa (16/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mahpudin menyebut, tanah yang longsor di area sepanjang 15 meter dan lebar 10 meter.

Longsoran tanah menutup akses jalan menuju Curug Cigentis sepanjang 20 meter.

Baca juga: Puluhan Sekolah di Karawang Terendam Banjir

Batang pohon juga menutupi jalur dan jembatan di perlintasan menuju tempat wisata andalan di Karawang selatan itu.

Mahpudin memastikan tak ada korban jiwa, lantaran saat itu wisata Curug Cigeuntis sudah ditutup.

"Tidak ada korban jiwa. Kerugian materi pun belum kita hitung," kata dia.

Untuk sementara, lokasi wisata tersebut akan ditutup sampai situasi aman.

Untuk menghalau warga beranjak ke lokasi, disiagakan petugas jaga dari Perhutani dan mitra di gerbang tiket wisata Curug Cigentis.

"Lokasi wisata Curug Cigentis ditutup sampai dengan waktu yang belum ditentukan," ujar Mahpudin.

Hingga saat ini, menurut Mahpudin, penanganan marerial longsor belum dilakukan, mengingat kondisi cuaca belum memungkinkan.

Alat berat juga tidak bisa masuk ke lokasi.

Penanganan sebatas mencegah longsoran masuk ke aliran Sungai Cigentis untuk mencegah terjadi penyumbatan yang menyebabkan banjir bandang.

"Insya Allah penanganan dilakukan siang dengan cara manual. Sekarang cuaca sudah mendung kembali. Dilihat dari Pasar Loji, gunung sudah tidak kelihatan," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.