Kompas.com - 11/02/2021, 14:48 WIB
Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Leo Joko Triwibowo KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAKapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Leo Joko Triwibowo

PONTIANAK, KOMPAS.com – Seorang pria berinisial A menganiaya istri, ibu mertua dan kakak ipar sekaligus di sebuah rumah, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (11/2/2021).

Dalam peristiwa tersebut, kakak ipar pelaku tewas, sementara istri dan ibu mertuanya kritis.

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Leo Joko Triwibowo mengatakan, dalam pemeriksaan awal, peristiwa tersebut berawal dari terduga pelaku menolak untuk diceraikan istrinya.

"Dugaan sementara motifnya karena sakit hati akibat keluarga istrinya meminta cerai," kata Leo kepada wartawan, Kamis pagi.

Baca juga: Pria di Pontianak Aniaya Istri, Ibu Mertua, dan Kakak Ipar, 1 Tewas

Selain itu, terduga pelaku juga diduga telah merencanakan perbuatannya, karena ketika datang ke rumah telah membawa senjata tajam jenis katana dan pisau.

"Kalau dilihat, secara psikologi, terduga pelaku tidak mengalami gangguan kejiwaan. Kelihatannya begitu, tapi masih kita interogasi terus," ujar Leo.

Diberitakan, terduga pelaku diamankan saat masih berada di lokasi kejadian beserta barang bukti dua senjata tajam yang digunakan untuk menganiaya korban.

"Anggota mendapat laporan masyarakat sekitar pukul 05.00 WIB. Saat di lokasi kejadian, terduga pelaku masih berada di dalam rumah dan langsung diamankan," ujar Leo.

Baca juga: Usai Diperiksa 5 Jam, Anggota DPRD Buron Kasus Penganiayaan Ditahan Polisi

Sebagaimana diketahui, terduga pelaku tidak tinggal di rumah tersebut. Dia datang pagi hari, dan langsung melakukan penganiayaan.

Leo menjelaskan, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Pontianak.

Penyidik juga akan menggelar olah tempat kejadian perkara dan rekonstruksi.

“Dugaan sementara terduga pelaku merencakan perbuatannya,” ucap Leo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X