Fakta Pria Bawa Senjata Tajam Saat Hendak Bertemu Kapolda, Diamankan Petugas, Mantan Suami Perwira Polisi

Kompas.com - 11/02/2021, 06:03 WIB
RA saat diperiksa di pos jaga Mapolda Babel, Rabu (10/2/2021). Dok. Polda BabelRA saat diperiksa di pos jaga Mapolda Babel, Rabu (10/2/2021).

KOMPAS.com - Seorang pria berinisial RA, diamankan polisi karena kedapatan membawa senjata tajam saat hendak bertemu dengan Kapolda Kepualaun Bangka Belitung, Rabu (10/2/2021).

RA pertama kali diamankan petugas saat melewati pos jaga gerbang Mapolda Babel.

Saat petugas melakukan pemeriksaan di mobil Avanza warna hitam miliknya, petugas menemukan sejumlah senjata tajam.

Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi. Diketahui, pria tersebut merupakan mantan suami dari salah satu perwira Polisi Wanita (Polwan) yang bertugas di Polda Babel.

Saat ini, polisi masih mendalami motif pria tersebut membawa senjata tajam saat hendak bertemu dengan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung.

Berikut faktanya yang Kompas.com rangkum:

1. Diamankan petugas jaga

Ilustrasi penangkapanThink Stock Ilustrasi penangkapan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Maladi mengatakan, RA diamankan oleh petugas saat melewati pos jaga.

Kata Maladi, pemeriksaan dilakukan sebagai prosedur yang harus dilewati saat berkunjung ke Mapolda.

Ketika itu petugas menanyakan keperluan tamu dan memeriksa isi kendaraan.

"Benar sedang diperiksa. Kejadiannya masih di pos piket, belum sampai bertemu kapolda," ujar Maladi kepada Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Bawa Senjata Tajam Hendak Bertemu Kapolda, Seorang Pria Diamankan

 

2. Ditemukan sejumlah sajam di kendaraannya

Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.

Saat dilakukan pemeriksaan pada mobil Avanza miliknya, petugas jaga menemukan sejumlah senjata tajam.

"Ditemukan beberapa senjata tajam. Pemeriksaan ini diserahkan ke Polres Pangkalpinang," ungkap Maladi.

Dikutip dari BangkaPos.com, barang bukti yang di amankan yakni satu unit mobil Avanza warna hitam, satu buah kapak, dua buah cerulit.

Kemudian, satu buah gear motor, satu buah tali ukuran satu meter, dan satu botol berisi cairan tiner.

Baca juga: Satu Keluarga di Surabaya Jadi Copet, Ini Peran Setiap Pelaku Saat Beraksi

 

3. Mantan suami perwira polisi, hendak bertemu Kapolda

Ilustrasi polwanTribun Bali Ilustrasi polwan

Kata Maladi, RA yang kedapatan membawa sajam saat hendak bertemu dengan Kapolda merupakan manta suami dari salah satu perwira Polwan yang bertugas di Polda Babel.

"Kabarnya itu suaminya AKP Iswahyuni mantan kapolsek. Mereka sudah pisah. Tapi keperluan sebenarnya masih diperiksa," ujarnya.

RA diketahui ingin menemui Kapolda untuk meminta agar mantan istri dan anaknya tersebut kembali lagi kepadanya.

Sementara mantan istrinya itu telah menikah lagi dengan orang lain.

"Jadi RA ini meminta agar mantan istri dan anaknya ini kembali. Namun mantan istrinya ini sudah menikah lagi dan RA ini tidak terima," ujarnya.

Baca juga: Pria yang Bawa Senjata Tajam di Polda Babel Ternyata Mantan Suami Perwira Polisi

 

4. Berulang kali ancam suami mantan istrinya

Ilustrasi garis polisi.THINKSTOCK Ilustrasi garis polisi.

Selain itu, RA juga telah berulang kali melakukan pengancaman terhadap suami sah mantan istrinya. RA mengancam akan melakukan tindak kekerasan.

Pengancaman itu telah dilaporkan suami perwira itu ke SPKT Polres Pangkalpinang beberapa hari sebelumnya.

Setelah diperiksa di Mapolda Babel, RA kemudian dibawa ke Polres Pangkalpinang. Sebab, ia pernah dilaporkan terkait kasus pengancaman.

"Infonya dibawa ke Polres Pangkalpinang karena yang bersangkutan masih ada sangkut pautnya dengan kasus pengancaman yang ditangani petugas di sana," kata Dir Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Budi Hermawan, dikutip dari BangkaPos.com.

Baca juga: 6 Oknum Polisi Terduga Penganiaya Herman hingga Tewas Dibebastugaskan

 

5. Polisi masih dalami motif pelaku bawa sajam

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Polres Pangkalpinang Kompol Johan Wahyudi membenarkan saat ini RA sedang dalam pemeriksaan pihaknya.

Saat ini, sambungnya, pihaknya masih mendalami motif AR datang ke Mapolda Babel sambil membawa senjata tajam.

"Selanjutnya, penyidik melakukan proses lebih lanjut, proses ini luas, motif masuk ke polda apa? tujuan ketemu Kapolda apa? jadi masih dilakukan proses penyelidiikan lebih lanjut," kata Johan, dikutip dari BangkasPos.com, Rabu.

Baca juga: Detik-detik Mobil Tahanan Kejari Ditabrak Tronton hingga Mengakibatkan 4 Orang Luka Berat

  

(Penulis Kontributor Pangkalpinang, Heru Dahnur | Editor Farid Assifa, Abba Gabrillin)/BangkaPos.com

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.