PTKM Jilid III di DIY, Diberlakukan Zonasi hingga Larangan Adakan Hajatan

Kompas.com - 08/02/2021, 18:12 WIB
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, dan Kepala Dinkes DIY Pembajun Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoSekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, dan Kepala Dinkes DIY Pembajun

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memperpanjangan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) hingga 23 Februari 2021. 

Dalam perpanjangan kali ini, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X (HB X) mengeluarkan instruksi bernomor 5/INSTR/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro di DIY untuk Pengendalian Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, dalam PTKM kali ini akan berlaku zonasi di tingkat rukun tetangga (RT).

"Bagi RT yang tidak ada kasus positif maupun berinteraksi dengan kasus positif dalam seminggu terakhir tidak ada (kasus positif) dinyatakan zona hijau," kata Aji ditemui di Gedhong Pracimasono, Kompleks Kepatihan, Senin (8/2/2021).

Baca juga: PTKM Yogyakarta Diperpanjang, Sultan: Fokus Pengawasan Tingkat Mikro

RT yang memiliki satu sampai lima kasus Covid-19 aktif akan menjadi zona kuning, enam sampai 10 kasus menjadi zona oranye, dan lebih dari 10 kasus akan menjadi zona merah. 

"Yang menentukan zona itu konfirmasi positif dan suspek saja. Tidak ada 14 indikator yang biasa dipakai," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan diberlakukannya zona, maka untuk selain zona merah aktivitas warga yang dapat menimbulkan kerumunan dibatasi maksimal pukul 21.00 WIB.

"Sementara untuk zona merah pukul 20.00. Aktivitas sosial dan ekonomi yang menimbulkan kerumunan. Intinya zona merah jam 21.00 tidak boleh saling kunjung kecuali mengantar makanan," kata dia.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Februari 2021

Aji meminta agar di RT, RW maupun Kalurahan dibentuk posko penanganan Covid-19. Posko tersebut wajib dimiliki oleh masing-masing desa maupun kalurahan.

"Ketua posko kalau kelurahan, lurah ya. Selama ini dusun desa kelurahan sudah punya satgas jadi tinggal mengefektifkan saja. Untuk sanksi yang jelas kita tidak akan minta duit, sanksinya sanksi sosial," kata dia.

Dalam PTKM jilid tiga ini di desa-desa juga dilarang untuk mengadakan hajatan baik itu untuk zona hijau maupun hingga zona merah.

"Boleh kalau undangannya khusus yang ada di zona hijau, tapi kan susah (screening) karena itu tidak boleh dilaksanakan," pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X