Bupati Blora Keluhkan Pelayanan Covid-19 di RS Swasta: Saya Lihat Kesannya Terpaksa, Seadanya

Kompas.com - 08/02/2021, 14:48 WIB
Bupati Blora, Djoko Nugroho usai divaksin tahap kedua KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANABupati Blora, Djoko Nugroho usai divaksin tahap kedua

BLORA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Blora melaksanakan tahap pertama dosis kedua vaksinasi Covid-19.

Dalam pelaksanaan tersebut, Bupati Blora, dan jajaran Forkopimda lainnya mendapatkan suntikan dosis Sinovac untuk kedua kali.

Sebelum divaksin, Bupati Blora Djoko Nugroho alias Kokok mengeluhkan kinerja manajemen RS swasta dalam melayani pasien terutama yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurutnya, pihak RS swasta terkesan terpaksa menyediakan peralatan dan fasilitas bagi para pasien.

Baca juga: Saat Kapolres Semarang Ungkap Kode Bahasa Pembalap Liar, Mulai Mainan hingga Liaran

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga pihaknya dalam waktu dekat akan mengadakan rapat untuk membahas permasalahan tersebut.

"Ya saya sampaikan terpaksa, saya mengetahui sendiri kakak saya itu tadi. Namanya wong sakit apalagi seperti itu, dikasih yang menarik, jangan mikir biaya dulu. Biaya itu belakangan lah," ujar Kokok di Kompleks RSU Soetijono Blora, Senin (8/2/2021).

Diketahui, kakak kandung Bupati Blora meninggal dunia tanggal 25 Januari 2021 lalu akibat positif Covid-19.

Sehingga, dirinya pun seolah kesal dengan penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh RS swasta.

"Ya maksudnya ini bencana kemanusiaan, tanggung jawab semuanya, tidak hanya tanggung jawab rumah sakit pemerintah. RS swasta juga harus ikut andil, kan juga dibayari oleh pemerintah, saya lihat kesannya pelayanannya terpaksa, seadanya," terangnya.
Baca juga: Bercelana Pendek dan Bertelanjang Dada, Herman Diringkus, Ditahan, Lalu Meninggal, 6 Polisi Diperiksa

Tak hanya itu, Kokok juga membandingkan pelayanan rumah sakit swasta dengan pelayanan rumah sakit pemerintah yang ada di wilayahnya.

"Ya saya kira (RS pemerintah) bagus semua, cek aja dan bandingkan dari RS swasta ke RS pemerintah. Banyak orang yang mengatakan tempat kita buruk ternyata malah jauh lebih bagus, artinya bisa bayangkan swasta kayak apa. Nah ini pandemi kesempatan untuk memperbaiki," tegasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X