Kompas.com - 02/02/2021, 20:19 WIB
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Aaron Rumainum temgah menguntikan vaksin covid-19 buatan Sinovac kepada dirinya sendiri, Jayapura, Papua, Rabu (13/1/2021) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Aaron Rumainum temgah menguntikan vaksin covid-19 buatan Sinovac kepada dirinya sendiri, Jayapura, Papua, Rabu (13/1/2021)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Distribusi vaksin Covid-19 ke 29 kabupaten dan kota di Provinsi Papua sedang berjalan. Sampai saat ini, terdapat 11 kabupaten dan kota yang telah menerima vaksin Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Aaron Rumainum mengatakan, 18 kabupaten lain dinilai belum siap menerima vaksin Covid-19.

Baca juga: Tanggapi Ajakan Perang Terbuka KKB, Wakapolda Papua: Kami Tidak Takut, tetapi...

Belasan kabupaten itu belum memiliki fasilitas dan sumber daya manusia yang memadai untuk vaksinasi.

"Jadi yang sudah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, Keerom, Biak, Supiori, Jayawijaya, Merauke, Mappi, Asmat, dan Sarmi, yang lain mana? Kembali lagi ke SOP, mereka belum siap," ujar Aaron saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (2/2/2021).

Menurut Aaron, Papua sudah menerima dua kali pengiriman vaksin Covid-19 buatan Sinovac dari pemerintah pusat.

Pada pengiriman pertama, Papua menerima 14.680 dosis. Sedangkan pengiriman kedua sebanyak 28.080 dosis vaksin.

Sehingga, total sudah ada 42.760 dosis vaksin Covid-19 yang diterima Provinsi Papua.

Aaron menjelaskan, untuk mengirim vaksin ke kabupaten, Pemprov Papua harus memastikan kesiapan dari daerah yang dituju.

"Jadi SOP-nya begini, provinsi telepon ke kabupaten, Lanny Jaya siap tidak, tidak siap, maka kita tidak berani kirim," kata Aaron memberi contoh.

Aaron menjelaskan, masih ada tenaga medis di 11 kabupaten dan kota itu yang belum mendapat pelatihan vaksinasi Covid-19, seperti seperti Keerom dan Biak.

Baca juga: Foto Berenang Bareng Pejabat Viral, Gubernur NTB Zulkieflimansyah Minta Maaf

Sedangkan untuk Kabupaten Mappi, dilakukan percepatan pelatihan vaksinasi karena banyak tenaga medis yang terpapar Covid-19.

"Paling jauh ke Mappi menggunakan pesawat langsung ke Keppi. Untuk Mappi mereka dijadwalkan pelatihan vaksinasi pada 8 Februari 2021, tapi karena situasi mendesak ada 30 tenaga kesehatan terpapar, kita percepat buat pelatihan pada hari ini agar 4 Februari 2021 sudah bisa vaksinasi," kata Aaron.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X