Polisi Bentuk Tim Maung Galunggung untuk Buru Geng Motor

Kompas.com - 29/01/2021, 16:32 WIB
Kapolresta Taaikmalaya AKBP Doni Hermawan, mengecek kesiapan Tim Maung Galunggung buru geng motor dan aksi jalanan di Mako Polresta Tasikmalaya, Kamis (28/1/2021). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHAKapolresta Taaikmalaya AKBP Doni Hermawan, mengecek kesiapan Tim Maung Galunggung buru geng motor dan aksi jalanan di Mako Polresta Tasikmalaya, Kamis (28/1/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Polresta Tasikmalaya membentuk tim khusus (timsus) Maung Galunggung untuk memberantas geng motor dan kejahatan jalanan demi menciptakan rasa aman dan nyaman masyarakat Kota Tasikmalaya.

Timsus ini akan bergerak siang dan malam hari memburu penjahat jalanan yang selama ini meresahkan masyarakat dengan aksi-aksinya terutama bagi pengendara dan masyarakat umum saat berkendara di malam hari.

"Kita akan tindak tegas dan terukur dan jika mengancam nyawa orang lain akan dilumpuhkan dengan tembakan," jelas Kepala Polresta Tasikmalaya, AKBP Doni Hermawan, kepada wartawan di kantornya, Jumat (21/1/2021).

"Kami sudah membentuk tim bernama Maung Galunggung dan masing-masing akan terjun di malam dan siang hari dengan sasaran pelaku kejahatan termasuk para anggota geng motor, knalpot bising."

Baca juga: Anggota Geng Motor Pelaku Penusukan di Sumedang Ditangkap di Purwakarta

Juga bertugas bubarkan kerumunan warga

"Akan tetapi, di tengah pandemi Covid-19 anggota juga akan membantu Satgas membubarkan warga yang masih berkerumun termasuk berupaya memberikan edukasi dan himbauan penerapan protokol kesehatan." 

Doni menambahkan, pasukan inti yang dibentuknya ada dari beberapa lintas fungsi berjumlah 30 personil dan mereka akan tetap melakukan tindakan secara tegas karena semuanya telah dilengkapi senjata larang panjang dan pistol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Detik-detik Seorang Remaja Tewas Dikeroyok 10 Anggota Geng Motor, 3 Pelaku Ditangkap

Namun, penegakan tersebut akan dilakukanya mengingat sekarang ini angka kriminalitas di jalanan masih tinggi dan itu akan memberikan rasa aman bagi masyarakat. 

"Anggota yang terlibat ini memiliki kualifikasi dari lintas fungsi dan mereka akan melakukan tindakan secara tegas terhadap para pelaku kejahatan jalanan seperti pencurian sepeda motor, curas ditempat umum, knalpot bising," katanya.

"Guna memberikan rasa aman bagi masyarakat serta berupaya melakukan himbauan supaya di masa pandemi tetap menerapkan protokol kesehatan," lanjut dia.

Baca juga: Rekam Aksi Begal Anggota Geng Motor, 2 Remaja di Padang Dianiaya

Patroli di jalanan tiap malam

Operasi khusus tim ini akan mobile pada malam Sabtu dan Minggu dengan konsep melindungi masyarakat dari tindak kejahatan jalanan agar angka kriminalitas menurun.

Soalnya, selama ini adanya kenaikan terutama dilakukan oleh anggota geng motor yang telah meresahkan masyarakat dan jika menganggu kenyamanan tindakan tersebut dilakukannya secara tegas.

"Meski tegas, mereka akan melakukan sesuai prinsip prosedural yang humanis dan akan tetap melindungi masyarakat dari pelaku kejahatan," pungkasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.