Anggota Geng Motor Pelaku Penusukan di Sumedang Ditangkap di Purwakarta

Kompas.com - 20/01/2021, 16:53 WIB
Tiga pelaku bentrok antargeng motor hingga menyebabkan satu orang tewas ditangkap Polres Sumedang, satu lainnya masih buron. KOMPAS.com/AAM AMINULLAHTiga pelaku bentrok antargeng motor hingga menyebabkan satu orang tewas ditangkap Polres Sumedang, satu lainnya masih buron.

SUMEDANG, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang menangkap Wisnu alias Black di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (20/1/2021).

Wisnu merupakan pelaku yang menikam Karta Gunawan (37), warga Jalan Villa Bandung Indah, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Karta tewas ditusuk Wisnu usai menyerahkan bantuan bagi korban longsor Cimanggung, Sumedang, di Jalan Raya Simpang-Parakanmuncang, tepatnya di depan Pasar Parakanmuncang.

Baca juga: Dua Geng Motor Bentrok Saat Galang Donasi Longsor Sumedang, 1 Tewas, 3 Ditangkap, 1 Buron

Sebelumnya, Polres Sumedang menangkap puluhan anggota geng motor dari kedua belah pihak.

Kemudian, polisi menetapkan empat orang tersangka.

Keempat tersangka tersebut yaitu AR alias Tile, DS alias Komeng, N alias Ute, dan Wisnu alias Black.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Tasikmalaya Lemah karena Tidak Muncul Berita Viral Covid-19

Kepala Satreskrim Polres Sumedang AKP Yanto Slamet mengatakan, ketiga tersangka ditangkap tidak lama setelah kejadian.

Namun, tersangka Wisnu alias Black melarikan diri hingga ditetapkan sebagai buronan.

"Alhamdulillah pada hari ini, tersangka Wisnu yang menjadi pelaku penusukkan korban Karta bisa kami tangkap di Purwakarta," ujar Yanto kepada Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Kasus Corona di Karawang Tertinggi Selama 3 Hari, Berikut Sebarannya

Saat ditangkap, Wisnu mencoba melawan, sehingga polisi melumpuhkan tersangka Wisnu dengan menembak pada bagian kaki.

"Ini masih di jalan ya, perjalanan dari Purwakarta ke Sumedang," tutur Yanto.

Sebelumnya, Kepala Polres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, bentrok terjadi akibat gesekan antara geng motor yang terjadi di depan Pasar Parakanmuncang.

"Saat kejadian, anggota geng motor Brigez sedang menggalang donasi untuk korban longsor di jalan. Saat bersamaan, datang anggota geng XTC sepulang dari lokasi longsor. Di sana terjadi gesekan hingga salah seorang anggota XTC menjadi korban," ujar Eko.

Korban mengalami luka akibat pukulan dan luka tusukan pisau pada bagian dada.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Regional
Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Regional
Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Regional
Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X