ABG Dicabuli Kenalan Facebook, Modus Pelaku Janji Menikahi, Korban Diancam

Kompas.com - 28/01/2021, 12:59 WIB
Ilustrasi pencabulan SHUTTERSTOCKIlustrasi pencabulan

JOMBANG, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Jombang Jawa Timur, tengah menangani kasus dugaan pencabulan hingga persetubuhan yang melibatkan anak di bawah umur.

Berdasarkan catatan pihak kepolisian, korban dalam kasus ini berusia 13 tahun, sedangkan pelaku berusia 17 tahun.

Keduanya tinggal di wilayah Kabupaten Jombang, namun berbeda Kecamatan yang masih berdekatan.

Kasus itu berawal dari perkenalan antara korban dengan pelaku melalui Facebook, beberapa bulan lalu.

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho mengungkapkan, kasus persetubuhan yang melibatkan anak di bawah umur tersebut sedang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Baca juga: Bocah 14 Tahun Pembunuh Pegawai Bank Divonis 7 Tahun 6 Bulan

Kasus itu mulai ditangani penyidik berdasarkan laporan yang diterima Polres Jombang pada 22 Desember 2020.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Apabila berkas sudah siap, sudah P21 (lengkap), nanti akan kami serahkan ke Kejaksaan," kata Agung, saat menggelar konferensi pers di Mapolres Jombang, Kamis (28/1/2021).

Menurut dia, setelah korban dan pelaku saling mengenal melalui Facebook, keduanya intens berkomunikasi hingga membuat kesepakatan untuk bertemu di flyover Peterongan, Jombang.

Setelah bertemu di flyover Peterongan, pelaku mengajak korban ke rumah neneknya, di wilayah Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

"Kenal lewat Facebook, kemudian janjian ketemu di flyover. Setelah itu korban diajak ke rumah neneknya tersangka. Di sana terjadi hubungan suami-istri," kata Agung.

Menurut dia, ada dua alasan sehingga korban tidak berdaya saat pelaku melakukan perbuatan asusila terhadap korban.

Pelaku berjanji menikahi korban. Selain itu, pelaku juga melontarkan ancaman jika korban menolak menuruti keinginannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X