Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Kompas.com - 21/01/2021, 15:35 WIB
Rakor penanggulangan Covid-19 yang diikuti jajaran Forkompimda di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (19/1/2021). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINRakor penanggulangan Covid-19 yang diikuti jajaran Forkompimda di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (19/1/2021).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pemerintah pusat rencananya akan memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali.

Namun demikian, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tidak masuk dalam daftar daerah yang memperpanjang PPKM tahap kedua tersebut.

"Alhamdulillah Banyumas membaik, semua (parameter) di bawah provinsi, sehingga tidak harus PPKM," kata Bupati Banyumas Achmad Husein kepada wartawan, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM Jawa-Bali: Hanya 2 Provinsi yang Tunjukkan Hasil

Dengan demikian, masa PPKM di Kabupaten Banyumas hanya akan diberlakukan hingga 25 Januari 2021.

Husein memaparkan, angka kematian atau case fatality rate yang sebelumnya berada di atas rata-rata provinsi, kini di bawahnya.

Angka kematian kini berada di angka 5,04 persen, sedangkan di tingkat provinsi angka kematiannya mencapai 6,23 persen.

Namun, menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto, hingga saat ini belum menerima surat resmi terkait perpanjangan PPKM tahap kedua.

"Secara resmi belum dapat, hanya baca-baca di media, tapi secara resmi surat kepada pemda maupun Dinkes belum ada kabar kalau tidak termasuk (daerah yang memperpanjang PPKM," ujar Sadiyanto.

Baca juga: PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Sadiyanto mengatakan, angka kesembuhan pasien Covid-19 sekitar 84 persen dan angka kematian 5,04 persen.

"Angka kematian sebenarnya tambah sedikit, tapi meskipun naik, sekarang di bawah provinsi, dan kabupaten lain di atas kita. Angka kematian di Banyumas rangking 20 di provinsi, jadi memang lebih rendah, kalau kemarin-kemarin kita di atas provinsi," jelas Sadiyanto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X