Jembatan Mataraman Sudah Kembali Tersambung, Bisa Dilalui Kendaraan

Kompas.com - 21/01/2021, 15:21 WIB
Kapolsek Mataraman, Iptu Widodo Saputra memastikan Jembatan Mataraman di Desa Banua Anyar, Kabupaten Banjar, Kalsel, udah tersambung pada, Kamis (21/1/2021). Humas Polres BanjarKapolsek Mataraman, Iptu Widodo Saputra memastikan Jembatan Mataraman di Desa Banua Anyar, Kabupaten Banjar, Kalsel, udah tersambung pada, Kamis (21/1/2021).

MARTAPURA, KOMPAS.com - Jembatan Mataraman di Desa Banua Anyar, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah tersambung.

Kapolsek Matraman Iptu Widodo Saputra mengatakan, saat ini tengah berlangsung pembersihan sisa material sebelum nantinya kendaraan bisa kembali melalui jembatan tersebut.

Widodo kembali menegaskan jika kendaraan yang diperbolehkan hanya kendaraan roda dua dan roda empat dengan maksimal 5 ton.

Baca juga: Perbaikan Jembatan Mataraman Kalsel Rampung Besok, Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Kendaraan yang di atas berat tersebut tidak diperbolehkan melintas karena Jembatan Mataraman setelah perbaikan masih bersifat darurat.

"Jembatan tidak bisa dilewati oleh roda enam dan alat berat. Berat maksimal yang bisa lewat adalah 5 ton," ujar Iptu Widodo Saputra dalam keterangan yang diterima, Kamis (21/1/2021).

Untuk mengantisipasi kendaraan berat yang kemungkinan melintas, Polres Banjar akan menempatkan beberapa personel di Jembatan Mataraman secara bergantian.

Presiden Joko Widodo (kanan) meninjau langsung lokasi banjir dari atas jembatan Pekauman didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/1/2021). Kunjungan kerja tersebut dalam rangka melihat langsung dampak banjir dan meninjau posko pengungsian korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/aww. BAYU PRATAMA S Presiden Joko Widodo (kanan) meninjau langsung lokasi banjir dari atas jembatan Pekauman didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/1/2021). Kunjungan kerja tersebut dalam rangka melihat langsung dampak banjir dan meninjau posko pengungsian korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/aww.

Diberitakan sebelumnya, Jembatan Mataraman di Kabupaten Banjar mengalami longsor pada kedua sisinya setelah diterjang banjir pada pekan lalu.

Akibatnya, akses Jalan Trans Kalimantan yang menghubungkan Kabupaten Banjar dan lima Kabupaten lain terputus.

Baca juga: Jembatan di Trans-Kalimantan Runtuh, Jokowi ke Menteri PUPR: Dalam 3-4 Hari Selesaikan

Akses jalan ini juga sebagai jalur menuju provinsi tetangga, Kalimantan Timur.

Lumpuhnya akses Jembatan Mataraman juga menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo saat meninjau kondisi Banjir di Kabupaten Banjar beberapa waktu lalu.

Dia memberi tenggat waktu tiga hari kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional untuk segera memperbaiki jembatan tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X