Kompas.com - 14/01/2021, 16:34 WIB
Ibu Hamil Nyaris Melahirkan Saat Ditandu Warga Puluhan Kilometer ke Puskesmas KOMPAS.COM/JUNAEDIIbu Hamil Nyaris Melahirkan Saat Ditandu Warga Puluhan Kilometer ke Puskesmas

KOMPAS.com - Puluhan warga Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bergotong royong menandu Nurmi (40) yang hendak melahirkan di puskesmas yang ada di ibu kota kecamatan.

Kondisi jalan yang rusak dan terjal membuat ambulans tak mampu lewat untuk menjemput Nurmi.

Warga desa pun bergotong royong mengantar Nurmi dengan memakai tandu yang dibuat dari kayu dan bambu.

Baca juga: Ibu Hamil dan Anak Usia Dini Dapat Bansos Rp 3 Juta

 

Lebih kurang 20 warga setidaknya harus menempuh jarak lebih kurang 12 kilometer. Jalur yang dilewati pun rusak dan terjal. Warga juga kadang menyeberangi sungai dan melewati hutan. 

"Warga terpaksa bergotong-royong memandu subuh hari ke Puskesmas. Bayangkan warga harus berjalan kaki hingga lima jam untuk sampai ke rumah sakit," kata Hardi Gani, warga Desa Lenggo, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Jalan Rusak, Ibu Hamil di Polewali Mandar Terpaksa Ditandu ke Puskesmas Sejauh 12 Kilometer

Jalan rusak dan terjal

Ibu hamil di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terpaksa ditandu ke Puskesmas karena jalan di desanya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.KOMPAS.com/JUNAEDI Ibu hamil di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terpaksa ditandu ke Puskesmas karena jalan di desanya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Menurut Hardi, peristiwa itu terjadi pada hari Selasa (12/1/2021). Nurmi mulai ditandu sekitar 04.00 Wita dan baru tiba di Puskesmas Bulo pada sekitar 09.00 Wita.

Dalam perjalanan, warga terkadang berhenti saat Nurmi mengerang kesakitan. Warga pun harus berhati-hati dan saling bergantian apabila sudah terasa lelah menandu Nurmi.  

Baca juga: Harga Kedelai Melonjak, Satu demi Satu Pabrik Tahu dan Tempe di Polewali Mandar Tutup

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X