Jalan Rusak, Ibu Hamil di Polewali Mandar Terpaksa Ditandu ke Puskesmas Sejauh 12 Kilometer

Kompas.com - 14/01/2021, 15:37 WIB
Ibu hamil di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terpaksa ditandu ke Puskesmas karena jalan di desanya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. KOMPAS.com/JUNAEDIIbu hamil di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terpaksa ditandu ke Puskesmas karena jalan di desanya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com– Nurmi (40) warga Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terpaksa ditandu sejauh 12 kilometer ke Puskesmas di ibu kota kecamatan saat hendak melahirkan.

Sekitar 20 warga Desa Lenggo secara bergantian terpaksa menandu Nurmi karena jalan di desa rusak, sehingga tidak bisa dijangkau ambulans dan kendaraan roda empat lainnya.

Warga desa tersebut membawanya ke Puskesmas setelah selama dua hari Nurmi mengerang kesakitan, tapi tidak kunjung melahirkan.

Baca juga: Tengah Malam dan Hujan, Jenazah Icci Ditandu Pakai Sarung dan Bambu karena Tak Ada Ambulans

Perempuan itu pun mulai ditandu pada Selasa (12/1/2021) sekitar 04.00 Wita. Dia baru tiba di Puskesmas Bulo pada sekitar 09.00 Wita.

"Warga terpaksa bergotong-royong memandu subuh hari ke Puskesmas. Bayangkan warga harus berjalan kaki hingga lima jam untuk sampai ke rumah sakit," kata Hardi Gani, warga Desa Lenggo, Kamis (14/1/2021).

Hardi mengatakan, saat Nurmi ditandu kondisi jalan licin dan terjal sehingga warga yang menandu harus sangat berhati-hati.

Ibu Hamil Nyaris Melahirkan Saat Ditandu Warga Puluhan Kilometer ke PuskesmasKOMPAS.COM/JUNAEDI Ibu Hamil Nyaris Melahirkan Saat Ditandu Warga Puluhan Kilometer ke Puskesmas

Mereka juga harus menembus hutan dan sungai yang tidak memiliki jembatan.

Selama perjalanan, rombongan ini harus beberapa kali berhenti karena Nurmi yang mengerang kesakitan.

Baca juga: Tak Ada Ambulans, Jenazah Ditandu Pakai Sarung dan Bambu Puluhan Kilometer di Tengah Malam

Menurut Hardi, hal semacam ini sering dilakukan dilakukan warga desanya.

Bahkan dalam satu bulan, ada tiga kali warga bersama-sama menggotong orang yang sakit ke Puskesmas Balo.

Hardi menyatakan, warga Desa Lenggo sudah beberapa kali mengadukan soal masalah ini. Namun, belum ada tanggapan dari pemerintah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Tertangkap Mesum di Mobil, Bupati: Kasus Ini Mencemarkan Nama Baik Pemkab Sampang

ASN Tertangkap Mesum di Mobil, Bupati: Kasus Ini Mencemarkan Nama Baik Pemkab Sampang

Regional
Bertambah, Pasien Covid-19 yang Sembuh Tanpa Dirawat di RS

Bertambah, Pasien Covid-19 yang Sembuh Tanpa Dirawat di RS

Regional
Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Regional
Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Regional
2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

Regional
Mesum dengan Pria Lain di Dalam Mobil, Oknum ASN Pemkab Sampang Jadi Tersangka

Mesum dengan Pria Lain di Dalam Mobil, Oknum ASN Pemkab Sampang Jadi Tersangka

Regional
Fasilitas Kesehatan di Jatim Ditambah karena Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Rinciannya

Fasilitas Kesehatan di Jatim Ditambah karena Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Rinciannya

Regional
PTKM di Gunungkidul Diperpanjang, Aturan Dilonggarkan

PTKM di Gunungkidul Diperpanjang, Aturan Dilonggarkan

Regional
Tak Pakai Masker di Yogya, Siap-siap KTP Disita

Tak Pakai Masker di Yogya, Siap-siap KTP Disita

Regional
Istri Wakil Bupati Bantul Juga Positif Covid-19

Istri Wakil Bupati Bantul Juga Positif Covid-19

Regional
3.040 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Madiun, Wali Kota Bakal Divaksin Pertama

3.040 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Madiun, Wali Kota Bakal Divaksin Pertama

Regional
30 Pekerja di PLTMG Wairita NTT Terkonfirmasi Positif Covid-19, Semua Tanpa Gejala

30 Pekerja di PLTMG Wairita NTT Terkonfirmasi Positif Covid-19, Semua Tanpa Gejala

Regional
Pemkab Ende Wajibkan Pelaku Perjalanan Bawa Surat Keterangan Bebas Covid-19

Pemkab Ende Wajibkan Pelaku Perjalanan Bawa Surat Keterangan Bebas Covid-19

Regional
Kronologi Maling Tewas Diamuk Massa, Berusaha Kabur Setelah Berkelahi dengan Pemilik Rumah

Kronologi Maling Tewas Diamuk Massa, Berusaha Kabur Setelah Berkelahi dengan Pemilik Rumah

Regional
Terima 6.800 Dosis Vaksin, Begini Tahapan Vaksinasi di Kabupaten Jember

Terima 6.800 Dosis Vaksin, Begini Tahapan Vaksinasi di Kabupaten Jember

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X