Kereta Api dan Bus Tabrakan, 8 Perjalanan KA Minangkabau Ekspres Dibatalkan

Kompas.com - 13/01/2021, 17:39 WIB
Tabrakan kereta api Minangkabau Ekpress dengan bus Trans Padang, Rabu (13/1/2021) di Koto Tangah, Padang KOMPAS.COM/PERDANA PUTRATabrakan kereta api Minangkabau Ekpress dengan bus Trans Padang, Rabu (13/1/2021) di Koto Tangah, Padang

PADANG, KOMPAS.com - Kecelakaan antara Kereta Api Minangkabau Ekspres dengan bus Trans- Padang terjadi di pelintasan Simpang Anak Air, Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

Sopir dan dua kernet bus Trans-Padang mengalami luka-luka sehingga dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Sementara bus tersebut mengalami kerusakan parah dan kereta api tidak dapat melanjutkan perjalanannya.

"Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.20 WIB antara Kereta Api Minangkabau Ekspres jurusan Padang-Bandara Internasional Minangkabau dengan bus Trans-Padang," kata Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Divre II Sumbar, Ujang Rusen Permana, yang dihubungi Kompas.com, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Perjalanan Kereta dari Linggapura-Bumiayu Sempat Terganggu, Ini Penyebabnya

Rusen mengatakan, akibat kecelakaan itu, delapan perjalanan kereta api Minangkabau Ekspres terpaksa dibatalkan.

Untuk pembatalan ini, kata Rusen, pihaknya mengembalikan penuh pergantian tiket yang sudah dipesan penumpang.

Sementara dua Kereta Api Sibinuang tertahan di stasiun tidak bisa melanjutkan perjalanan karena proses evakuasi masih berlangsung.

"Ada delapan perjalanan KA Bandara Minangkabau Ekspres yang dibatalkan dan dua KA Sibinuang tertahan di stasiun akibat proses evakuasi masih berlangsung," jelas Rusen.

Baca juga: Kereta Api di Padang Tabrak Seekor Sapi, Mesin Rusak dan Perjalanan Terlambat

Rusen mengimbau agar pengemudi kendaraan agar berhati-hati melewati pelintasan kereta api yang sangat rawan.

"Kita imbau berhati-hati dan waspada. Idealnya harus berhenti sejenak untuk memastikan tidak ada kereta api yang lewat," kata Rusen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X